Saifuddin Herlambang
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Making Peace with Change: The Effect of GPT Chat Utilization on the Performance of Islamic Religion Teachers in Creating Teaching Modules Syamsul Kurniawan; Saifuddin Herlambang; Nopita Sari; Fikri Fadian; Bayu Suratman; Vibry Andina Nurhidayah; Abdel Kadir Naffati; Torikoh
Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 21 No. 2 (2024): Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Yogyakarta: Jurusan Pendidikan Agama Islam Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/jpai.v21i2.9767

Abstract

Purpose – This study aims to explore the effect of GPT Chat utilization on the performance of Islamic religion teachers in making teaching modules. Specifically, this study examines (1) the performance of Islamic religion teachers before utilizing Chat GPT, (2) how the utilization of Chat GPT by Islamic religion teachers, (3) the performance of Islamic religion teachers after utilizing Chat GPT, and (4) whether there is a significant effect of utilizing Chat GPT on teacher performance in making teaching modules. Design/methods/approach – This research uses a quantitative approach with a pre-experiment design. Data collection tools include questionnaires, observation guidelines, and documentation. Hypothesis testing was conducted through normality tests (Kolmogorov-Smirnov and Shapiro-Wilk) and non-parametric tests (Wilcoxon) to measure significant differences between pretest and posttest results. Findings – The findings of this study indicate that the use of Chat GPT affects the performance of Islamic religion teachers in making teaching modules. Research implications/limitations – This study shows that the utilization of Chat GPT significantly improves teacher performance in doing Islamic religious education teaching modules. However, this study has limitations because of the small sample size of only 22 teachers. Future research can expand the scope by involving a larger sample and other education levels. Originality/value – This study provides empirical evidence of the transformative potential of digital technologies in Islamic religious education practice and offers insights into how teachers can integrate AI technologies to improve Islamic religious education teaching strategies and learning outcomes.
Pengembangan Model Eco-Pesantren Sebagai Strategi Mewujudkan Kemandirian Ekonomi Berkelanjutan di Pondok Pesantren Al- Qomar Mempawah Menggunakan Pendekatan Studi Al- Qura'an Ahmad Tasur; Lugman Abdul Jabbar; Saifuddin Herlambang; Ahmad Rafiq
CBJIS: Cross-Border Journal of Islamic Studies Vol. 7 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, IAI Sultan Muhammad Syafiuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37567/cbjis.v7i2.4990

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan model eco-pesantren sebagai strategi mewujudkan kemandirian ekonomi berkelanjutan di Pondok Pesantren Al-Qomar Mempawah dengan pendekatan studi Al-Qur’an. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih kuatnya ketergantungan ekonomi pesantren, sementara pesantren memiliki potensi besar dalam pengelolaan sumber daya lingkungan dan internalisasi nilai-nilai keislaman. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam dengan pengasuh, pengelola, dan santri, serta studi dokumentasi dan kajian ayat-ayat Al-Qur’an yang relevan dengan tema lingkungan dan ekonomi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik eco-pesantren di Pondok Pesantren Al-Qomar telah berlangsung secara alami melalui aktivitas ekonomi berbasis lingkungan dan pembiasaan nilai religius, namun belum terumuskan dalam model yang sistematis. Integrasi nilai Al-Qur’an seperti amanah, keseimbangan (mīzān), dan larangan kerusakan (fasād) menjadi fondasi penting bagi keberlanjutan ekonomi pesantren. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengembangan model eco-pesantren berbasis Al-Qur’an efektif dalam memperkuat kemandirian ekonomi pesantren sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.
Model Pendidikan Holistik Berbasis Karakter Dalam Pembentukan Kepribadian Siswa Era Global (Studi Kasus di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Pontianak) Astariza, Nova; Luqman Abdul Jabbar; Saifuddin Herlambang
CBJIS: Cross-Border Journal of Islamic Studies Vol. 7 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, IAI Sultan Muhammad Syafiuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37567/cbjis.v7i2.4969

Abstract

Penelitian ini berargumen bahwa implementasi Model Pendidikan Holistik Berbasis Karakter di MAN 2 Pontianak adalah sebagai upaya strategis dalam membentuk kepribadian siswa di tengah tantangan disrupsi era global. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data utama meliputi observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Untuk memperkaya data, peneliti juga menggunakan angket terbuka sebagai instrumen pendukung guna memetakan kecenderungan persepsi siswa terhadap implementasi pendidikan holistik berbasis karakter. Dalam konteks penelitian kualitatif, angket digunakan bukan sebagai instrumen utama, melainkan sebagai data triangulatif yang memperkuat temuan lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Model pendidikan holistik diimplementasikan melalui integrasi kurikulum, pembiasaan religius (tadarus dan doa), serta pembelajaran kolaboratif yang menyasar keseimbangan antara kecerdasan rasional dan kesalehan spiritual (ummatan wasathan). (2) Keteladanan guru (uswah hasanah) menjadi instrumen paling efektif (70%) dalam internalisasi nilai-nilai karakter Qur’ani. (3) Meskipun 85% siswa mengalami peningkatan kedisiplinan, ditemukan tantangan berupa 15% siswa yang memandang kegiatan sebagai rutinitas mekanistik, yang kemudian diatasi melalui pendekatan dialog reflektif berbasis QS. Ali Imran (3): 110. Simpulan penelitian menegaskan bahwa sinergisitas antara kurikulum integratif, keteladanan pendidik, dan lingkungan madrasah yang mendukung mampu membentuk insan beradab (al-insan al-adabi) yang memiliki integritas moral dan daya saing global.
KEARIFAN LOKAL DAN PRAKTIK PEMBACAAN SURAH YASIN MALAM JUM’AT DI KALANGAN ETNIK MADURA SUNGAI BAKAU BESAR DARAT Abdullah; Saifuddin Herlambang; Luqman Abdul Jabbar
Indonesian Journal of Islamic Studies (IJIS) Vol. 2 No. 1 (2026): Vol. 2 No. 1 Edisi Januari 2026
Publisher : JCI Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/ijis.v2i1.2198

Abstract

Penelitian ini mengkaji kearifan lokal dan praktik pembacaan Surah Yasin malam Jumat di kalangan etnik Madura Sungai Bakau Besar Darat dalam perspektif Living Qur’an. Tujuan penelitian adalah menganalisis makna sosial-religius tradisi Yasinan, relasinya dengan nilai kearifan lokal, serta proses transformasi teks Al-Qur’an menjadi tradisi hidup dalam masyarakat. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode etnografi agama melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan tokoh agama dan masyarakat, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Yasinan berfungsi sebagai media penguatan iman, sarana integrasi sosial, peneguh identitas keislaman etnik Madura, dan ruang negosiasi antara teks suci dan budaya lokal. Tradisi ini mengandung nilai kebersamaan, gotong royong, spiritualitas, penghormatan kepada leluhur dan orang tua, serta pendidikan keagamaan antar generasi. Dalam perspektif Living Qur’an, Surah Yasin tampil sebagai teks hidup yang tidak hanya dibaca, tetapi dihidupi melalui ritual, simbol, dan relasi sosial, sehingga menjadi sumber harapan, doa, dan keselamatan kolektif. Penelitian ini menegaskan bahwa kearifan lokal tidak bertentangan dengan Al-Qur’an, melainkan menjadi medium kontekstualisasi nilai-nilai Qur’ani dalam kehidupan sosial masyarakat. Implikasi penelitian ini bersifat teoretis dalam penguatan kajian Living Qur’an dan praktis bagi pengembangan pendidikan, dakwah kultural, serta pelestarian tradisi Islam lokal.