p-Index From 2021 - 2026
1.633
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Teknik ITS
Indryani, Retno
Departemen Teknik Sipil Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Published : 10 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

Analisis Sensitivitas Kelayakan Finansial Proyek Pembangunan Perumahan Sinergi Land di Tuban Amrullah, Muhammad Faris; Indryani, Retno
Jurnal Teknik ITS Vol 12, No 2 (2023)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v12i2.112636

Abstract

Dalam memenuhi permintaan hunian di Kota Tuban, PT Sinergi Mitra Investama memutuskan untuk mendirikan sebuah Perumahan Sinergi Land. Perumahan ini dibangun diatas tanah seluas 44.310 m2. Untuk merealisasikan investasi tersebut dibutuhkan biaya yang cukup besar. Oleh karena itu perlu dilakukan analisis kelayakan finansial untuk mengetahui kelayakan proyek pembangunan Perumahan Sinergi Land. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan finansial proyek pembangunan Perumahan Sinergi Land, yang dilanjutkan dengan menganalisis sensitivitas dari kelayakan tersebut. Data yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang meliputi gambar perencanaan perumahan, harga jual rumah, data gaji karyawan, dan data pengelolaan perumahan. Dalam analisis kelayakan finansial dengan masa investasi selama 4 tahun digunakan parameter NPV (Net Present Value), IRR (Internal rate of Return) dan PP (Payback Period). Analisis sensitivitas dilakukan terhadap perubahan biaya investasi, harga jual unit rumah, dan perubahan rencana penjualan. Dari hasil analisis kelayakan finansial dengan MARR 7,12% didapat NPV sebesar Rp16.948.640.323,-, payback period pada tahun ke 4, dan IRR sebesar 33,55%. Berdasarkan hasil analisis sensitivitas, investasi perumahan layak secara finansial bila kenaikan biaya investasi tidak lebih dari 12,52%, penurunan harga jual rumah tidak lebih dari 10,41% untuk semua tipe rumah, dan minimal rumah yang terjual adalah 245 dari 272 unit rumah.
Analisis Produktivitas Lahan Menggunakan Metode Highest and Best Use pada Lahan Kosong di Kawasan Grand Sungkono Lagoon Kota Surabaya Latupapua, Reiz Hans; Indryani, Retno
Jurnal Teknik ITS Vol 12, No 2 (2023)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v12i2.112709

Abstract

Pertumbuhan ekonomi dan permintaan properti khususnya di kota metropolitan seperti Kota Surabaya akan selalu meningkat dari tahun ke tahun. Untuk menyiasati kondisi tersebut, maka lahan yang akan dimanfaatkan harus dianalisis rencana peruntukannya secara tepat agar dapat memberikan nilai lahan yang tertinggi. Seperti halnya lahan kosong seluas 3.966 m2 yang terletak di Kawasan Grand Sungkono Lagoon Kota Surabaya yang dimiliki oleh PT PP Properti Tbk. Lahan tersebut semula direncanakan untuk apartemen (tower orlin), namun karena penjualan yang belum mencapai target akibat pandemi COVID-19, lahan kosong tersebut belum dapat dimulai pembangunannya dan perlu dilakukan perubahan serta modifikasi dari masterplan sebelumnya untuk alternatif properti yang akan dibangun pada lahan kosong tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis berbagai macam properti yang dapat menjadi alternatif pemanfaatan lahan dan menentukan properti yang dapat memberikan nilai lahan tertinggi dan terbaik untuk lahan kosong yang menjadi obyek penelitian ini. Alternatif pemanfaatan lahan didapatkan dengan analisis pasar dan pengamatan perkembangan properti di sekitar lahan kosong. Analisis produktivitas lahan pada penelitian ini akan menggunakan metode highest and best use untuk lahan kosong dengan beberapa variabel yaitu analisis aspek legal yang meliputi zoning dan building code, analisis aspek fisik yang meliputi lokasi lahan, ukuran & bentuk lahan, aksesbilitas lahan, dan preliminary design, aspek finansial yang meliputi perencanaan biaya investasi, perencanaan pendapatan, perencanaan pengeluaran, dan analisis arus kas, serta aspek produktivitas maksimum. Dari hasil penelitian ini didapatkan tiga alternatif properti untuk pengembangan lahan, yaitu perkantoran, hotel, dan apartemen. Dari ketiga alternatif tersebut, pengembangan lahan sebagai perkantoran merupakan alternatif bangunan dengan penggunaan tertinggi dan terbaik. Alternatif properti komersial perkantoran memiliki nilai lahan sebesar Rp 64.773.925,82/m2 dengan persentase kenaikan nilai lahan adalah sebesar 246% dari nilai lahan awal.
Analisis Perencanaan Investasi Pembangunan Perumahan di Jalan Raya Anggaswangi Kabupaten Sidoarjo Nainggolan, Yoas Marcellino; Indryani, Retno
Jurnal Teknik ITS Vol 12, No 2 (2023)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v12i2.113604

