Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

PRECODING ACTIVITIES TO IMPROVE STUDENT'S COMPUTATIONAL THINKING SKILLS Dwijayani, Ni Made
Widyagogik Vol 10, No 1 (2022): Widyagogik
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/widyagogik.v10i1.15671

Abstract

Coding means telling the computer to do something. In order to achieve this, the coder must understand what the problem is and what the best solution is. One of the things needed is pre-coding skills, including computational thinking skills. This study aims to improve students' computational thinking skills as a pre-coding ability. This classroom action research was conducted at a public elementary school in Dauh Puri, Denpasar, involving 20 first grade students. Data were collected based on observations in working on activity sheets and the results of student work on activity sheets. The data that has been collected was analyzed by quantitative descriptive. The results of data analysis showed that the students' computational thinking ability increased from pre-cycle activities, cycle I and cycle II respectively from 47.70 % to 65.05% and increased again to 81.50%. This increase in scores indicates that students' computational thinking skills can be improved by using student age-appropriate activity sheets as the basis for coding skills without having to involve a computer.
Pelatihan Pencatatan Data Lapangan Bidang Geoteknik untuk Peningkatan Kerapian Dokumentasi Dwijayani, Ni Made
Sevanam: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 1 (2023): Maret
Publisher : Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25078/sevanam.v2i1.2331

Abstract

The problem faced by partners is that data recording in the field still uses paper and has the potential for damage due to weather conditions in the field. In addition, there is no special officer assigned to record data in the field. To overcome this problem, it is necessary to create a computer-based data recording format. To achieve this, training and mentoring of Ms. Excel for field officers. This activity begins with outreach to partners and jointly looking for priority problems along with their solutions. After agreeing on a solution, the proposing team prepares training materials and conducts training and mentoring. This service activity ends with carrying out an evaluation where partners already have a systematic recording of data results.
Penerapan Prinsip Clean Architecture pada Aplikasi Android Kesehatan Mental Menggunakan Kotlin Tiradika, Kadek Dhiva; Ratniasih, Ni Luh; Dwijayani, Ni Made
Eksplora Informatika Vol 14 No 2 (2025): Jurnal Eksplora Informatika
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis STIKOM Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30864/eksplora.v14i2.1028

Abstract

Kesehatan mental merupakan suatu aspek yang vital dari kehidupan seorang manusia. Di Indonesia lebih dari 19 juta orang berusia di atas 15 tahun mengalami gangguan mental dan emosional, dan lebih dari 12 juta orang berusia di atas 15 tahun mengalami depresi. Menurut Mental Health America, salah satu cara untuk mengatasi gangguan mental adalah dengan membuat kelompok pendukung atau support group. Menemukan support group yang tepat sesuai masalah yang dialami penderita gangguan jiwa kerap memakan waktu dan cenderung sulit. Platform digital menjadi solusi dari masalah tersebut, karena penderita gangguan mental dan caregiver dapat mengakses support group dari mana saja dan kapan saja. Berdasarkan masalah tersebut dibutuhkan aplikasi Android kesehatan mental yang bertujuan untuk memfasilitasi penyelenggaraan support group. Aplikasi android kesehatan mental dirancang menggunakan Unified Modeling Language (UML) dan dikembangkan menggunakan bahasa pemograman Kotlin dengan menerapkan prinsip Clean Architecture. Hasil penelitian berupa sebuah aplikasi android support group untuk penderita gangguan mental dan caregiver dimana pengujian aplikasi menggunakan metode blackbox testing menghasilkan hasil yang sudah sesuai.
Penerapan Prinsip Clean Architecture pada Aplikasi Android Kesehatan Mental Menggunakan Kotlin Tiradika, Kadek Dhiva; Ratniasih, Ni Luh; Dwijayani, Ni Made
Eksplora Informatika Vol 14 No 2 (2025): Jurnal Eksplora Informatika
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis STIKOM Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30864/eksplora.v14i2.1028

Abstract

Kesehatan mental merupakan suatu aspek yang vital dari kehidupan seorang manusia. Di Indonesia lebih dari 19 juta orang berusia di atas 15 tahun mengalami gangguan mental dan emosional, dan lebih dari 12 juta orang berusia di atas 15 tahun mengalami depresi. Menurut Mental Health America, salah satu cara untuk mengatasi gangguan mental adalah dengan membuat kelompok pendukung atau support group. Menemukan support group yang tepat sesuai masalah yang dialami penderita gangguan jiwa kerap memakan waktu dan cenderung sulit. Platform digital menjadi solusi dari masalah tersebut, karena penderita gangguan mental dan caregiver dapat mengakses support group dari mana saja dan kapan saja. Berdasarkan masalah tersebut dibutuhkan aplikasi Android kesehatan mental yang bertujuan untuk memfasilitasi penyelenggaraan support group. Aplikasi android kesehatan mental dirancang menggunakan Unified Modeling Language (UML) dan dikembangkan menggunakan bahasa pemograman Kotlin dengan menerapkan prinsip Clean Architecture. Hasil penelitian berupa sebuah aplikasi android support group untuk penderita gangguan mental dan caregiver dimana pengujian aplikasi menggunakan metode blackbox testing menghasilkan hasil yang sudah sesuai.