Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

PERTANGGUNGJAWABAN PIDANA TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA MENJUAL DOKUMEN PALSU MELALUI MEDIA SOSIAL FACEBOOK Ni Nyoman Muryatini
Jurnal Hukum Saraswati (JHS) Vol 2 No 1 (2020): Jurnal Hukum Saraswati
Publisher : Faculty of Law, Mahasaraswati University, Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The use of information technology today has caused the world to become borderless. Information is spreading quickly and broader. This is used by some individuals to carry out acts against the law by selling fake documents through facebook social media. The research method is a normative legal research aimed at finding and formulating legal arguments, through analysis of the main problems. The technique of collecting legal material is done by studying literature. The approach used in this study is the statutory approach, namely by examining the applicable legal rules related to criminal liability perpetrators of criminal acts selling fake documents through social media facebook.
PERLINDUNGAN HUKUM BAGI NASABAH PENGGUNA ANJUNGAN TUNAI MANDIRI (ATM) DALAM SISTEM PERBANKAN DI INDONESIA Ni Nyoman Muryatini
Jurnal Magister Hukum Udayana (Udayana Master Law Journal) Vol 5 No 1 (2016)
Publisher : University of Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (373.255 KB) | DOI: 10.24843/JMHU.2016.v05.i01.p12

Abstract

Penggunaan sarana mesin Anjungan Tunai Mandiri semakin meningkat. Begitu juga dengan kasus kejahatan terutama yang berkaitan dengan pembobolan rekening nasabah melalui mesin Anjungan Tunai Mandiri sehingga nasabah mengalami kerugian. Permasalahan yang diangkat yaitu bagaimanakah tanggungjawab pihak bank atas kerugian yang diderita konsumen akibat pembobolan rekeningnya melalui mesin Anjungan Tunai Mandiri? dan bagaimanakah perlindungan hukum yang dapat diberikan kepada nasabah terkait pembobolan rekeningnya melalui mesin Anjungan Tunai Mandiri? Hasil penelitian bahwa apabila nasabah mengalami masalah dalam penggunaan kartu Anjungan Tunai Mandiri jika mesin Anjungan Tunai Mandiri telah mengalami gangguan atau mengalami kerusakan maka bank akan bertanggungjawab memberikan ganti rugi, apabila dalam proses penggunaan kartu Anjungan Tunai Mandiri tersebut kesalahan berada pada pihak nasabah maka bank tidak akan bertanggung jawab atas resiko kerugian yang dialami oleh nasabah. Perlindungan hukum yang dapat diberikan berpedoman pada Undang-undang Perbankan dan juga Undang-undang Perlindungan Konsumen.
PERTANGGUNGJAWABAN PIDANA TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA MENJUAL DOKUMEN PALSU MELALUI MEDIA SOSIAL FACEBOOK Ni Nyoman Muryatini
Jurnal Hukum Saraswati (JHS) Vol. 2 No. 1 (2020): Jurnal Hukum Saraswati
Publisher : Faculty of Law, Mahasaraswati University, Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The use of information technology today has caused the world to become borderless. Information is spreading quickly and broader. This is used by some individuals to carry out acts against the law by selling fake documents through facebook social media. The research method is a normative legal research aimed at finding and formulating legal arguments, through analysis of the main problems. The technique of collecting legal material is done by studying literature. The approach used in this study is the statutory approach, namely by examining the applicable legal rules related to criminal liability perpetrators of criminal acts selling fake documents through social media facebook.
PEMBUANGAN BAYI DALAM PERSPEKTIF HAK ASASI MANUSIA Ni Nyoman Muryatini
Jurnal Hukum Saraswati (JHS) Vol. 3 No. 2 (2021): Jurnal Hukum Saraswati
Publisher : Faculty of Law, Mahasaraswati University, Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36733/jhshs.v3i2.2962

Abstract

This study focuses on the disposal of the baby by the biological parents through killing the baby first then discarding. The study aims to find out the crime of child disposal from the perspective of human rights. The method used in this research is normative legal research, which is descriptive analysis to find a rule of law in order to answer the legal issues faced. The results showed that the right to life which is part of human rights has been owned by babies since they were in the womb as God's creatures. No one can take away someone's right to life. The increase in cases in the last three years proves that there is no deterrent effect on the perpetrators of crime. The urgency of making the right legal instrument is needed for perpetrators of child disposal crimes. Penelitian ini dibatasi oleh pembuangan bayi yang dilakukan oleh orang tua kandung, dengan membunuh bayi terlebih dahulu kemudian dibuang. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tindak kejahatan pembuangan bayi bila ditinjau dari perspektif hak asasi manusia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian hukum normatif, yang bersifat deskriptif analisis untuk menemukan suatu aturan hukum guna menjawab isu hukum yang dihadapi.Hasil penelitian menunjukkan bahwahak hidup yang merupakan bagian dari hak asasi manusia telah dimiliki oleh bayi semenjak berada di dalam kandungan sebagai mahluk ciptaan Tuhan. Tidak ada seorang pun yang dapat merampas hak hidup seseorang. Meningkatnya kasus dalam tiga tahun terakhir, membuktikan tidak adanya efek jera terhadap para pelaku kejahatan. Urgensi pembuatan instrumen hukum yang tepat diperlukan bagi pelaku kejahatan pembuangan bayi.
PENGENALAN KONSEP CODING SEBAGAI TUGAS PROYEK Ni Made Made Dwijayani; Ni Wayan Cahya Ayu Pratami; Ni Nyoman Muryatini
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 5, No 1 (2021): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v5i1.6261