Abstract

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), laju pertumbuhan penduduk di Kabupaten Sidoarjo mengalami peningkatan tiap tahunnya. Semakin meningkat pertumbuhan penduduk maka kebutuhan akan tempat tinggal juga meningkat. Salah satu solusi untuk memenuhi kebutuhan akan tempat tinggal adalah dengan membangun sebuah perumahan. Dalam pembangunan sebuah perumahan perlu memperhatikan peraturan-peraturan pemerintah agar sebuah perumahan dinyatakan layak dan tidak memberikan dampak negatif pada lingkungan sekitar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perencanaan investasi pembangunan perumahan di Jalan Raya Anggaswangi Kabupaten Sidoarjo yang sesuai dengan peraturan pemerintah. Analisis yang dilakukan terdiri dari dua tahap, yaitu membuat perencanaan pembangunan perumahan dan menganalisis kelayakan finansial dari pembangunan perumahan sesuai hasil perencanaan. Pendapatan yang diperhitungkan yaitu pendapatan dari penjualan unit rumah. Modal investasi yang digunakan diasumsikan menggunakan modal sendiri dan pinjaman bank. Perencanaan pembangunan perumahan mendapatkan hasil proyek perumahan dibangun diatas lahan seluas 5,02 ha dengan persentase pembagian lahan 60% peruntukan bangunan dan 40% untuk ruangan terbuka. Dari hasil perencanaan didapat unit rumah tipe 36/72 sebanyak 240 unit dan rumah tipe 45/90 sebanyak 131 unit. Dari hasil analisis kelayakan finansial pada proyek dengan MARR 8% dan masa investasi 5 tahun, diperoleh NPV sebesar Rp15.072.873.045, PP pada tahun ke-5 masa investasi, dan IRR sebesar 13,41% lebih besar dari MARR. Berdasarkan ketiga parameter tersebut, rencana pembangunan perumahan ini layak untuk dilakukan.
Analisis Sensitivitas Penerimaan Investasi Proyek Apartemen Grand Shamaya Tower Rishley di Surabaya Gonta, Wilbert Kenjiro; Indryani, Retno
Jurnal Teknik ITS Vol 12, No 3 (2023)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v12i3.121542

