Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PEMBANGUNAN MORAL JUDGMENT DALAM PERMAINAN TRADISIONAL BENTIK SISWA KELAS V DI SD ISLAM TERPADU INSAN UTAMA YOGYAKARTA Imam Nugraha; Rahmawati, Selly
Jurnal PGSD Indonesia Vol. 9 No. 2 (2023): Jurnal PGSD Indonesia
Publisher : Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.250121/jpgsdi.v9i2.5464

Abstract

PEMBANGUNAN MORAL JUDGMENT DALAM PERMAINAN TRADISIONAL BENTIK SISWA KELAS V DI SD ISLAM TERPADU INSAN UTAMA YOGYAKARTA Imam Nugraha¹, Selly Rahmawati² Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas PGRI Yogyakarta Indonesia imamnugraha792@gmail.com ABSTRAK Maksud dari penilitian ini adalah untuk memahami dan mendeskripsikan, pembangunan moral judgment dengan menggunakan model permainan tradisional bentik siswa kelas V di SD Islam Terpadu Insan Utama Yogyakarta. Metode yang dipergunakan dalam penilitan menggunakan penelitian kuasi eksperimen semu (quasi-experimental design). Pengambilan data penelitian ini menggunakan observasi dan tes. Sumber data diambil dari kelas V A sebagai kelas eksperimen dan kelas V B sebagai kelas kontrol. Kedua kelas ini menjadi subjek penelitian, masing-masing kelas berjumlah 27 siswa. Pengumpulan data menggunakan Defining Issues Test (DIT) yang merupakan model pengembangan moral. Metode analisis data menggunakan teknik independent sample t-test. Penelitian menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara perhitungan posttest penalaran moral siswa kelas kontrol dan eksperimen. Diketahui skor asymp. Sig ( 2-tailed ) 0,048 > 0,05 berarti Ha diterima dan H0 ditolak. Berdasarkan hasil tersebut, penilaian moral judgment kelompok eksperimen dan kelompok kontrol mempunyai perberbedaan secara signifikan. Hal ini diketahui dari hasil metode nomerik yang sering muncul dalam tes penalaran penilaian moral judgment. Diketahui siswa kelas kontrol memasuki tahap prakonvensional dan kelas eksperimen menggunakan model pembelajaran bermian bentik tradisional siswa memasuki tahap konvensional dan terdapat juga siswa yang memasuki tahap pascakonvensional. Permainan bentik sangat efektif untuk mengembangkan moral siswa diantaranya karena dalam permainan bentik di dalamnya memiliki nilai-nilai sosial seperti taat peraturan, bekerjasama dengan kelompok, bermain dengan jujur dan mengajarkan siswa saling menghargai satu sama lain. Kata Kunci : Keefektifan, Permainan Tradisional Bentik, Perkembangan Moral Judgment.
Perubahan Iklim sebagai Ancaman Keamanan Internasional: Studi Kasus Konflik Iklim di Darfur, Sudan Zadrach Barenz Windessy; Imam Nugraha
Konsensus : Jurnal Ilmu Pertahanan, Hukum dan Ilmu Komunikasi Vol. 2 No. 3 (2025): Juni : KONSENSUS : Jurnal Ilmu Pertahanan, Hukum dan Ilmu Komunikasi
Publisher : Asosiasi Peneliti Dan Pengajar Ilmu Sosial Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/konsensus.v2i3.911

Abstract

This paper explores how climate change has contributed to the armed conflict in Darfur, Sudan, by emphasizing the human security perspective. Prolonged drought, desertification, and resource scarcity have intensified tensions between farming and pastoralist communities. Using a case study method and the Human Security framework, this study finds that ecological stress acts as a threat multiplier in conflict-prone areas. Data from IPCC, SIPRI, and UNHCR reports highlight how environmental degradation worsens structural vulnerabilities and fuels horizontal violence. The analysis shows that climate change is not only an environmental issue but also a serious security concern in fragile states. The failure of state institutions to equitably manage natural resources exacerbates the crisis. Therefore, a long-term, multi-sectoral policy response is urgently needed. Integrating climate resilience into international security strategies is essential to protect basic human rights.
PEMBANGUNAN MORAL JUDGMENT DALAM PERMAINAN TRADISIONAL BENTIK SISWA KELAS V DI SD ISLAM TERPADU INSAN UTAMA YOGYAKARTA Imam Nugraha; Rahmawati, Selly
Jurnal PGSD Indonesia Vol. 9 No. 2 (2023): Jurnal PGSD Indonesia
Publisher : Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.250121/jpgsdi.v9i2.5464

