Yulia Ratimiasih
Universitas PGRI Semarang

Published : 15 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

PKM Pemberdayaan Senam di Dusun Tlogo Kecamatan Tuntang Setiyawan Setiyawan; Bertika Kusuma Prastiwi; Yulia Ratimiasih; Utvi Hinda Zhannisa; Fajar Ari Widiyatmoko
Jurnal Pengabdian Olahraga Masyarakat Vol 1, No 1 (2020): November 2020
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jpom.v1i1.7165

Abstract

The purpose of this community service is to provide knowledge and theories about gymnastics, and equip petanque game skills. The activity was carried out three times in Tlogo Hamlet, Tuntang District, Semarang Regency with a period of 3 months. The number of participants who took part in this program was 30 people. The methods used by the Service Team in providing (delivering) training materials are: (1) Lectures, (2) Questions and Answers, (3) Demonstrations, and (4) Practices. The outputs of this activity are: 1) Public knowledge of gymnastics skills with good and correct techniques. 2) The skills of gymnastics in Tlogo Hamlet, Tuntang District, Semarang Regency will increase motivation to continue exercising. 3) The ability to use existing land in the area of Tlogo Hamlet, Tuntang District, Semarang Regency which can be used for exercising. 4)As suggestions for this activity, among others: 1) increasing attention from the local government to build gymnastic facilities and infrastructure and 2) for residents to maintain and manage the existing facilities and infrastructure.Keyword: Gymnastics, UPGRIS, Dusun Tlogo
Pengaruh latihan interval untuk meningkatkan kecepatan gaya bebas 50 meter atlet Pekan olahraga dan seni mahasiswa nasional (Porsenasma) Upgris Bertika Kusuma Prastiwi; Yulia Ratimiasih; Ibnu Fatkhu Royana; Utvi Hinda Zhannisa
Jurnal Sport Science Vol 12, No 2 (2022): December
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um057v12i2p139-146

Abstract

Renang merupakan olahraga yang dilakukan di air, dibutuhkan latihan teknik dan fisik yang baik untuk mencapai prestasi. Latar belakang penelitian event kejuaraan yang akan diikuti dalam waktu dekat dan perlunya persiapan, pemusatan latihan bagi atlet renang. Gaya bebas 50 meter digunakan dalam nomor individu maupun estafet. Permasalahan yang dihadapi atlet adalah kecepatan yang kurang di gaya bebas 50 meter karena di 25 meter awal kecepatan menurun karena kelelahan fisik. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh program latihan menggunakan metode interval dalam meningkatkan kecepatan 50 m gaya bebas atlet Porsenasma UPGRIS. Desain pada penelitian eksperimen ini peneliti menggunakan desain quasi experimental, dalam bentuk one group pretest-posttest design.  Populasi atlet renang UPGRIS, sampel dalam penelitian ini adalah sampel yang digunakan 16 atlet dengan cara purposive sampling, atlet Porsenasma, menguasai teknik gaya bebas dengan baik. Spesifikasi dalam penelitian ini adalah pembuatan program latihan interval. Program latihan dilakukan 12 kali pertemuan, instrumen penelitian menggunakan stopwatch mengukur kecepatan. Teknik analisis data yang digunakan adalah rumus t-test. Dari data hasil pretes post tes terlihat hasilnya signifikan, kecenderungan hitungan waktu menurun maka dikatakan hasilnya mengalami peningkatan kecepatan. Pengaruh latihan interval dalam meningkatkan kecepatan gaya bebas 50 meter atlet Porsenasma UPGRIS mengalami peningkatan, karena latihan interval training menggunakan jeda istirahat yang artinya kemampuan paru terlatih.
PKM Pencegahan Omicron dengan Pelatihan Pembuatan Hand Sanitizer dan 5m Setiyawan Setiyawan; Nur Azis Rohmansyah; Muh Isna Nurdin Wibisana; Dani Slamet Pratama; Agus Wiyanto; Bertika Kusuma Prastiwi; Yulia Ratimiasih; Utvi Hinda Zhannisa
Jurnal Pengabdian Olahraga Masyarakat Vol 3, No 2 (2022): November 2022
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jpom.v3i2.13997

Abstract

The Covid-19 virus is still in Indonesia. As a result, community activities are limited, including school, work, and sports. The presumption that people think Covid is gone makes people ignore healthy practices. The people of Pabuaran Village believe that the pandemic is over. Residents of Pabuaran village forgot to implement health protocols, it was proven that they rarely wore masks, kept their distance by washing their hands and using hand sanitizers. Activities carried out due to the problems above are direct contact with the Pabuara village community by distributing masks, installing warning signs, outreach to village organizations and uncovering new variants of the Covid-19 virus and demonstrating the production of hand sanitizers. The hope is that the community will maintain their own health and the health of others by preventing the spread of the Covid-19 virus, implementing health protocols and being independent in the production of natural hand sanitizers. As a result of the actions taken, the residents of Pabuaran Village are more concerned about their own health and the health of others by implementing health protocols in their daily lives. The conclusion from this activity is that the pandemic is not over and people must continue to adopt a healthy lifestyleVirus Covid-19 masih ada di Indonesia. Akibatnya, aktivitas masyarakat terbatas, termasuk sekolah, bekerja, dan olahraga. Anggapan orang mengira Covid sudah hilang membuat orang mengabaikan praktik sehat. Masyarakat Desa Pabuaran yakin pandemi sudah berakhir. Warga desa Pabuaran lupa menerapkan protokol kesehatan, terbukti jarang memakai masker, menjaga jarak dengan cuci tangan dan menggunakan hand sanitizer. Kegiatan yang dilakukan karena permasalahan di atas adalah kontak langsung dengan masyarakat desa Pabuara dengan membagikan masker, memasang rambu peringatan, sosialisasi organisasi desa dan mengungkap varian baru virus Covid-19 serta mendemonstrasikan produksi hand sanitizer. Harapannya, masyarakat menjaga kesehatan diri sendiri dan kesehatan orang lain dengan mencegah penyebaran virus Covid-19, menerapkan protokol kesehatan dan mandiri dalam produksi hand sanitizer alami. Akibat dari tindakan yang dilakukan, warga Desa Pabuaran lebih peduli terhadap kesehatan diri sendiri dan kesehatan orang lain dengan menerapkan protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah pandemi belum berakhir dan masyarakat harus tetap menerapkan pola hidup sehat.
PKM Senam Lansia Kelompok Wanita Tani Puspitasari Sampangan Bertika Kusuma Prastiwi; Yulia Ratimiasih; Muh Isna Nurdin Wibisana; Dani Slamet Pratama; Setiyawan Setiyawan; Fajar Ari Widyatmoko; Buyung Kusumawardhana
Jurnal Pengabdian Olahraga Masyarakat Vol 4, No 1 (2023): Mei 2023
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jpom.v4i1.15424