Abstract

Kondisi pandemi berdampak terhadap penurunan permintaan apartemen di Indonesia. Apartemen pada secondary market mengalami penurunan harga transaksi 10%-20% selama masa pandemi. Pada pasar primer apartemen banyak diberikan kemudahan dalam pembayaran seperti diskon Down Payment, angsuran diperpanjang, free interior, dan lainnya untuk menarik konsumen. Harga apartemen mengalami penurunan dengan cara promosi diskon harga jual 5%-10%. Data penjualan apartemen di Indonesia turun 50% pada kuartal I-2022. Sedangkan tingkat hunian atau okupansi apartemen servis mengalami penuruan dari 61% menjadi 58,2%. Kondisi tersebut diperparah dengan adanya risiko jumlah apartemen yang akan bertambah membuat occupancy rate mungkin bertambah menurun dan berdampak pada penerimaan Apartemen Grand Shamaya. Oleh karena itu, dibutuhkan analisis kelayakan finansial dan analisis sensitivitas terhadap penerimaan investasi pada proyek Apartemen Grand Shamaya. Analisis kelayakan finansial dari Apartemen Grand Shamaya ini dilakukan dengan menggunakan parameter Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), dan Payback Period (PP). Langkah-langkah dalam melakukan analisis adalah mengestimasi biaya investasi, pendapatan, dan pengeluaran untuk membuat aliran kas selama masa investasi proyek, kemudian dilakukan analisis kelayakan finansial dan analisis sensitivitas. Hasil dari analisis kelayakan finansial proyek Apartemen Grand Shamaya Tower Rishley dengan nilai MARR 7,12% didapatkan nilai NPV sebesar Rp 27.285.185.406, IRR 8,85%, dan payback period 6 tahun. Analisis sensitivitas dilakukan pada variabel biaya investasi, harga jual unit, tingkat penjualan unit, dan biaya operasional. Dari analisis sensitivitas yang dilakukan didapatkan variabel yang paling sensitif yaitu kenaikan biaya investasi dengan batas kenaikan sebesar 2,34%.
Analisis Alternatif Investasi Proyek Pembangunan Apartemen Grand Shamaya Tower Aubrey Surabaya Gladys, Ernesty Alvita; Utomo, Christiono; Indryani, Retno
Jurnal Teknik ITS Vol 12, No 3 (2023)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v12i3.121583

Abstract

Pembangunan apartemen memiliki tujuan, yaitu mendapatkan laba yang optimal. Pendapatan yang optimal sangat bergantung pada tipe dan jumlah unit yang dibangun. Unit tersebut akan dibangun atau disewa juga berpengaruh pada besarnya laba yang bisa diperoleh. Apertemen Grand Shamaya Tower Aubrey direncanakan memiliki 404 unit dengan 4 macam tipe unit, yaitu 1 bedroom, 2 bedroom, 3 bedroom, dan tipe townhouse; dengan sistem jual. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kombinasi tipe dan jumlah unit apartemen dengan sistem jual atau sistem sewa, melakukan analisis untuk mengevaluasi finansial masing-masing alternatif dan menentukan alternatif terbaik. Analisis finansial dilakukan dengan metode Net Present Value (NPV) dan Internal Rate of Return (IRR), sedangkan analisis terbaik menggunakan metode Incremental Rate of Return. Berdasarkan penelitian, didapatkan 4 (empat) alternatof berdasarkan pembagian jumlah dari tiap tipe unit apartemen dengan sistem jual atau sewa. Dari keempat alternatif tersebut dan kondisi eksisting didapatkan kondisi yang memenuhi parameter finansial, dengan Minimum Attractive Rate of Return (MARR) sebesar 7,76% dan masa investasi 8 tahun, adalah kondisi eksisting dengan NPV sebesar Rp 112.867.424.912 dan IRR sebesar 13,28% dan alternatif 3 (tiga) dengan NPV sebesar Rp 119.885.270.553 dan IRR sebesar 13,60%. Kedua konsisi tersebut dianalisis menggunakan metode Incremental Rate of Return dan didapatkan alternatif 3 (tiga) sebagai alternatif terbaik.
Analisis Highest and Best Use pada Lahan Terbangun di Jalan Braga No.41 Bandung Auliarachman, Muhammad Irham; Indryani, Retno
Jurnal Teknik ITS Vol 13, No 2 (2024): IN PRESS (Artikel masih bisa bertambah)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v13i2.124513

