Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

EFEKTIVITAS GETAH JARAK CINA (JATROPHA MULTIFIDA LINN) TERHADAP PROLIFERASI LUKA PADA TIKUS PUTIH JANTAN (SPRAGUE DAWLEY) N, Yarsis Septiardi; Haris, Rif Atiningtyas; Ariastuti, Reni
JURNAL ILMU KEPERAWATAN INDONESIA (JIKI) Vol 12 No 2 (2019): Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 12 No 2 Oktober 2019
Publisher : JURNAL ILMU KEPERAWATAN INDONESIA (JIKI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (624.277 KB)

Abstract

Latar Belakang: Proses penyembuhan luka adalah proses dimana terjadinya perbaikan sel dan jaringan yang rusak dengan jaringan yang baru. Fase penyembuhan luka meliputi fase inflamasi, fase proliferasi dan fase maturasi. Masyarakat banyak menggunakan tanaman tradisional untuk mengobati luka salah satunya yaitu getah tanaman jarak cina, yang digunakan untuk mengobati luka baru dan bengkak dengan cara mengoleskan getah batang dan daun pada luka baru. Getah tanaman jarak china terbukti dapat mempercepat penyembuhan luka dibandingkan povidone iodine 10%, karena getah tanaman jarak cina mempunyai sifat-sifat yang menguntungkan bila dipakai untuk perawatan luka. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas getah tanaman Jarak Cina (Jatropha multifida Linn) terhadap proliferasi luka pada tikus putih jantan Sprague dawley. Metode: Jenis penelitian ini adalah True Eksperimental Designdengan PosttestOnly Control Design. Sampel adalah 15 tikus putih putih jantan (Sprague dawley) dibagi menjadi 3 kelompok perlakuan. Teknik analisis data menggunakan ANOVA Test. Hasil:(1)Terdapat efek yang bermakna antara pemberian NaCl terhadap proliferasi luka pada tikus putihjantan Sprague dawley (p value 0,290 > 0,05). (2) Terdapat efek yang bermakna antara pemberiangetah jarak cina terhadap proliferasi luka pada tikus putihjantan Sprague dawley (p value 0,000 < 0,05). (3) Terdapat efek yang bermakna antara pemberian Povidine Iodineterhadap proliferasi luka pada tikus putihjantan Sprague dawley (p value0,000 < 0,05). Simpulan:Terdapat perbedaan yang bermakna antara pemberian NaCl, Povidine Iodine dan Getak Jarak Cina terhadap proliferasiluka pada tikus putih jantan Sprague dawley (p value 0,000< 0,05)
PROFIL PENGUNAAN OBAT TRADISIONAL SEBAGAI PENGOBATAN ALTERNATIF PADA MASYARAKAT DI DESA KALIJIRAK, KARANGANYAR Ariastuti, Reni; Fransiska, Elisa; ., Indriyati
JURNAL ILMU KEPERAWATAN INDONESIA (JIKI) Vol 12 No 1 (2019): Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 12 No 1 April 2019
Publisher : JURNAL ILMU KEPERAWATAN INDONESIA (JIKI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (327.972 KB)

Abstract

Masyarakat desa umumnya masih menggunakan obat tradisional sebagai pengobatan alternatif untuk penyakit yang mereka derita. Jenis obat tradisional sangat beragam berdasarkan sumbernya. Penggunaan obat tradisional umumnya berdasarkan data empiris dan berbagai faktor pendukungnya. Dewasa ini penggunaan obat tradisional meluas untuk tujuan kuratif dan promotif untuk kasus penyakit degeneratif. Maka dari itu penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui profil penggunaan obat tradisional sebagai alternatif pengobatan pada masyarakat di Dusun Jatiri, Desa Kalijirak, Tasikmadu Kabupaten Karanganyar. Populasi penelitian ini penduduk yang ada di Dusun Jatiri, Kalijirak, Tasikmadu sebanyak 347 dan diambil sampel sebanyak 78 orang. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan metode random sampling, metode pengambilan data deskriptif observasional menggunakan alat bantu kuisioner dan wawancara langsung kepada responden sebagai data pendukung. Analisis data dievalusi secara kualitatif berdasarkan hasil jawaban kuisioner dan wawancara.
Gambaran Penggunaan Obat Analgetik NSAID Di Apotek Hidayah Metro Lampung Periode Januari-Desember 2022 Dahlia, Ajeng; Abdul, Ahwan; Ariastuti, Reni
Borobudur Pharmacy Review Vol 3 No 2 (2023): August-Dec
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/bphr.v3i2.10354

