This Author published in this journals
All Journal Jurnal Teknik ITS
Firdaus, Muhammad Alvin
Departemen Teknik Sipil Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Highest and Best Use pada Lahan di Jalan Dr. Ir. H. Soekarno Surabaya Firdaus, Muhammad Alvin; Indryani, Retno
Jurnal Teknik ITS Vol 13, No 2 (2024): IN PRESS (Artikel masih bisa bertambah)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v13i2.135260

Abstract

Pertumbuhan penduduk Surabaya dan tingkat pere-konomiannya yang semakin meningkat menjadikan lahan seba-gai salah satu bidang investasi yang paling menjanjikan. Namun hal tersebut tidak seiring dengan ketersediaan lahan yang sema-kin terbatas. Potensi pengembangan lahan yang tidak terman-faatkan atau lahan kosong di Surabaya seiring berjalannya waktu terus berkembang. Salah satu lahan kosong di Surabaya seluas 5.785 m2 yang terletak di Jalan Dr. Ir. H. Soekarno, Kedung Baruk, Kec. Rungkut, Surabaya merupakan lahan da-lam keadaan kosong tanpa ada satu pun aktivitas di atasnya, meskipun letak lahan tersebut berdekatan pada kawasan komersial yang cocok untuk dikembangkan menjadi properti komersial seperti apartemen, hotel, perkantoran, dan peru-mahan. Untuk mengetahui penggunaan tertinggi dan terbaik pada lahan di Jalan Dr. Ir. H. Soekarno Surabaya dilakukan dengan metode Highest and Best Use (HBU). Highest and Best Use (HBU) merupakan analisis terhadap kegunaan terbaik dan tertinggi dari suatu bidang tanah kosong, tanah yang dianggap kosong maupun properti yang sedang dalam tahap pengem-bangan. HBU ini meliputi empat kriteria, yaitu aspek legal, aspek fisik, aspek finansial, dan aspek produktivitas maksimum (maximally productive). Dari hasil penelitian ini didapatkan tiga alternatif properti untuk pengembangan lahan, yaitu hotel, ruko, dan perkantoran. Dari ketiga alternatif properti tersebut, dapat disimpulkan bahwa alternatif properti yang dapat memberikan nilai lahan tertinggi dan terbaik dari nilai lahan awal adalah alternatif properti perkantoran yang memiliki nilai lahan sebesar Rp73.423.610,00/m2 dengan persentase kenaikan nilai lahan tertinggi, yaitu sebesar 357%.