Abstract

Kota Bandung adalah salah satu kota dengan penghasilan PDRB (produk domestik regional bruto) terbesar di Indonesia. Oleh karena itu diperlukan dorongan agar pertumbuhan ekonomi bersama stabilitasnya terjaga di Kota Bandung. Salah satu upayanya dengan pengoptimalan pemanfaatan lahan. Salah satu lahan terbangun yang tidak dimanfaatkan dengan baik adalah lahan yang terletak di Jl. Braga No.41, Kecamatan Sumur Bandung, Kota Bandung. Saat ini lahan terbangun tersebut disewakan dengan tarif yang rendah sehingga pendapatannya tidak cukup untuk menutup biaya pemeliharaan. Lahan tersebut memiliki luas tanah 783 m2 dan luas bangunan 800 m2. Lahan ini terletak di lokasi yang strategis karena memiliki akses jalan protokol dan termasuk daerah alun-alun Kota Bandung. Lokasi yang strategis tanpa pemanfaatan lahan yang tepat membuat pemilik lahan merugi. Oleh karena itu perlu dilaksanakan analisis Higest and Best Use (HBU) untuk mengetahui penggunaan tertinggi dan terbaik untuk lahan terbangun dengan tujuan pengembangan properti. Aspek yang menjadi dasar dalam analisis HBU adalah aspek legal, fisik, finansial, dan produktivitas maksimum. Analisis aspek legal untuk mengetahui peruntukan apa saja yang memenuhi peraturan yang berlaku, dan mengevaluasi apakah bangunan yang ada memenuhi persyaratan dalam building code. Analisis aspek fisik untuk mendapatkan basic design didasarkan pada kondisi bangunan yang sudah ada. Analisis aspek finansial untuk mendapatkan alternatif yang layak secara finansial, dengan menggunakan parameter Net Present Value (NPV). Analisis produktivitas maksimum untuk mendapatkan alternatif yang memiliki nilai properti tertinggi. Dari hasil penelitian ini ditemukan dua alternatif properti yang ditetapkan untuk pengembangan properti, yaitu hotel dan pujasera. Berdasarkan tahapan analisis dari berbagai aspek, hotel merupakan alternatif yang memberikan nilai properti tertinggi dan terbaik. Pengembangan properti sebagai hotel memberikan kenaikan nilai properti dari Rp30.112.000.000 menjadi Rp33.589.450.990 atau dengan persentase kenaikan sebesar 112%.
Analisis Produktivitas Lahan Menggunakan Metode Highest and Best Use pada Lahan Kosong di Jalan Ahmad Yani Kota Surabaya Wikantyoso, Haryojati; Indryani, Retno
Jurnal Teknik ITS Vol 13, No 2 (2024): IN PRESS (Artikel masih bisa bertambah)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v13i2.124526

Abstract

Dengan ketersediaan lahan di Surabaya yang terbatas, maka pemilik lahan perlu memaksimalkan lahan yang dimiliki untuk menghasilkan produktivitas tertinggi. Salah satu lahan yang masih belum digunakan adalah lahan kosong seluas 66.394 m2 di Jalan Ahmad Yani No. 333 Kecamatan Gayungan, Kota Surabaya. PT. Podo Joyo Masyhur (PJM) selaku pemilik lahan belum memiliki rencana untuk menggunakan lahan tersebut. Lahan tersebut berada dekat Exit Tol Surabaya-Sidoarjo, Pintu Tol Dukuh Menanggal, dan memiliki akses jalan dari Jalan Arteri Ahmad Yani Surabaya. Penentuan jenis properti yang akan dikembangkan pada sebidang lahan sangat berpengaruh pada nilai lahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui properti apa saja yang dapat dibangun dan memberikan nilai lahan tertinggi pada obyek penelitian. Metode yang digunakan adalah highest and best use. Terdapat empat kriteria yang perlu dipenuhi sebuah lahan agar dapat disebut sebagai penggunaan tertinggi dan terbaik yaitu analisis secara legal (Legally Permissibility), analisis secara fisik (Physically Possibility), analisis secara finansial (Financially Feasiblility), dan analisis produktivitas maksimum (Maximum Productivity). Analisis secara legal meliputi zoning dan bulding code. Analisis secara fisik (Physically Possibility) meliputi lahan, ukuran & bentuk lahan, aksesbilitas lahan, dan basic design. Analisis secara finansial (Financially Feasiblility) meliputi perencanaan biaya investasi, pendapatan, pengeluaran, dan analisis arus kas. Analisis produktivitas maksimum meliputi peningkatan nilai lahan terbesar dari setiap alternatif properti. Dari hasil penelitian didapatkan alternatif properti untuk pengembangan lahan, yaitu kombinasi pusat perbelanjaan, perkantoran, dan apartemen atau hotel. Dari alternatif tersebut, pusat perbelanjaan, perkantoran dan hotel menjadi alternatif bangunan dengan penggunaan tertinggi dan terbaik. Alternatif properti tersebut memiliki nilai lahan sebesar Rp 54.729.176/m2 dengan persentase kenaikan nilai lahan adalah sebesar 211% dari nilai lahan awal.
Analisis Highest and Best Use pada Lahan Kosong di Jalan Mentawai II Kota Gresik Asyraf, Muhammad Rafly; Indryani, Retno
Jurnal Teknik ITS Vol 13, No 2 (2024): IN PRESS (Artikel masih bisa bertambah)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v13i2.135254