Abstract

Analgetik NSAID adalah obat yang digunakan untuk mengurangi peradangan, meredakan nyeri, dan menurunkan demam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran penggunaan obat analgetik NSAID di Apotek Hidayah Metro Lampung periode Januari – Desember 2023, metode penelitian menggunakan desain deskriptif kualitatif yang diperoleh dari observasi langsung dan pengambilan data secara retrospektif. Sampel penelitian yang digunakan sejumlah 40.056 sediaan. Hasil penelitian didapatkan persentase penggunaan obat NSAID bermerk lebih banyak 31.194 (77,88 %) sediaan dibandingkan analgetik NSAID generik 8.862 (22,12 %) sediaan. Penggunaan analgetik NSAID bermerk lebih banyak secara non resep 31.156 (99,88 %) sediaan, dengan isi zat aktif asam mefenamat 9.149 (29,37 %) sediaan, golongan oksikam 9.430 (30,27 %) sediaan dengan mekanisme kerja nonselektif (COX) 29.306 (94,06 %) sediaan dan berbentuk tablet 29.568 (94,90 %). Penggunaan analgetik NSAID generik lebih banyak secara non resep 8.647 (97,57 %) sediaan, obat yang digunakan piroxicam 3.120 (36,08 %) sediaan, golongan oksikam 3.760 (43,48 %) sediaan dengan mekanisme kerja nonselektif (COX) 7.147 (82,65 %) sediaan, dan berbentuk tablet 29.568 (94,90 %). Kesimpulan: Hasil penelitian ini didapatkan penggunaan analgetik NSAID bermerk lebih banyak, pembelian tanpa resep dokter, obat NSAID dengan isi zat aktif asam mefenamat dan berbentuk tablet yang bekerja secara nonselektif.
Kombinasi Senam Mata Dan Pemberian Terapi Komplementer Herbal Kencur Terhadap Astenopia Pada Mahasiswa Keperawatan Aryani, Atik; Widiyono, Widiyono; Ariastuti, Reni
JURNAL WACANA KESEHATAN Vol 9, No 1 (2024): Juli
Publisher : AKPER Dharma Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52822/jwk.v9i1.647

Abstract

Using a computer for a long duration of time can cause symptoms of Computer Eyes Syndrome or often called asthenopia. Eye fatigue is bad for health, decreasing the quality of visual acuity, decreasing one's quality of life and decreasing productivity levels. One of the efforts to overcome asthenopia with eye exercises is the Bates method and combined with the administration of kencur. This study aims to analyze the effect of Bates method eye exercises combined with kencur administration in reducing asthenopia symptoms in college students. This study used a one group pre-test post-test design. This study provides an intervention of Bates method eye exercises combined with the administration of kencur by looking at differences in asthenopia symptoms. Sampling using purposive sampling technique with a total sample size of 37 students. Asthenopia was measured using an asthenopia (eye fatigue) checklist questionnaire.  The results showed that before being given the intervention all respondents experienced asthenopia, then after being given the intervention for 6 days there was a decrease in asthenopia symptoms, namely 31 respondents (83.8%) did not experience asthenopia and 6 respondents (16.2%) still experienced asthenopia. The results of the difference test obtained a p value of 0.0001 (p value <0.05) which means that there is an effect of a combination of eye exercises and complementary therapy of kencur herbs on asthenopia in students of Sahid University Surakarta.
Uji Skrining Fitokimia Ekstrak Etanol 96% Daun Markisa Ungu (Passiflora edulis Sims) Septiningrum, Chintya Hayu; Ariastuti, Reni; Ahwan, Ahwan
Jurnal Farmasi SYIFA Vol 2 No 2 (2024): Jurnal Farmasi SYIFA
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/jfs.v2i2.430