Abstract

ABSTRAKSejak September 2021 pembelajaran tatap muka terbatas (PTM) telah dilaksanakan. PTM terbatas ini memiliki banyak opsi dalam pelaksanaannya, misalnya dengan menggabungkan metode online dan PTM. Perubahan ke pembelajaran online didasarkan pada banyak asumsi, seperti semua anggota masyarakat memiliki akses ke berbagai perangkat. Namun, kenyataan di masyarakat masih banyak yang belum memiliki akses internet secara stabil. Mengatasi masalah tersebut, guru matematika di SMA Negeri 1 Kuta Utara menekankan kepada siswa bahwa pembelajaran matematika tidak hanya untuk mengejar ketercapaian materi yang ada di buku teks, tapi menekankan kepada siswa tentang cara berpikir kritis dan menyelesaiakan masalah. Pengabdian ini memberikan kesempatan kepada guru untuk memiliki pengalaman dalam menyusun sebuah tugas proyek dengan menggunakan konsep coding. Pelaksanaan pengabdian ini terdiri dari tiga tahap yaitu tahap perencanaan, pelaksanaan, dan refleksi. Hasil yang diperoleh yaitu pengabdian ini membantu guru dalam mencari alternatif baru dalam menyusun tugas proyek yang masih mengedepankan tujuan pembelajaran. Selain itu, siswa juga tidak mengalami kesulitan dalam mengerjakan tugas yang diberikan oleh guru. Kata kunci: coding; tugas proyek; matematika. ABSTRACTSince September 2021 limited face-to-face learning (PTM) has been implemented. This limited PTM has many options in its implementation, for example by combining online and PTM methods. The shift to online learning is based on many assumptions, such as all members of society having access to multiple tools. However, the reality is that there are still many people who do not have stable internet access. To overcome this problem, the mathematics teacher at SMA Negeri 1 Kuta Utara emphasized to students that learning mathematics is not only to pursue the achievement of the material in the textbook, but emphasizes to students how to think critically and solve problems. This service provides an opportunity for teachers to have experience in compiling a project assignment using the concept of coding. The implementation of this service consists of three stages, namely the planning, implementation, and reflection stages. The results obtained are that this service helps teachers find new alternatives in compiling project assignments that still prioritize learning objectives. In addition, students also do not have difficulty in doing the assignments given by the teacher. Keywords: coding; project assignment; mathematics. 
PKM Kelompok Penjahit Kebaya Desa Meliling Tabanan Ni Nyoman Supuwiningsih; Ni Komang Sumadi; Nyoman Muryatini
WIDYABHAKTI Jurnal Ilmiah Populer Vol. 1 No. 1 (2018): Nopember
Publisher : STIKOM Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (351.195 KB)

