p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Teknik ITS
Hariadi, Ridho Rahman
Departemen Teknologi Informasi Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Desain dan Implementasi Simulator Kernel Exploitation Pada Rasberry Pi Menggunakan Docker  dan Qemu Wijayadi, Lambang Akbar; Hariadi, Ridho Rahman; Suryotrisongko, Hatma
Jurnal Teknik ITS Vol 12, No 2 (2023)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v12i2.111858

Abstract

Jumlah penggunaan dan pengembangan piranti IoT semakin meningkat. Implementasi Raspberry Pi dalam IoT juga menunjukan efek yang positif dengan beberapa keuntungan misalnya harga yang murah, kekuatan komputasi yang mumpuni, dan kustomisasi. Beberapa developer juga mengembangkan kernel module pada Raspberry Pi untuk menyelesaikan permasalahan komputasi, hal ini nyatanya memperluas attack surface bagi keamanan IoT itu sendiri. Namun keamanan menjadi aspek yang sering tertinggal maupun ditinggalkan, sebagai contohnya praktisi keamanan siber masih begitu awam dengan pengembagan eksploitasi kernel pada arsitektur yang ARM yang digunakan pada Raspberry Pi. Salah satu cara untuk menyelesaikan permasalahan tersebut dengan mengembangkan pelatihan yang mampu memberikan pengalaman hands-on eksploitasi seperti di keadaan nyata dan edukasi yang interaktif. Edukasi di bidang keamanan siber sudah dikembangkan dengan memertimbangkan aspek gamifikasi dan hands-on, salah satu produknya adalah CTFd. Namun praktik hands-on dalam edukasi keamanan siber cukup rumit. Misalnya pada eksploitasi kernel, jika peserta salah berinteraksi dengan kernel dan mengakibatkan sistem crash, maka perlu melakukan reboot secara berulang. Sehingga dalam penelitian ini, penulis mengembangkan simulator eksploitasi kernel pada Raspberry Pi menggunakan Docker dan QEMU, pada sistem sudah memilik kernel modul yang didesain memilik celah keamanan yang bisa digunakan untuk mendapatkan hak akses root.
Sistem Monitoring Pencegahan Layu Fusarium pada Tanaman Allium ascalonicum berbasis IoT Menggunakan Fuzzy Logic Ciptaningtyas, Henning Titi; Hariadi, Ridho Rahman; Nathaniel, Kevin
Jurnal Teknik ITS Vol 12, No 3 (2023)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v12i3.144881

Abstract

Perkembangan teknologi dan pertumbuhan populasi mendorong inovasi di bidang agrikultur penting untuk pemenuhan kebutuhan pangan manusia. Layu fusarium adalah penyakit utama pada tanaman bawang merah akibat jamur Fusarium oxysporum. Beberapa sentra produksi bawang merah di Indonesia mengalami kerugian hingga 50% akibat layu fusarium. Infeksi ditandai dengan pertumbuhan jamur pada akar tanaman, menyebabkan layu dan kematian. Faktor lingkungan seperti pH tanah rendah (4,5-5,5), suhu lingkungan (26,8-28,3°C), dan kelembapan udara (70-80%) serta kelembapan tanah (70-80%) mempengaruhi pertumbuhan jamur fusarium. Untuk mengatasi masalah ini, dilakukan pengawasan dan pengaturan pH tanah agar tidak mendukung pertumbuhan jamur fusarium. Metode fuzzy Takagi-Sugeno digunakan untuk memberikan peringatan kepada pengguna mengenai kondisi lingkungan. Kondisi lingkungan diukur menggunakan pH meter, soil humidity sensor, dan air humidity sensor. Data dari perangkat-perangkat dikirimkan ke ESP32 master melalui protokol ESP-now, lalu ke Raspberry Pi menggunakan MQTT untuk diolah dan ditampilkan pada dashboard. Data yang diterima digunakan untuk menghasilkan keputusan dan memberikan peringatan kepada pengguna. Sistem ini juga dapat mengirimkan perintah ke ESP-Slave-Output untuk mengeluarkan cairan. Alat ini dilengkapi fitur pendukung, termasuk sistem otomatisasi peringatan dan penyeimbang pH. Sensor-sensor yang digunakan memiliki akurasi tinggi, yaitu 98,36% untuk sensor temperatur BME280, 98,17% untuk sensor kelembapan udara BME280, 96,85% untuk sensor kelembapan tanah, 97,37% untuk sensor pH tanah 1, dan 97,27% untuk sensor pH tanah 2, dengan akurasi rata-rata 97,56%. Alat ini berpotensi mengurangi penyakit layu fusarium pada tanaman bawang merah dan dapat dikembangkan untuk tanaman lainnya. Penggunaan alat ini juga lebih efisien dan ekonomis dibandingkan pemantauan harian oleh tenaga manusia.