Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PUBLIC TRUST PADA KEPEMIMPINAN KEPALA DESA DANDA JAYA KABUPATEN BARITO KUALA: Public Trust On The Leadership Of The Head Of Danda Jaya Village, Barito Kuala District Malawat, Sitna Hajar; Junaidy, Junaidy; Yulianti, Ayu; Ilahi, Depi
Anterior Jurnal Vol. 23 No. 2 (2024): Anterior Jurnal
Publisher : ​Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/anterior.v23i2.6201

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui gambaran kepercayaan masyarakat terhadap kepemimpinan kepala desa di Desa Danda Jaya Kecamatan Rantau Badauh Kabupaten Barito Kuala. Metode penelitian yang digunakan adalah Pendekatan Kualitatif dengan Jenis Penelitian Deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi kepada lima orang informan sesuai teori kepercayaan masyarakat menurut Robbin dan Judge. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepercayaan masyarakat terhadap kepemimpinan kepala desa Danda Jaya sudah berjalan dengan baik, karena tingginya tingkat kepercayaan masyarakat menjadi penyebab banyaknya keberhasilan atau kemajuan desa yang dicapai selama kepemimpinannya. faktor transparansi dilihat dari menjalankan pemerintahan seperti dalam hal rencana alokasi dana desa dll, faktor kemampuan dalam mengendalikan lobi-lobi politik dan banyaknya kemajuan desa yang diperoleh serta faktor kebaikan hati kepala desa mempunyai pengaruh yang baik dan baik. jiwa kepemimpinan yang ramah.
Implementasi Kebijakan Tanggungjawab Sosial Perusahaan PT Adaro Indonesia di Kelurahan Rantau Kujang Ilahi, Depi; Azkar, Nurul
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.6623

Abstract

Pelaksanaan program pengembangan masyarakat berbasis bantuan dana CSR PT Adaro Indonesia di Kelurahan Rantau Kujang telah berjalan sejak 2015. Namun hasil monitoring dan evaluasi tahun 2021 menemukan berbagai permasalahan, yakni ketidaksesuaian laporan penggunaan dana, lemahnya pengelolaan program ekonomi di tingkat RT, dan belum ada lembaga yang mampu mengelola kegiatan usaha secara terarah dan berkelanjutan. Kondisi ini mendorong dibentuknya Badan Usaha Milik Kelurahan (BUMKel) Rantau Kujang sebagai wadah pengembangan ekonomi berbasis CSR pada tahun 2022. Meski telah beroperasi sekitar tiga tahun, keberadaan unit-unit usaha di bawah pembinaan BUMKel belum menunjukkan perkembangan signifikan. Oleh sebab itu, perlu dilakukan kajian mendalam terhadap implementasi kebijakan CSR PT Adaro Indonesia, khususnya dari sudut pandang keberlanjutan usaha masyarakat. Melalui pendekatan penelitian kualitatif menggunakan model Edward III diperoleh hasil penelitian yang menunjukkan bahwa implementasi kebijakan pengembangan usaha ekonomi masyarakat berbasis dana CSR PT Adaro Indonesia melalui pembinaan BUMKel Rantau Kujang berjalan cukup efektif, dengan hasil kajian yang menunjukkan bahwa tingkat keberlanjutan unit-unit usaha masyarakat berada pada posisi beragam, yaitu tiga unit usaha berada pada kategori sedang dan tiga unit usaha lainnya berada pada kategori rendah. Temuan ini menggambarkan variasi kapasitas keberlanjutan pada masing-masing unit usaha. Meski demikian, untuk menjamin keberlanjutkan usaha masyarakat perlu dioptimalkan sosialisasi hasil musyawarah dalam BUMKel, tertib administrasi keuangan, inovasi para pemilik usaha, peningkatan kualitas sumberdaya manusia pemilik usaha, dan penguatan legalitas unit-unit usaha. Secara kelembagaan, BUMKel juga perlu perbaikan mekanisme pembinaan dan pengawasan yang lebih konsisten. Secara keseluruhan, keberlanjutan usaha masyarakat Kelurahan Rantau Kujang berbasis dana CSR PT Adaro Indonesia memerlukan penguatan komunikasi, peningkatan kapasitas pengelola BUMKel dan para pelaku usaha, serta inovasi dalam berusaha agar usaha masyarakat berjalan lebih berkelanjutan menuju kemandirian.