Abstract

Keadaan topografi desa Meliling merupakan daerah pertanian dengan iklim kemarau dan hujan. Mata pencaharian masyarakatnya adalah bertani dan beternak dengan jumlah terbesar, dilanjutkan pedagang maupun industri rumah tangga lainnya. Selain sebagai petani, beberapa rumah tangga memiliki kemampuan dalam industri rumah tangga yang berkembang di kecamatan Kerambitan adalah menjahit kebaya tradisional. Industri rumah tangga penjahit kebaya dilakukan oleh kedua mitra yaitu Ibu Kadek Ari Asih sebagai mitra 1 (Desa Meliling kawan, kecamatan Kerambitan, Tabanan) dan Ibu Wayan Sri Asih sebagai mitra 2 (Jl. Wagimin No 21 A Kediri, kecamatan Tabanan, Tabanan). Selama proses diskusi terdapat kendala yang mereka hadapi. Antara lain: kurangnya alat jarit untuk mendukung kegiatan produksi, tidak ada ide untuk menciptakan model baru dalam pengembangan variasi motif produk kebaya, pengemasan produk masih tergolong biasa dengan pembungkus plastik tanpa merek dagang, belum memiliki kemampuan dalam manajemen keuangan yang masih bersifat tradisional sehingga jumlah pengeluaran maupun pemasukan tidak jelas dan terpenting manajemen pemasaran dengan melibatkan teknologi agar pemasaran makin luas. Kemudian kedua mitra juga ingin mengembangkan produksi produk kebaya modern dengan sasaran anak muda agar lebih bervariasi dan tidak monoton. Prosedur kerja dari kegiatan pengabdian ini terdapat tiga bentuk kerja utama yang dimulai dari sosialisasi kegiatan, kemudian peningkatan kualitas dan jumlah produksi, kemasan yang lebih baik, peningkatan teknologi pemasaran, manajemen keuangan, manajemen produksi dan manajemen pemasaran. Hasil pengabdian terdapat peningkatan dalam proses produksi, peningkatan pendapatan, desain kemasan produk lebih menarik dan memiliki website agar pemasaran lebih luas.
Pemanfaatan Teknologi Informasi Untuk Media Pemasaran Pada Kelompok Kerajinan Bali Kui Ni Putu Linda Santiari; I Gede Surya Rahayuda; Ni Wayan Cahya Ayu Pratami; Ni Nyoman Muryatini
WIDYABHAKTI Jurnal Ilmiah Populer Vol. 2 No. 2 (2020): Maret
Publisher : STIKOM Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (359.962 KB)

Abstract

Desa Gulingan merupakan salah satu desa yang berada di Kabupaten Badung dengan jarak 5 Km di sebelah Utara Kota Mangupura. Komuditi utama dari desa ini adalah pertanian, perkebunan dan kesenian. Selain komoditi utama desa Gulingan memiliki beberapa industri rumah tangga dan kelompok masyarakat seperti jajanan basah, jajanan tradisional, kerajinan tradisional. Dalam program kemitraan masyarakat (PKM) ini melibatkan kelompok masyarakat yang bergerak dalam anyaman dekorasi tradisional. Kelompok masyarakat Bali Kui memproduksi anyaman dekorasi tradisional ramah lingkungan. Bali Kui berdiri pada tahun 2015 dengan produk yang kerajinan anyaman dekorasi tradisional. Adapun kendala yang dihadapi oleh Bali Kui antara lain belum adanya logo dan papan nama usaha. Berdasarkan kendala dan permasalahan yang dihadapi oleh Mitra maka kegiatan yang akan dilaksanakan adalah pelatihan dan pendampingan, Pelatihan design logo dan papan nama menggunakan software CorelDRAW mulai dari instalasi coral draw, pelatihan design logo dan papan nama. Indikator capaian adalah mitra memiliki papan nama. Dari pelatihan yang diberikan dan hasil evaluasi berupa kuisioner diperoleh total rata-rata nilai kuisioner 3,6 dengan persentase 72%. Dapat disimpulkan bahwa peserta pelatihan bisa menggunakan software desain dan dapat membuat desain dengan mengerjakan soal yang diberikan berupa Desain Bentuk (Lingkaran, Persegi, Segitiga, dll), Desain Font, Crop dan Group Image, Teknik Shaping Image, Desain Warna dan mitra memiliki logo dan papan nama.
PKM Pengembangan Usaha IRT Jamu Tradisional di Desa Tibubiu Tabanan Ni Wayan Cahya Ayu Pratami; Ni Nyoman Muryatini; Ni Putu Linda Santiari; I Gede Surya Rahayuda; I Nyoman Sunda
WIDYABHAKTI Jurnal Ilmiah Populer Vol. 3 No. 1 (2020): Nopember
Publisher : STIKOM Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30864/widyabhakti.v3i1.217

