Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENGARUH GAYA BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA Jean Imaniar Djara; Mahrati Imaniar; Ester Sae; Sentike Anin
Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan (JURDIKBUD) Vol. 3 No. 2 (2023): Juli: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan (JURDIKBUD)
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurdikbud.v3i2.1907

Abstract

Abstrak. Salah satu faktor penuruan hasil belajar adalah model pembelajaran yang digunakan oleh guru terkadang tidak sesuai dengan kebutuhan cara belajar peserta didik, yang mana seorang guru terkadang masih menggunakan metode klasik yaitu hafalan dan tulisan, tanpa diselingi dengan metode atau cara pembelajaran yang inovatif, dan jarang menggunakan media pembelajaran. Padahal, setiap peserta didik memiliki cara yang berbeda-beda dalam menerima pembelajaran, hal ini disebabkan karena adanya perbedaan gaya belajar. Penelitian ini menggunakan desain penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas III semester ganjil tahun pelajaran 2022/2023 yang berjumlah 26 siswa. Penelitian ini, menggunakan instrumentes dan non tes. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan metode analisis statistik deskriptif kualitatif dan analisis deskriptif kuantitatif. Dari hasil observasi pada siklus 1 dan siklus II, diperoleh bahwa terjadi peningkatan hasil belajar pada gaya belajar visual, auditori dan kinestik. Hasil belajar pada gaya belajar visual meningkat 15%, pada gaya belajar auditori meningkat 11, 60% dan pada gaya belajar kinestetik meningkat 20%. Kata kunci: Gaya belajar, Pembelajaran PKN, Hasil belajar, metode klasik
PENGARUH GAYA BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA Jean Imaniar Djara; Mahrati Imaniar; Ester Sae; Sentike Anin
Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan (JURDIKBUD) Vol. 3 No. 2 (2023): Juli: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan (JURDIKBUD)
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurdikbud.v3i2.1907

Abstract

Abstrak. Salah satu faktor penuruan hasil belajar adalah model pembelajaran yang digunakan oleh guru terkadang tidak sesuai dengan kebutuhan cara belajar peserta didik, yang mana seorang guru terkadang masih menggunakan metode klasik yaitu hafalan dan tulisan, tanpa diselingi dengan metode atau cara pembelajaran yang inovatif, dan jarang menggunakan media pembelajaran. Padahal, setiap peserta didik memiliki cara yang berbeda-beda dalam menerima pembelajaran, hal ini disebabkan karena adanya perbedaan gaya belajar. Penelitian ini menggunakan desain penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas III semester ganjil tahun pelajaran 2022/2023 yang berjumlah 26 siswa. Penelitian ini, menggunakan instrumentes dan non tes. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan metode analisis statistik deskriptif kualitatif dan analisis deskriptif kuantitatif. Dari hasil observasi pada siklus 1 dan siklus II, diperoleh bahwa terjadi peningkatan hasil belajar pada gaya belajar visual, auditori dan kinestik. Hasil belajar pada gaya belajar visual meningkat 15%, pada gaya belajar auditori meningkat 11, 60% dan pada gaya belajar kinestetik meningkat 20%. Kata kunci: Gaya belajar, Pembelajaran PKN, Hasil belajar, metode klasik
PENGARUH GAYA BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA Jean Imaniar Djara; Mahrati Imaniar; Ester Sae; Sentike Anin
Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan (JURDIKBUD) Vol. 3 No. 2 (2023): Juli: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan (JURDIKBUD)
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurdikbud.v3i2.1907

Abstract

Abstrak. Salah satu faktor penuruan hasil belajar adalah model pembelajaran yang digunakan oleh guru terkadang tidak sesuai dengan kebutuhan cara belajar peserta didik, yang mana seorang guru terkadang masih menggunakan metode klasik yaitu hafalan dan tulisan, tanpa diselingi dengan metode atau cara pembelajaran yang inovatif, dan jarang menggunakan media pembelajaran. Padahal, setiap peserta didik memiliki cara yang berbeda-beda dalam menerima pembelajaran, hal ini disebabkan karena adanya perbedaan gaya belajar. Penelitian ini menggunakan desain penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas III semester ganjil tahun pelajaran 2022/2023 yang berjumlah 26 siswa. Penelitian ini, menggunakan instrumentes dan non tes. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan metode analisis statistik deskriptif kualitatif dan analisis deskriptif kuantitatif. Dari hasil observasi pada siklus 1 dan siklus II, diperoleh bahwa terjadi peningkatan hasil belajar pada gaya belajar visual, auditori dan kinestik. Hasil belajar pada gaya belajar visual meningkat 15%, pada gaya belajar auditori meningkat 11, 60% dan pada gaya belajar kinestetik meningkat 20%. Kata kunci: Gaya belajar, Pembelajaran PKN, Hasil belajar, metode klasik
Integrating a STEAM-Based Learning Model with Maja Labo Dahu Local Wisdom to Enhance Creativity and Character Development in Early Childhood I'in Anggryani; Candra Kartikasari; Riqqo Tulqulub; Mahrati Imaniar; Najamuddin; Roswati; Muh Rusdi
Bulletin of Science Education Vol. 5 No. 3 (2025): Bulletin of Science Education
Publisher : CV. Creative Tugu Pena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51278/bse.v5i3.2100

Abstract

Early Childhood Education (ECE) plays a fundamental role in shaping children’s cognitive, social, emotional, and moral capacities, yet many learning models still separate the development of creativity from character formation. This paper examines the integration of the STEAM learning model with the local wisdom of Maja Labo Dahu from the Dana Mbojo community as an innovative and culturally relevant approach to early childhood education. The study aims to analyze how STEAM, with its emphasis on exploration, creativity, and problem-solving, can be aligned with values of honesty, responsibility, respect, and constructive self-awareness embodied in Maja Labo Dahu, and how this integration contributes to children’s creativity and character development. Using a qualitative descriptive library research method, the study systematically reviews journal articles, books, research reports, and official documents selected purposively based on relevance and academic credibility. Data were analyzed through content analysis to synthesize conceptual linkages among STEAM, cultural values, creativity, and character. The findings indicate that the integration of STEAM with Maja Labo Dahu creates a holistic learning environment that enhances children’s creative thinking while grounding their actions in ethical and culturally meaningful values. STEAM activities become more contextual when infused with cultural narratives, modeling, habituation, and collaborative learning that reinforce moral awareness and social competence. The study concludes that this integrative model is highly relevant for Indonesian early childhood education, as it bridges global competencies with local cultural identity, enriches pedagogical practices, and provides a theoretical contribution to culturally responsive and ethnopedagogical learning frameworks