Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Profil Hematologi dan Pemantauan Dosis Petugas Radiologi di RSUD Dr. M. M. Dunda Tahun 2020-2022 Kurniasari, Septiana; Yunus, Muhammad; Idris, Rani; Amir, Asmiati; Fuadi, Nurul
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 2 No. 2 (2024): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, Juni 2024
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v2i2.286

Abstract

Instalasi radiologi merupakan unit pemeriksaan penunjang dalam bidang kedokteran, yang melayani pelayanan diagnosa, perawatan atau rencana perawatan dan evaluasi atau kontrol. Instalasi radiologi memanfaatkan radiasi pengion dan non pengion. Bahaya yang dihadapi dalam instalasi radiologi adalah bahaya radiasi. Data yang digunakan adalah data sekunder dari hasil pemeriksaan kesehatan berkala tahun 2020-2022, yang meliputi data karakteristik demografi dan pemeriksaan laboratorium. Selain itu, hasil pengukuran dosis radiasi diperoleh dari Balai Pengamanan Fasilitas Kesehatan (BPFK) Makassar. Data-data tersebut diolah menggunakan Microsoft Excel. Berdasarkan hasil pemeriksaan kesehatan terhadap petugas radiologi di RSUD Dr. M. M. Dunda, menunjukkan bahwa paparan radiasi berpengaruh terhadap kadar hemoglobin, leukosit, SGPT, dan SGOT. Akan tetapi, hasil pemantauan dosis radiasi dari tahun 2020-2022, menunjukkan bahwa jumlah dosis yang diterima oleh petugas radiologi di RSUD Dr. M. M. Dunda per tahunnya masih berada di bawah batas ambang yang ditentukan oleh BAPETEN, atau masih dalam kategori aman. Rumah sakit wajib melakukan pemeriksaan kesehatan pada para petugas radiologi yang meliputi pemeriksaan fisik, laboratorium, dan pemantauan rutin dosis perorangan, untuk memantau kondisi kesehatan petugas dan memastikan bahwa dalam menjalankan tugasnya, petugas radiologi dalam kondisi sehat.  
Karakterisasi Termal Dan Fisik Komposit Geopolimer Semen Berpenguat Serat Ijuk Untuk Konstruksi Ramah Lingkungan Idris, Rani; Jahja, Mohamada; Meidji, Icha Untari; Ramadani, A Indra Wulan Sari; Rahman, Irsan
KUANTUM: Jurnal Pembelajaran dan Sains Fisika Vol 6 No 2 (2025): KUANTUM: Jurnal Pembelajaran dan Sains Fisika (Edisi Desember 2025)
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika STKIP Kie Raha Ternate

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63976/kuantum.v6i2.1156

Abstract

Upaya pengurangan emisi pada sektor konstruksi mendorong pengembangan komposit geopolimer berpenguat serat alam. Berbagai penelitian telah mengkaji pengaruh serat alam terhadap sifat mekanik dan durabilitas komposit semen, namun data mengenai keterkaitan densitas, porositas, dan konduktivitas termal pada komposit geopolimer semen berpenguat serat ijuk (Arenga pinnata) masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengkarakterisasi sifat fisik dan termal komposit geopolimer semen berbasis serat ijuk dengan variasi rasio serat terhadap matriks. Serat ijuk diberi perlakuan alkali menggunakan larutan NaOH 5% dan dipotong sepanjang ±1 cm, kemudian dicampurkan ke dalam matriks semen–pasir dengan rasio volume serat:matriks 1:1, 1:2, dan 1:3. Sampel dicetak dan dikeringkan, lalu diuji densitasnya melalui pengukuran massa dan volume, porositasnya menggunakan metode perendaman air, serta konduktivitas termalnya dengan pengukuran laju aliran panas dan beda suhu antarpermukaan. Hasil menunjukkan bahwa rasio 1:1 menghasilkan densitas tertinggi sebesar 1,832 g/ml dan porositas terendah sebesar 26,28%, yang mencerminkan struktur komposit paling padat dan homogen. Porositas tertinggi diperoleh pada rasio 1:2 dengan nilai 33,16%, sedangkan rasio 1:3 menunjukkan nilai menengah. Nilai konduktivitas termal tertinggi terdapat pada rasio 1:2 sebesar ±220 W/m·K, sementara rasio 1:3 memberikan konduktivitas termal terendah sekitar 85 W/m·K sehingga lebih berpotensi sebagai material isolatif. Temuan ini memberikan gambaran awal mengenai pengaruh rasio serat ijuk terhadap hubungan densitas, porositas, konduktivitas termal pada komposit geopolimer semen dan menunjukkan potensi material ini sebagai bahan konstruksi yang lebih ramah lingkungan dengan sifat fisik dan termal yang dapat direkayasa.