Abstract

Lahan tidak termanfaatkan merupakan lahan yang memiliki dasar penguasaan, namun kurang dimanfaatkan oleh pemilik sesuai dengan sifat dan rencana tata ruang. Salah satu lahan yang kurang termanfaatkan dengan optimal adalah lahan kosong di Jalan Mentawai II Kota Gresik. Lahan seluas 5.502 m2 ini merupakan lahan milik PT. Bumi Lingga Pertiwi (BLP Properti). Saat ini lahan masih dalam keadaan kosong tanpa ada aktivitas di atasnya, padahal letak lahan tersebut berada pada kawasan komersial yang cocok untuk dikembangkan menjadi properti komersial seperti hotel, perkantoran, perto-koan apartemen, dan perumahan. Berdasarkan hal ini, maka perlu dilakukan penelitian untuk menganalisis penggunaan lahan di Jalan Mentawai II Kota Gresik yang menghasilkan produktivitas maksimum. Untuk mengetahui peruntukan terbaik pada lahan di Jalan Mentawai II Kota Gresik dilakukan analisis dengan metode Highest and Best Use (HBU). Analisis HBU adalah penggunaan dari suatu lahan untuk mendapatkan peruntukan maksimum sehingga didapat penggunaan terbaik. Analisis ini meliputi empat hal pokok yaitu, aspek legal, aspek fisik, aspek finansial, dan produktivitas maksimum. Hal yang ditinjau dalam aspek legal meliputi zoning dan building code. Aspek fisik meliputi bentuk tanah, ukuran tanah, utilitas, dan aksesibilitas. Aspek finansial meliputi biaya investasi, penda-patan, pengeluaran, dan Net Present Value (NPV). Produktivitas maksimum meliputi nilai properti dan nilai bangunan untuk mendapatkan nilai lahan tertinggi. Dari hasil penelitian ini didapatkan tiga alternatif properti untuk pengembangan lahan, yaitu pertokoan, apartemen, dan perkantoran. Dari ketiga alternatif tersebut, pengembangan lahan bangunan perkantor-an merupakan alternatif properti dengan penggunaan tertinggi dan terbaik bagi lahan obyek penelitian ini. Alternatif properti bangunan perkantoran memiliki nilai lahan sebesar Rp17.974.215,78/m2 dengan persentase kenaikan lahan sebesar 327% dari nilai lahan awal.
Analisis Highest and Best Use pada Lahan di Jalan Dr. Ir. H. Soekarno Surabaya Firdaus, Muhammad Alvin; Indryani, Retno
Jurnal Teknik ITS Vol 13, No 2 (2024): IN PRESS (Artikel masih bisa bertambah)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v13i2.135260

