Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Tinjauan Ontologi, Epistimologi, dan Aksiologi dalam Bimbingan dan Konseling Nur, Edil Wijaya; Fitri, Alfira Sandika; Mahyuddin, Muhammad Junaedi
EduPsyCouns: Journal of Education, Psychology and Counseling Vol 5 No 2 (2023): EduPsyCouns: Journal of Education, Psychology and Counseling
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33487/edupsycouns.v5i2.4592

Abstract

Abstract: This paper aims to understand us about guidance and counseling as a service to assist clients in solving the problems they face. The research method used is literature study by relying on literary sources from books, scientific journals, articles, to research papers presented in scientific forums. The study of the research description is poured out using content analysis as a way to interpret the data obtained. Meanwhile, the validity of the data relies on data trianggulation and peer review. The results of the study concluded that in guidance and counseling, ontology explains that the essence of guidance and counseling is help, assistance that is carried out so that others reach the level of development of their lives with the potential they have. Then epistemology comes as an approach that explains how the knowledge in guidance and counseling is acquired. In general, there are two things that are the main way for the birth of knowledge, namely rationalism and empiricism. Rationalism explains that knowledge in guidance and counseling is acquired through reason or human ratio whereas empiricism places more emphasis on sensory experience. And in the last section, there is also an understanding that axiology in guidance and counseling consists of ethics in the form of a counselor code of ethics and aesthetics in the form of competency standards for a professional counselor. Abstrak: Tulisan ini bertujuan untuk memahamkan kita tentang bimbingan dan konseling sebagai sebuah layanan untuk membantu klien dalam menyelesaikan masalah yang dihadapinya. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan mengandalkan sumber-sumber literatur dari buku, jurnal ilmiah, artikel, hingga makalah hasil penelitian yang dipresentasikan di forum ilmiah. Kajian atas deskripsi penelitian dituangkan dengan menggunakan analisis isi sebagai cara untuk menginterpretasikan data yang didapatkan. Sedangkan validitas data mengandalkan trianggulasi data dan peer review. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa dalam bimbingan dan konseling, ontologi menjelaskan bahwa hakikat bimbingan dan konseling adalah bantuan, bantuan yang dilakukan agar orang lain mencapai taraf perkembangan hidupnya dengan potensi yang ia miliki. Kemudian epistimologi hadir sebagai pendekatan yang menjelaskan tentang bagaimana pengetahuan dalam bimbingan dan konseling itu diperoleh. Secara umum ada dua hal yang menjadi jalan utama lahirnya pengetahuan yakni rasionalisme dan empirisme. Rasionalisme menjelaskan bahwa pengetahuan dalam bimbingan dan konseling diperoleh melalui akal atau rasio manusia sedangkan empirisme lebih menekankan pada pengalaman inderawi. Dan di bagian terakhir ditemukan pula pemahaman bahwa aksiologi dalam bimbingan dan konseling terdiri dari etika berupa kode etik konselor dan estetika berupa standar kompetensi seorang konselor profesional.
Pengembangan Buku Aktivitas My Emotion Untuk Meningkatkan Kecerdasan Emosional Siswa Sekolah Dasar Fitri, Alfira Sandika; Latif, Suciani; Saman, Abdul
Jounal of Primary Education Vol 6 No 2 (2026): Bosowa Journal of Education, Juni 2026
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/bje.v6i2.9117

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Buku Aktivitas My Emotion sebagai media bimbingan dan konseling untuk meningkatkan kecerdasan emosional siswa sekolah dasar. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Hasil analisis kebutuhan menunjukkan bahwa 61% siswa memiliki kecerdasan emosional pada kategori rendah sehingga diperlukan media yang mampu memfasilitasi pengembangan aspek emosional secara lebih interaktif dan bermakna. Produk yang dikembangkan berupa Buku Aktivitas My Emotion yang mengintegrasikan aktivitas visual, psikomotorik, dan fitur digital berbasis QR Code untuk mendukung gaya belajar multisensori siswa. Hasil validasi menunjukkan tingkat kelayakan sebesar 78% dari ahli materi dan 75% dari ahli media dengan kategori valid. Uji kepraktisan memperoleh persentase 91% berdasarkan penilaian guru dan 81% berdasarkan respons siswa yang menunjukkan kategori sangat praktis dan praktis. Hasil uji efektivitas awal menunjukkan peningkatan skor rata-rata kecerdasan emosional siswa dari 53,90 pada pretest menjadi 85,60 pada posttest dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05 serta nilai N-Gain sebesar 0,69. Berdasarkan hasil tersebut, Buku Aktivitas My Emotion dinyatakan valid, praktis, dan efektif untuk mendukung peningkatan kecerdasan emosional siswa sekolah dasar. This study aims to develop the My Emotion Activity Book as a guidance and counseling medium to improve elementary school students’ emotional intelligence. The research employed the Research and Development (R&D) method using the ADDIE model, which consists of Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation stages. The needs analysis revealed that 61% of students were categorized as having low emotional intelligence, indicating the need for an interactive and meaningful learning medium to support emotional development. The developed product was the My Emotion Activity Book, which integrates visual, psychomotor, and QR Code-based digital activities to accommodate students’ multisensory learning styles. Validation results showed a feasibility score of 78% from material experts and 75% from media experts, both categorized as valid. Practicality testing resulted in scores of 91% based on teacher assessments and 81% based on student responses, indicating highly practical and practical categories. The initial effectiveness test demonstrated an increase in students’ average emotional intelligence scores from 53.90 in the pretest to 85.60 in the posttest, with a significance value of 0.000 < 0.05 and an N-Gain score of 0.69. Therefore, the My Emotion Activity Book is considered valid, practical, and effective in improving elementary school students’ emotional intelligence.