Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengembangan Kurikulum ISMUBA dalam Penguatan Ibadah Praktis dI SMA Muhammadiyah Bantul Facatle, Firman; Hendro Widodo
Akademika: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 6 No. 1 (2024): Akademika: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam Institut Agama Islam Sunan Kalijogo Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51339/akademika.v6i1.1949

Abstract

Pengembangan kurikulum berbasis penguatan ibadah sangatlah penting untuk diterapkan dalam bentuk pembelajaran kelas berupa literatur dan dalam bentuk pembelajaran luar kelas dalam bentuk praktik dan pengamalannya dalam kehidupan sehari hari, karena untuk meningkatkan iman serta taqwa peserta didik. Penelitian ini merupakan penelitian yang menggunakan metode kualitatif jenis studi kasus, dimana data-data didapatkan di lapangan. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data antara lain wawancara, analisis dokumen, dan observasi. Pendekatan yang beragam ini digunakan untuk menjelaskan berbagai fenomena yang diamati dalam praktik mengenai banyak isu penting mengenai pelaksanaan kurikulum ISMUBA di SMA Muhammadiyah Bantul. Peneliti memperoleh dokumentasi dari catatan yang disediakan sekolah seperti RPP, absensi, dan foto kegiatan program ISMUBA, melakukan observasi lapangan dengan melakukan pengamatan langsung,  karena dengan pengamatan langsung dapat memberikan hasil yang lebih akurat dan relevan dengan masalah yang diteliti serta peneliti mendapatkan gambaran yang lebih komprehensif tentang objek penelitian  di wilayah penelitian dan lingkungan sekolah. teknik analisis data meliputi pengumpulan data dari berbagai pendekatan, pemilihan dan pengklasifikasian data yang relevan dengan sasaran penelitian, penyajian data yang diperoleh, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini bahwasannya proses pengembangan kurikulum ISMUBA dalam penguatan  ibadah di SMA Muhammadiyah Bantul meliputi perencanaan kurikulum ibadah, implementasi kurikulum ibadah, serta evaluasi ibadah, dalam setiap tahap  pengembangan kurikulum ISMUBA di SMA Muhammadiyah Bantul sudah berjalan dengan baik dan efektif sesuai dengan yang diharapkan dari pihak sekolah sendiri, sehingga manfaat yang didapatkan khususnya bagi sekolah SMA Muhammadiyah Bantul adalah terciptanya aktivitas pembelajaran dan kegiatan keagamaan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat sekitar, Sementara itu bagi siswa, berhasilnya pengembangan kurikulum khususnya dalam ibadah memberikan manfaat yang signifikan. Para siswa dapat mengembangkan potensi dan kemampuan mereka dengan lebih baik, menjaga dan lebih bisa memanfaatkan waktu dalam beribadah sehingga proses pembelajaran dapat berjalan dengan lancar dan tujuan pembelajaran dapat tercapai dengan lebih baik.
The Internalization Values of Prophetic Love in Akidah Akhlak Textbook: A Content Analysis for Supporting Adolescent Religious Identity Formation Sucipta, Muhammad Aufakumara; Perawironegoro, Djamaluddin; Facatle, Firman
HEUTAGOGIA: Journal of Islamic Education Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/hjie.2025.52-07

Abstract

The purpose of this study is to ystematically analyze the content of the Akidah Akhlak textbook regarding Mahabbat al-Rasul (Prophetic Love) to identify its potential role and values that stimulate the formation of students' religious identity. The research employs a qualitative wit literature review design, utilizing Content Analysis to deeply scrutinize the textual narratives, including Dalil Aqli (rational evidence) and Dalil Naqli (scriptural evidence), as presented in the textbook. The data analysis utilized the Miles and Huberman interactive model. The findings reveal that the Prophetic Love material acts as a crucial stimulus for religious identity formation through three main mechanisms: 1) Providing an Idol Figure (Prophet Muhammad and Ulul Azmi) that exemplifies moral behavior and patience (e.g., the story of Zayd bin Sa'na); 2) Highlighting the importance of a positive Social Environment and Reference Group (peers), essential for internalizing religious values; and 3) Emphasizing Action-Based Faith by listing exemplary behaviors (worship, seeking halal livelihood, preaching) that transform love into practical adherence. The material strongly supports Erik Erikson's theory on identity formation by providing clear roles and values during adolescence. A key limitation is the reliance solely on text analysis, potentially missing the empirical context of implementation in classrooms. Future research is recommended to utilize a mixed-methods approach to empirically test the correlation between the analyzed textual values and the actual religious identity achievement among adolescent students.