Abstract

Markisa ungu (Passiflora edulis Sims) diketahui mengandung senyawa bioaktif yang berpotensi sebagai antioksidan seperti karotenoid, antosianin, flavonoid, dan vitamin C. Daun markisa ungu (Passiflora edulis Sims) telah diketahui memiliki kandungan senyawa flavonoid. Skrining fitokimia pada penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan senyawa metabolit sekunder pada ekstrak etanol daun markisa ungu. Metode penelitian yang digunakan yaitu eksperimen laboraturium. Penelitian ini dilakukan dengan beberapa proses yaitu penyiapan simplisia, ekstraksi simplisia menggunakan metode maserasi dengan etanol 96%, dan skrining fitokimia. Berdasarkan penelitian dapat disimpulkan bahwa ekstrak etanol daun markisa ungu (Passiflora edulis Sims) positif mengandung senyawa flavonoid, fenolik, tanin, saponin, alkaloid, dan steroid.
GAMBARAN PELAKSANAAN STANDAR PELAYANAN FARMASI KLINIK DI PUSKESMAS KECAMATAN WONOSARI KLATEN Cahyani, Tiwi Nur; Pambudi, Risma Sakti; Ariastuti, Reni
Jurnal Komunitas Farmasi Nasional Vol. 3 No. 02 (2023): Jurnal Komunitas Farmasi Nasional
Publisher : Akademi Farmasi Yarsi Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The aim of this research is to find out an overview of the implementation of clinical pharmacy service standards at the Wonosari Klaten District Health Center. This research method is a descriptive survey. The collection technique is to use a saturated sample technique. Data analysis in this research is by using the percentage of the results of each parameter. The results of research conducted at the Wonosari Klaten District Health Center regarding clinical pharmacy assessment and prescription services at Wonosari 1 Health Center had a presentation of 100% (very suitable) and Wonosari 2 Health Center at 75% (suitable). Wonosari Community Health Center 1's drug information service has a presentation of 75% (suitable) and Wonosari Community Health Center 2 is 100% (very appropriate). Wonosari 1 Counseling Community Health Center had a presentation of 75% (appropriate) and Wonosari 2 Community Health Center had a presentation of 75% (appropriate). Monitoring of drug side effects at Wonosari Community Health Center 1 had a presentation of 50% (quite appropriate) and Wonosari Community Health Center 2 had 100 (very appropriate). Monitoring of drug therapy at Wonosari Community Health Center 1 had a presentation of 50% (quite appropriate) and Wonosari Community Health Center 2 100% (very appropriate). Evaluation of drug use at Wonosari Community Health Center 1 had a presentation of 75% (appropriate) and Wonosari Community Health Center 2 at 50% (fairly appropriate). So it can be concluded that at Wonosari Community Health Center 1, the percentage is 100%, namely assessment and prescription services, 75% drug information and counseling services, 50% monitoring of drug side effects, monitoring drug therapy and evaluation of drug use, whereas at Wonosari Community Health Center 2, the percentage is 100%. namely drug information services, monitoring drug side effects, monitoring drug therapy and evaluating drug use, 75% assessment and prescription and counseling services
Edukasi DAGUSIBU Pada Remaja Usia Produktif Di Surakarta Pambudi, Risma Sakti; Khusna, Khotimatul; Ariastuti, Reni; Rini, Helviana Rista; Septiningrum, Chintya Hayu; Mahmudah, Endar Asih; Novitasari, Nur Cahyani; Zuriyah, Putri
Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstorming Vol 6, No 4 (2023): Jurnal Abdimas PHB : Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstormin
Publisher : Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/japhb.v6i4.5802

Abstract

Masyarakat Usia Remaja di Indonesia belum sepenuhnya memahami terkait penggunaan obat yang benar. Masyarakat seringkali menyimpan obat di rumah untuk penggunaan swamedikasi berupa obat keras dan antibiotik, hal ini dapat menyebabkan penggunaan obat yang tidak rasional. Kota Surakarta adalah salah satu kota yang memiliki angka kenakalan remajanya cukup tinggi, salah satuya adalah penyalahgunaan obat. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan terkait informasi obat yang benar pada Masyarakat remaja. Metode kegiatan berupa pemberian edukasi Dapat, Gunakan, Simpan, Buang obat (DAGUSIBU) yang dilaksanakan di Car Free Day Surakarta dengan target remaja usia produktif yaitu usia 12-20 tahun. Pelaksanaan edukasi dengan cara memberikan brosur terkait cara mendapatkan, penggunaan, penyimpanan dan pembuangan obat yang benar. Evaluasi dilakukan dengan melihat hasil kuesioner sebelum diberikan edukasi. Pada kegiatan ini diikuti oleh 50 remaja dan menunjukkan bahwa masih banyak remaja yang belum memahami terkait DAGUSIBU. Kuisioner diberikan sebelum dan sesudah dilakukan edukasi. Sebeleum dilakukan edukasi menunjukkan responden masih belum memahami terkait DAGUSIBU 32%, fasilitas untuk mendapatkan obat 68%, penggunaan obat 61%, penyimpanan obat 46% dan cara membuang obat 66%. Adapun setelah dilakukan edukasi didapatkan hasil memahami terkait DAGUSIBU 82%, fasilitas untuk mendapatkan obat 88%, penggunaan obat 81%, penyimpanan obat 86% dan cara membuang obat 86%.
Pengenalan Pembuatan Jamu Segar dari Tanaman Obat Keluarga (TOGA) bagi Pengunjung Apotek Griya Farma Boyolali Ariastuti, Reni; Qonitah, Fadilah; Pambudi, Risma Sakti; Hanafi, Affan
SAMATA JOURNAL OF PUBLIC HEALTH SCIENCE Volume 2, Issue 1, September-February 2023
Publisher : Program Studi Kesehatan Masyarakat UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/sociality.v2i1.34670