Abstract

Pertumbuhan penduduk Surabaya dan tingkat pere-konomiannya yang semakin meningkat menjadikan lahan seba-gai salah satu bidang investasi yang paling menjanjikan. Namun hal tersebut tidak seiring dengan ketersediaan lahan yang sema-kin terbatas. Potensi pengembangan lahan yang tidak terman-faatkan atau lahan kosong di Surabaya seiring berjalannya waktu terus berkembang. Salah satu lahan kosong di Surabaya seluas 5.785 m2 yang terletak di Jalan Dr. Ir. H. Soekarno, Kedung Baruk, Kec. Rungkut, Surabaya merupakan lahan da-lam keadaan kosong tanpa ada satu pun aktivitas di atasnya, meskipun letak lahan tersebut berdekatan pada kawasan komersial yang cocok untuk dikembangkan menjadi properti komersial seperti apartemen, hotel, perkantoran, dan peru-mahan. Untuk mengetahui penggunaan tertinggi dan terbaik pada lahan di Jalan Dr. Ir. H. Soekarno Surabaya dilakukan dengan metode Highest and Best Use (HBU). Highest and Best Use (HBU) merupakan analisis terhadap kegunaan terbaik dan tertinggi dari suatu bidang tanah kosong, tanah yang dianggap kosong maupun properti yang sedang dalam tahap pengem-bangan. HBU ini meliputi empat kriteria, yaitu aspek legal, aspek fisik, aspek finansial, dan aspek produktivitas maksimum (maximally productive). Dari hasil penelitian ini didapatkan tiga alternatif properti untuk pengembangan lahan, yaitu hotel, ruko, dan perkantoran. Dari ketiga alternatif properti tersebut, dapat disimpulkan bahwa alternatif properti yang dapat memberikan nilai lahan tertinggi dan terbaik dari nilai lahan awal adalah alternatif properti perkantoran yang memiliki nilai lahan sebesar Rp73.423.610,00/m2 dengan persentase kenaikan nilai lahan tertinggi, yaitu sebesar 357%.
Penerapan Value Engineering pada Proyek Pembangunan Gedung Pusat Kesehatan Ibu dan Anak RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung Ramadhan, Muhammad Ricky; Indryani, Retno
Jurnal Teknik ITS Vol 14, No 1 (2025)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v14i1.145632

Abstract

Proyek pembangunan Gedung Pusat Kesehatan Ibu dan Anak RSUP Dr. Hasan Sadikin berlokasi di Jl. Pasteur No.38, Kelurahan Pasteur, Kecamatan Sukajadi, Kota Bandung, Jawa Barat. Rumah Sakit dengan luas bangunan 26.788 m2 menghabiskan biaya sebesar Rp 344.837.487.000 atau Rp 12.872.834/m2. Dari hasil identifikasi awal, ditemukan item dengan cost berbanding worth lebih dari 1,5 yang menunjukkan adanya biaya-biaya yang tidak diperlukan. Oleh karena itu, perlu dilakukan usaha efisiensi biaya dengan pendekatan value engineering tanpa menghilangkan fungsi item tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan value engineering pada proyek pembangunan Gedung Pusat Kesehatan Ibu dan Anak RSUP Dr. Hasan Sadikin. Analisis dilakukan berdasarkan value engineering job plan menggunakan referensi dari Society of American Value Engineers (SAVE) 2007 yang terdiri dari fase informasi, fase analisis fungsi, fase kreatif, fase evaluasi, fase pengembangan, dan fase presentasi/rekomendasi. Fase informasi dan fase analisis fungsi memuat cost breakdown, analisis pareto, dan analisis fungsi untuk menentukan item yang akan dilakukan value engineering. Fase kreatif dan fase evaluasi memuat hasil brainstorming alternatif desain dari desain awal item terpilih. Fase pengembangan akan memuat life cycle cost (LCC), analisis multi kriteria menggunakan analytical hieararchy process (AHP), dan keputusan berbasis nilai untuk menentukan alternatif terbaik. Fase presentasi/rekomendasi akan memuat kesimpulan alternatif terbaik dan penghematan yang diperoleh. Hasil analisis dari cost breakdown, analisis pareto, dan analisis fungsi diperoleh item yang akan dilakukan value engineering, yaitu item slab. Alternatif terbaik yang didapat dari item slab adalah menggunakan Hollow Core Slab (HCS) Composite dengan penghematan sebesar Rp 2.785.598.342 atau sebesar 12,3% dari desain original slab.