Abstract

PEMBANGUNAN MORAL JUDGMENT DALAM PERMAINAN TRADISIONAL BENTIK SISWA KELAS V DI SD ISLAM TERPADU INSAN UTAMA YOGYAKARTA Imam Nugraha¹, Selly Rahmawati² Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas PGRI Yogyakarta Indonesia imamnugraha792@gmail.com ABSTRAK Maksud dari penilitian ini adalah untuk memahami dan mendeskripsikan, pembangunan moral judgment dengan menggunakan model permainan tradisional bentik siswa kelas V di SD Islam Terpadu Insan Utama Yogyakarta. Metode yang dipergunakan dalam penilitan menggunakan penelitian kuasi eksperimen semu (quasi-experimental design). Pengambilan data penelitian ini menggunakan observasi dan tes. Sumber data diambil dari kelas V A sebagai kelas eksperimen dan kelas V B sebagai kelas kontrol. Kedua kelas ini menjadi subjek penelitian, masing-masing kelas berjumlah 27 siswa. Pengumpulan data menggunakan Defining Issues Test (DIT) yang merupakan model pengembangan moral. Metode analisis data menggunakan teknik independent sample t-test. Penelitian menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara perhitungan posttest penalaran moral siswa kelas kontrol dan eksperimen. Diketahui skor asymp. Sig ( 2-tailed ) 0,048 > 0,05 berarti Ha diterima dan H0 ditolak. Berdasarkan hasil tersebut, penilaian moral judgment kelompok eksperimen dan kelompok kontrol mempunyai perberbedaan secara signifikan. Hal ini diketahui dari hasil metode nomerik yang sering muncul dalam tes penalaran penilaian moral judgment. Diketahui siswa kelas kontrol memasuki tahap prakonvensional dan kelas eksperimen menggunakan model pembelajaran bermian bentik tradisional siswa memasuki tahap konvensional dan terdapat juga siswa yang memasuki tahap pascakonvensional. Permainan bentik sangat efektif untuk mengembangkan moral siswa diantaranya karena dalam permainan bentik di dalamnya memiliki nilai-nilai sosial seperti taat peraturan, bekerjasama dengan kelompok, bermain dengan jujur dan mengajarkan siswa saling menghargai satu sama lain. Kata Kunci : Keefektifan, Permainan Tradisional Bentik, Perkembangan Moral Judgment.
Konflik Sosial di Era Tata Kelola Demokratis: Kebijakan Kasus untuk Izin Lingkungan Limbah Berbahaya dan Beracun Imam Nugraha; Nani Nurani Muksin
Jurnal Riset Rumpun Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Riset Rumpun Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurrish.v4i1.4500

Abstract

Globalization affects the fast-moving aspects of industrialization both at the central and regional levels, accompanied by the dynamics of the development process. Lakardowo Village is one of the villages in Mojokerto Regency, East Java Province. In this village there is a hazardous and toxic waste processing industry managed by PT.PRIA which was established based on the recommendation of the Mojokerto Regent Decree in 2017. The licensing for this environmental permit has had a negative impact, namely conflict between the Lakardowo village community and the company, the Mojokerto district government, and the pro-company community. In addition, another impact of this waste treatment activity is the source of water pollution and disease in the communities living in the factory area. This article attempts to analyze the chronological sequence and forms of conflict as well as the factors that cause conflict in Lakardowo village. The research method in this article is qualitative research. The findings in the field show that the conflict has occurred for many years and experienced various dynamics of conflict forms both horizontally and vertically.