Abstract

ABSTRACTGymnastics is a sport that is known by the public. The form of socialization is very important to popularize and introduce gymnastics. The Puspitasari women's group in RW 03 Sampangan city of Semarang is one of the many RW that hold gymnastics but only aerobics is done, because of that the elderly are less enthusiastic about participating in activities even though they want gymnastics that are suitable for the elderly. The solution offered is to provide elderly exercise training for the Puspitasari elderly women group in RW 03 Sampangan. The resulting output is that the elderly can exercise according to their age characteristics with elderly exercise. The PKM activities carried out by the UPGRIS community service team for the women's group Puspitasari RW 03 Sampangan Semarang used lecture methods, demonstrations and independent practice, besides that gymnastic simulations were also held. The result of this service is an increase in the knowledge and skills of the elderly women's group about elderly gymnastics, besides that it has an impact on the interest in elderly gymnastics for the women's group puspitasari RW 03 Sampangan Semarang. Gymnastics according to the age characteristics of the elderlyABSTRAKSenam merupakan olahraga yang dikenal oleh masyarakat. Bentuk sosialisasi sangat penting untuk memasyarakatkan dan mengenalkan olahraga senam. Kelompok wanita Puspitasari di RW 03 Sampangan kota Semarang merupakan salah satu dari sekian banyak RW yang mengadakan senam tetapi hanya senam aerobik yang dilakukan, karena itu para lansia kurang    antusias untuk mengikuti kegiatan padahal mereka menginginkan senam yang cocok bagi lansia. Solusi yang ditawarkan adalah memberikan pelatihan senam lansia untuk kelompok wanita  lansia Puspitasari di RW 03 Sampangan. Luaran yang dihasilkan adalah para lansia dapat berolahraga sesuai dengan karakteristik umur dengan senam lansia. Kegiatan PKM yang dilakukan tim pengabdian UPGRIS pada kelompok wanita Puspitasari  RW 03 Sampangan Semarang ini menggunakan metode ceramah, demonstrasi dan praktek mandiri, disamping  itu juga diadakan simulasi senam. Hasil dari pengabdian ini adalah bertambahnya pengetahuan dan keterampilan kelompok wanita lansia tentang olahraga senam lansia, di samping itu berdampak pada minat olahraga senam lansia kelompok wanita puspitasari RW 03 Sampangan Semarang. Senam sesuai dengan karakteristik umur lansia.
Manajemen pembinaan prestasi bola voli putri klub Ananta Kabupaten Semarang tahun 2023 Yulia Ratimiasih; Bertika Kusuma Prastiwi
Jurnal Sport Science Vol 13, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um057v13i1p1-5

Abstract

Bola voli merupakan olahraga yang populer dilingkungan masyarakat. Klub Ananta merupakan klub yang ada di bawah PBVSI dan merupakan klub elit di Kabupaten Semarang, menaungi atlet wanita dari tingkat dasar sampai professional, namun belum ada atlet dari Klub Ananta mewakili sampai tingkat internasional. Jenis penelitian kualitatif yang digunakan dalam penelitian. Dokumentasi, observasi, dan wawancara digunakan dalam pengambilan data. Data primer didapatkan dari: manager, pelatih, atlet, orang tua atlet, data skunder didapat dari: observasi dan dokumentasi. Instrument penelitian menggunakan analisis komponen managemen; perencanaan, pengorganisasian, penggerak, pengawasan, evaluasi. Perencanaan yang dilakukan klub Ananta guna memperolah bakat atlet dari sekolah-sekolah tertentu sehingga menghasilkan banyak atlet dan juga sekolah untuk wadah mereka belajar secara berjenjang. Pengorganisasian yang dilakukan paguyuban sudah berjalan dengan pedoman AD/ART, penggerak dalam memimpin, membimbing dan memberi motivasi berjalan dengan baik, pengawasan dilakukan dengan rutin mengadakan pertemuan 3 bulan sekali, evaluasi klub bola voli Ananta dilakukan secara musyawarah dan menghasilkan kesepakatan. Maka dari itu, manajemen pembinaan prestasi yang dilakukan klub bola voli sudah berjalan baik, memaksimalkan sumberdaya manusia yang dipunya.