Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENYULUHAN KEBERSIHAN LINGKUNGAN SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN PENYAKIT DEMAM BERDARAH DENGUE DI DESA ARU IRIAN KECAMATAN MOROTAI SELATAN BARAT Cabu, Roberto; Fika, Elfira Christin
HIRONO : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 1 (2024): 2024 April
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Hein Namotemo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55984/hirono.v4i1.182

Abstract

The aim of implementing outreach in Aru Irian Village is to increase community knowledge about maintaining environmental cleanliness and knowing the causes, behavior of dengue mosquitoes and how to prevent dengue fever. The activity was carried out in Aru Irian Village, South West Morotai Sub-district, with the implementation stages of the activity divided into 3 stages, namely preparation, counseling and evaluation. The evaluation results show that there has been an increase as indicated by an increase in knowledge about dengue fever by 64%, public knowledge about the Aedes Aegepti mosquito has increased by 64%, knowledge of mosquito breeding places has increased by 28% and knowledge of dengue prevention has increased by 76%.
Intervensi Perbaikan Sanitasi untuk Mencegah Diare pada Balita Sintorini, Margareta Maria; Souisa, Gracia Victoria; Fika, Elfira Christin
JIKES : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 2 (2026): Januari-Juni 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/jik.v4i2.1669

Abstract

Dampak pembangunan terhadap keberadaan dan fungsi daerah resapan sangat besar, karena mempengaruhi pula ketersediaan sumber air bersih yang dikonsumsi warga terutama di wilayah pedesaan dengan keterbatasan akses ekonomi. Akses terhadap air bersih dan sanitasi diakui sebagai hak asasi manusia mendasar dan merupakan inti dari tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG) 6, yaitu memastikan akses universal dan adil pada tahun 2030. Penyakit Diare di Indonesia masih menjadi penyebab utama kematian dan penyakit perut terutama pada anak-anak di wilayah berpenghasilan rendah. Di wilayah dengan karakteristik seperti ini, peningkatan kualitas air berbasis sumber mencakup penyediaan air tanah terlindungi meliputi mata air, sumur, dan lubang bor, air hujan yang dipanen sebagai alternatif sumber air permukaan selain sungai dan danau. Tujuan studi ini adalah mengetahui adanya hubungan antara sanitasi lingkungan dengan kejadian diare pada balita usia 12 – 36 bulan di Desa Gebang Harjo Kecamatan Pracimantoro Kabupaten Wonogiri. Metode menggunakan deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Lokasi studi di Desa Gebangharjo Kecamatan Pracimantoro, Kabupaten Wonogiri Propinsi Jawa Tengah.  Pengambilan data dilakukan pada Maret – April 2025, dilanjutkan dengan analisis data. Hasil pengamatan menunjukkan jika kondisi jamban buruk, kondisi air bersih tidak sehat, pengelolaan sampah buruk dan pengelolaan air limbah buruk maka kemungkinan anak-anak terkena diare lebih dari 70 %.