Rezki Pratama
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kehidupan di Tepi Sungai Batang Arau dalam Karya Seni Grafis Rezki Pratama; Yofita Sandra
Jurnal Riset Rumpun Seni, Desain dan Media Vol. 2 No. 2 (2023): Oktober : Jurnal Riset Rumpun Seni, Desain dan Media
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurrsendem.v2i2.1646

Abstract

The purpose of the creation of this work is as social criticism and conveying messages about river pollution behavior that occurs in the Batang Arau river in Padang city by visualizing the impact of river pollution on humans. which is poured into graphic artworks. The creation of the work uses the art consortium method with five stages, namely, the preparation stage (observation and exploration), the elaboration stage (searching and collecting references), the synthesis stage (application of main ideas), the realization of concepts (making works), and the completion stage (artist report and final work exhibition).So that the realization of ten works that the author made with the theme of the impact of river pollution, the resulting works are 10 works with a size of 55 x 40 cm with titles including: Hal Baik yang Terganggu, Blind, Seiring Sejalan, Tanpa Sadar, Ingin Tapi Tak Bisa, Malam yang Sulit, Dimatanya, Meniru, Luapan, Dari dan untuk diri sendiri.
Analisis Pengaruh Perbaikan Infrastruktur Jalan terhadap Peningkatan Aktivitas Masyarakat di Jorong Korong Lambah Azmen Kahar; Rezki Pratama; Ingrid Frestika Zai; Clarisa Nadine Alfarisi; Rezkia Lailatul Rahmah; Muhammad Dzaki
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan kondisi permukaan dan pelebaran bahu jalan di Jorong Korong Lambah dilatarbelakangi oleh kebutuhan mempermudah distribusi hasil pertanian dan akses layanan publik yang selama ini terhambat oleh kerusakan perkerasan dan drainase tidak memadai. Metode penelitian kualitatif deskriptif diterapkan melalui wawancara terstruktur dengan perangkat nagari dan tokoh masyarakat, observasi lapangan kondisi fisik jalan, serta studi literatur terkait peran infrastruktur pedesaan dalam kerangka SDGs 9. Hasil analisis menunjukkan bahwa perbaikan jalan menghasilkan peningkatan mobilitas penduduk dalam kegiatan perdagangan keliling, distribusi komoditas, dan kunjungan ke fasilitas kesehatan serta pendidikan, sekaligus memperkuat hubungan sosial melalui lebih lancarnya kegiatan gotong-royong dan acara budaya. Di sisi teknis, titik-titik tikungan tajam dan jembatan kecil masih rawan menimbulkan genangan akibat drainase belum optimal, sehingga disarankan pemasangan inlet drainase, peningkatan kemiringan badan jalan, dan pembuatan swale di bahu jalan untuk mengelola limpasan air hujan. Keberlanjutan fungsi jalan diperkokoh dengan pembentukan pokja jalan desa yang bertugas memantau kerusakan mikro dan berkoordinasi dengan Dinas PUPR untuk pemeliharaan berkala. Dengan demikian, sinergi antara perbaikan fisik, mitigasi lingkungan, dan partisipasi masyarakat diharapkan menjadikan Jalan Korong Lambah sebagai infrastruktur yang tangguh, inklusif, dan berkelanjutan.