Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Edukasi DAGUSIBU Pada Remaja Usia Produktif Di Surakarta Pambudi, Risma Sakti; Khusna, Khotimatul; Ariastuti, Reni; Rini, Helviana Rista; Septiningrum, Chintya Hayu; Mahmudah, Endar Asih; Novitasari, Nur Cahyani; Zuriyah, Putri
Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstorming Vol 6, No 4 (2023): Jurnal Abdimas PHB : Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstormin
Publisher : Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/japhb.v6i4.5802

Abstract

Masyarakat Usia Remaja di Indonesia belum sepenuhnya memahami terkait penggunaan obat yang benar. Masyarakat seringkali menyimpan obat di rumah untuk penggunaan swamedikasi berupa obat keras dan antibiotik, hal ini dapat menyebabkan penggunaan obat yang tidak rasional. Kota Surakarta adalah salah satu kota yang memiliki angka kenakalan remajanya cukup tinggi, salah satuya adalah penyalahgunaan obat. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan terkait informasi obat yang benar pada Masyarakat remaja. Metode kegiatan berupa pemberian edukasi Dapat, Gunakan, Simpan, Buang obat (DAGUSIBU) yang dilaksanakan di Car Free Day Surakarta dengan target remaja usia produktif yaitu usia 12-20 tahun. Pelaksanaan edukasi dengan cara memberikan brosur terkait cara mendapatkan, penggunaan, penyimpanan dan pembuangan obat yang benar. Evaluasi dilakukan dengan melihat hasil kuesioner sebelum diberikan edukasi. Pada kegiatan ini diikuti oleh 50 remaja dan menunjukkan bahwa masih banyak remaja yang belum memahami terkait DAGUSIBU. Kuisioner diberikan sebelum dan sesudah dilakukan edukasi. Sebeleum dilakukan edukasi menunjukkan responden masih belum memahami terkait DAGUSIBU 32%, fasilitas untuk mendapatkan obat 68%, penggunaan obat 61%, penyimpanan obat 46% dan cara membuang obat 66%. Adapun setelah dilakukan edukasi didapatkan hasil memahami terkait DAGUSIBU 82%, fasilitas untuk mendapatkan obat 88%, penggunaan obat 81%, penyimpanan obat 86% dan cara membuang obat 86%.
GAMBARAN KEPATUHAN TERAPI OBAT ANTIHIPERTENSI PADA LANSIADI PUSKESMAS MASARAN II SRAGEN Khusna, Khotimatul; Mahmudah, Endar Asih; Pambudi, Risma Sakti
FARMESTRA: Jurnal Pelayanan dan Teknologi Kefarmasian Indonesia Vol. 2 No. 01 (2024): Farmestra: Jurnal Pelayanan dan Teknologi Kefarmasian Indonesia
Publisher : Melekliterasi Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi merupakan suatu keadaan dimana tekanan darah sistolik lebih dari atau sama dengan 140 mmHg dan atau tekanan darah diastolik lebih dari atau sama dengan 90 mmHg. Kepatuhan lansia dalam minum obat antihipertensi merupakan faktor penentu penting dalam mengendalikan tekanan darah. Berdasarkan pemantauan pengobatan penderita hipertensi di Puskesmas Masaran II. Hipertensi menjadi masalah kesehatan yang perlu diperhatikan. Tujuan  pada penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran kepatuhan terapi pada pasien hipertensi. Desain  penelitian  yang  digunakan  adalah  metode  penelitian  survei  yang bersifat deskriptif. Responden dalam penelitian ini sejumlah 70 responden. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling dengan metode kuesioner MMAS-8. Hasil penelitian di Puskesmas Masaran II Sragen menjukkan bahwa tingkat kepatuhan tinggi sebanyak 7 responden (10%), kepatuhan sedang sebanyak 11 responden (15,8%), dan kepatuhan rendah sebanyak 52 responden (74,2%). Kesimpulan dari hasil penelitian adalah kepatuhan terapi obat pada lansia tergolong rendah.