Abstract

Tanaman obat keluarga (TOGA) merupakan tanaman yang ditanam di sekitar pekarangan rumah. Toga dapat dimanfaatkan untuk dibuat menjadi sediaan jamu segar, yang dapat digunakan untuk menjaga kesehatan keluarga di masa transisi pandemi Covid-19. Pengabdian ini dilakukan agar masyarakat, khususnya pengunjung Apotek Griya Farma mengetahui cara pembuatan jamu segar yang baik dan benar. Pengenalan pembuatan jamu segar dilakukan menggunakan media leaflet. Pengunjung apotek merasa senang dan terlihat sangat antusias saat mendapatkan informasi terkait pemanfaatan toga untuk dibuat jamu segar. Informasi yang disampaikan teknik/cara pembuatan jamu segar berbahan toga sebagai minuman kesehatan keluarga. Pengunjung apotek Griya Farma menjadi paham dan mengerti bagaimana mengolah toga menjadi jamu segar sebagai minuman kesehatan keluarga.
UJI POTENSI TABIR SURYA EKSTRAK ETANOL PULP BIJI BUAH MARKISA UNGU (Passiflora edulis Sims) SECARA IN-VITRO Zuriyah, Putri; Ariastuti, Reni; Qonitah, Fadilah
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.32443

Abstract

Tabir surya merupakan suatu zat yang dapat melindungi kulit dari sinar UV. Salah satu tanaman yang dapat digunakan sebagai sumber tabir surya adalah pulp biji buah markisa ungu. Pulp biji buah markisa ungu mengandung senyawa metabolit sekunder yaitu flavonoid dan fenolik yang berpotensi untuk digunakan sebagai tabir surya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui potensi tabir surya ekstrak etanol pulp biji buah markisa yang meliputi nilai SPF, persen transmitan eritema(%TE), dan persen transmitan pigmentasi (%TP). Ekstraksi pulp biji buah markisa menggunakan metode maserasi dengan pelarut etanol 96%. Metode: Ekstraksi pulp biji buah markisa menggunakan metode maserasi dengan pelarut etanol 96%, penentuan tabir surya secara spektrofotometri UV-Vis dan dilanjut dengan uji statistic menggunakan uji One Way ANOVA. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan pada konsentrasi tertinggi ekstrak etanol pulp biji buah markisa 500 ppm dengan nilai SPF sebesar 20,377±0,459 (ultra protection). Nilai persentase transmitan eritema pada konsentrasi tertinggi ekstrak etanol pulp biji buah markisa 500 ppm dengan nilai %TE (2,586±0,326)% (Proteksi ekstra). Nilai persentase transmitan pigmentasi pada konsentrasi tertinggi ekstrak etanol pulp biji buah markisa 500 ppm dengan nilai %Tp (10,351±0,528)%  (Sunblock). Hasil analisis uji statistik Onewey ANOVA pada penentuan nilai SPF, %TE dan %TP menghasilkan nilai signifikan p-value <0,05. Simpulan: Pulp biji buah markisa ungu berpotensi sebagai tabir surya pada sinar UV A dan UV B, berdasarkan uji statistik One Way ANOVA ekstrak etanol 96% pulp biji buah markisa ungu nyatakan adanya perbeaan yang sigsnifikan terhadap potensi tabir surya pada variasi konsentrasi.  
PENDAMPINGAN PENGOLAHAN LIMBAH CAIR BATIK DI UMKM BATIK CAHAYA BARU, SEMARANG Qonitah, Fadilah; Ariastuti, Reni; Dewi, Anita Oktaviana Trisna; Suwardi, Suwardi; Yuliyanti, Andini Dwi; Azizah, Reyza Nur
Jurnal Abdimas Bina Bangsa Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal Abdimas Bina Bangsa
Publisher : LPPM Universitas Bina Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46306/jabb.v6i1.1471

Abstract

UMKM Batik Cahaya has been operating since 2015 with the production of stamped batik cloth. Since the establishment of this UMKM, their batik production has produced liquid waste that is not managed properly. The resulting batik liquid waste is only collected and then discharged directly into the environment so that it has the potential to cause negative impacts on the environment Therefore, it is necessary to provide assistance related to the management of batik liquid waste so that it is safe for the environment. This service was carried out by counselling to Batik Cahaya Baru partners and making WWTP (Wastewater Treatment Plant) physically and anaerobic biology with bacterial media, bioballs, palm fibres, split stones and merapi stones. The result of this activity is the implementation of counselling to UMKM Batik Cahaya Baru about the treatment of batik liquid waste and the realisation of  WWTP. Through this programme, the liquid waste management process at UMKM Batik Cahaya Baru can be improved with the WWTP that has been made so that it is hoped that the discharged batik wastewater will not pollute the environment.