Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pseudomonas Fluorescent As A Biocontrol Agent Against Plant Pathogens Dilla, Aprina; Advinda, Linda; Handayani, Dezi; Chatri, Moralita
Jurnal Serambi Biologi Vol. 9 No. 1 (2024): Jurnal Serambi Biologi
Publisher : Department of Biology, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/srmb.v9i1.321

Abstract

The use of biological control agents as alternatives to synthetic fungicides is increasingly being developed as farmers become more aware of the negative effects of synthetic fungicides. Various biocontrol agents have been developed from several bacteria that are very effective against plant diseases, including pseudomonas fluorescent. The mechanism of bacterial inhibition against pathogens can take place through several ways, namely colonization, competition and antibiosis. Pseudomonas fluorescent is able to produce secondary metabolite compounds such as siderophores, HCN, antibiotics, enzymes that can inhibit the growth and development of pathogens and can induce systemic resistance.
Identifikasi Keragaman Gulma pada Lahan Pertanaman Terong (Solanum melongena L.) di Sikubu Balanti Lubuk Alung, Padang Pariaman, Sumatera Barat Ardana, Annisa Aulia; Mandai, Della Sabrina; Amalia, Irna; Dilla, Aprina
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.36603

Abstract

Identifikasi Keragaman Gulma adalah proses mengenali dan membedakan jenis-jenis gulma yang tumbuh pada suatu lahan pertanian. Identifikasi ini penting untuk menentukan jenis gulma yang dominan dan mempengaruhi pertumbuhan tanaman budidaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi keragaman gulma pada lahan pertanaman terong di Sikubu Balanti Lubuk Alung, Padang Pariaman, Sumatera Barat. Pengumpulan sampel gulma dilakukan dengan mengambil gulma secara langsung. Titik pengambilan sampel gulma dipilih secara acak, pengambilan gulma dilakukan secara manual dengan mencabut gulma menggunakan tangan, kemudian gulma dibersihkan dari tanah lalu diidentifikasi jenis gulma tersebut menggunakan aplikasi Plant Net pada handphone. Terdapat 11 jenis gulma yang berasal dari 8 famili. Jumlah jenis terbanyak hasil identifikasi adalah jenis gulma teki dan rumput karena menyukai lahan yang lebar dan terbuka.