Abstract

Jamu merupakan obat tradisional khas Indonesia. Terbuat dari bahan-bahan alami berupa tumbuhan seperti rimpang (akar-akaran), daun-daunan, kulit batang dan buah. Jamu sudah menjadi obat herbal secara turun temurun. Salah satu usaha industri rumah tangga yang memproduksi jamu tradisional adalah industri rumah tangga jamu Jeng Innez yang terletak di Desa Tibubiu, Kerambitan, Kabupaten Tabanan, Bali. Industri rumah tangga ini berdiri sejak tahun 2012, pemilik usaha ini adalah Ibu Istyaningsih. Dalam produksi jamu ini Ibu Istyaningsih dibantu oleh suaminya dan seorang karyawan. Usaha ini berawal dari keinginan pemilik usaha untuk melestarikan warisan leluhurnya yang memiliki kemampuan meracik jamu dan produk jamu yang dihasilkan oleh Ibu Istyaningsih ini memiliki cita rasa yang nikmat dan segar karena dibuat dari bahan alami dan berkualitas. Beberapa produk jamu yang dihasilkan adalah jamu kunyit asam, jamu beras kencur, jamu sari rapet, jamu kuat dan lainnya. Dari hasil diskusi diketahui permasalahan utama adalah keterbatasan alat produksi, kemasan tidak menarik serta kurangnya strategi promosi dan pemasaran produknya. Prosedur kerja dari kegiatan pengabdian ini terdapat tiga bentuk kerja utama yaitu sosialisasi kegiatan kemudian peningkatan kualitas dan jumlah produksi. Hasil dari pengabdian terjadi peningkatan produksi sehingga pendapatan juga meningkat sebesar 335 % dari target awal sebesar 100 %. Desain kemasan dan labelling yang menarik serta teknologi pemasaran melalui media online memperluas pangsa pasar dari industri ini.
PKM Pengembangan Usaha IRT Bunga Telang Di Desa Pemecutan Denpasar Ni Wayan Cahya Ayu Pratami; Ni Nyoman Muryatini; Ni Kadek Sukerti; Ni Made Dwijayani; A. A. Ayu Meitridwiastiti; I Gst Bagus Agung Kusuma Atmaja; Ni Putu Linda Santiari; I Gede Surya Rahayuda; I Gede Satria Wibawa; Komang Bhargo Bhaskara
WIDYABHAKTI Jurnal Ilmiah Populer Vol. 3 No. 3 (2021): Juli
Publisher : STIKOM Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30864/widyabhakti.v3i3.269

Abstract

Bunga Telang (Asian Pigeonwings) is one of vine flowers commonly found in the yard. Bunga Telang has many benefits, especially for health such as increasing stamina, works as antioxidant, improving memory, improving heart health, reducing inflammation and etc. In Bali, Bunga Telang is usually used in rituals of worshipping gods and goddesses. The university dedication partner, I Nyoman Ariadi Putra, seized the opportunity to take advantage of the benefits of Bunga Telang for health. I Nyoman Ariadi Putra mixed this flower into herbal drink for health, especially during the Covid pandemic. This home industry which is located in Pemecutan Kaja Village, Denpasar, has only been running since the beginning of the Covid outbreak in Indonesia. The ingredients used are dried Bunga Telang, lemon, ginger, and sugar. Obstacles found in the field are that the production managements have not been optimal yet, such as the manual drying process and the limited tools. Therefore, it is considered not optimal in terms of production. Furthermore, the products have not been lebelled. Hence, this dedication program was conducted to assist this home industry to improve the quality and the quantity of its products so it can increase its income. The method used was providing production tools and then providing counseling, labelling and online marketing media training.
Pemanfaatan Teknologi Informasi Untuk Disain Kemasan Pada Irt Oke Juce Bali Ni Putu Linda Santiari; I Gede Surya Rahayuda; I Wayan Jepriana; Ni Wayan Cahya Ayu Pratami; Ni Nyoman Muryatini
WIDYABHAKTI Jurnal Ilmiah Populer Vol. 3 No. 3 (2021): Juli
Publisher : STIKOM Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30864/widyabhakti.v3i3.270

Abstract

Desa Batubulan merupakan salah satu desa dari 16 desa di Kecamatan Sukawati dengan jarak 8 Km di sebelah selatan Kota Gianyar. Komuditi utama dari desa ini adalah kesenian, pariwisata dan kerajinan tangan. Selain komoditi utama desa Batubulan memiliki beberapa industri rumah tangga seperti jajanan basah, jajanan tradisional, jus kemasan. Dalam program kemitraan masyarakat (PKM) ini melibatkan Industri Rumah Tangga (IRT) “ Oke Juice Bali” yang hasil produksinya beupa minuman kemasan yang bahan dasarnya buah. IRT Oke Juice Bali berdiri pada tahun 2014 dengan produk yang dihasilkan jus kemasan dan es buah kemasan. Terdapat beberapa kendala utama yang dihadapi oleh IRT Oke Juice Bali antara lain terbatas kurangnya pengetahuan mitra dalam memhasilkan variasi produksi, kurangnya cara pengemasan produksi, tidak adanya label sebagai identitas mitra, serta terbatasnya cara pemasaran produksi. Berdasarkan kendala dan permasalahan utama yang dihadapi oleh Mitra maka kegiatan yang sudah dilaksanakan adalah pelatihan dan pendampingan, dibantu dalam pengemasan dan pelabelan produk serta pembuatan logo usaha. Dari kegiatan yang telah dilaksanakan dapat disimpulkan bahwa mitra dapat mengetahui varian pengemasan minuman yang bervariasi, mitra mempunyai logo usaha, mitra memiliki kemasan baru dan semua produk berisikan label Oke Juice Bali.