Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PERENCANAAN PENGENDALIAN SIMPANG DENGAN ALAT PEMBERI ISYARAT LALU LINTAS (APILL) PADA SIMPANG JALAN PULAU KAWE – JALAN PULAU SAILUS, KOTA DENPASAR Aureo Da Costa Belo; Anak Agung Gede Sumanjaya; Putu Aryastana
Jurnal Teknik Sipil Vol 8 No 1 (2024): Jurnal Gradasi Teknik Sipil - Juni 2024
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/gradasi.v8i1.2398

Abstract

Permasalahan di Kota Denpasar adalah persimpangan 3 (tiga) lengan pada Jl Pulau Kawe - Jl. Pulau Sailus yang terletak di Desa Adat Pedungan, Kecamatan Denpasar. Simpang Jl. Pulau Kawe – Jl. Pulau Sailus saat ini menggunakan sistem manajemen pengendalian simpang tak bersinyal dan masih belum efektif dalam mengatasi terjadinya antrean kendaraan yang cukup padat terutama pada waktu – waktu sibuk (peak hour), dikarenakan aktifitas dari pelajar, pegawai dan pedagang negeri/swasta yang mengerjakan aktifitas mengemudi atau berkendara yang melewati persimpangan ini. Kepadatan persimpangan ini, semakin diperparah karena kondisi lingkungan di sekitar persimpangan tersebut merupakan tipe komersial, terdapat pertokoan, rumah makan, dan perkantoran
PENILAIAN KONDISI JALAN MENGGUNAKAN METODE SURFACE DISTRESS INDEX DAN INVENTARISASI KONDISI JALAN BERBASIS SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS PADA RUAS JALAN BANDA-NYANGLAN KABUPATEN KLUNGKUNG I Nyoman Sai Santya; Anak Agung Gede Sumanjaya; Putu Aryastana
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 7, Nomor 3, Agustus 2024
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmts.v7i3.25274

Abstract

The Banda-Nyanglan road section is a district road link that connects Klungkung Regency and Bangli Regency. This road is often passed by overloaded vehicles which can cause road damage. Conduct a road condition assessment because there is road damage and needs to be handled quickly and precisely. The aim of the research is to identify types of road damage, identify the level of road damage, identify damage management, and inventory road conditions using Geographic Information System (GIS) maps. Primary data and secondary data were used in this study where the primary data was obtained from direct road damage survey data and secondary data was obtained through the PUPR Office of Klungkung Regency in the form of Regency road maps and basic Regency road data. The flow of this research is identifying road damage, recapitulating road damage data, analyzing data based on the SDI method and inventorying road conditions using GIS maps. The analysis results indicate that the road damage conditions on the Banda-Nyanglan section consist of good, moderate, and lightly damaged conditions, with percentages of 28%, 56%, and 16% respectively. The planned road damage management includes periodic maintenance and routine maintenance. Integrating road condition data into a GIS map can facilitate the communication of road conditions in the form of a road network map. Abstrak Ruas jalan Banda-Nyanglan merupakan ruas jalan kabupaten yang menjadi penghubung antara Kabupaten Klungkung dengan Kabupaten Bangli. Jalan ini sering dilalui kendaraan bermuatan lebih yang dapat menyebabkan terjadinya kerusakan jalan. Dilakukannya penilaian kondisi jalan karena terdapat kerusakan jalan dan perlu ditangani secara cepat dan tepat. Tujuan penelitian untuk mengidentifikasi jenis-jenis kerusakan jalan, mengidentifikasi tingkat kerusakan jalan, mengidentifikasi penanganan kerusakan, dan menginventarisasi kondisi jalan menggunakan peta Sistem Informasi Geografis (SIG). Digunakan data primer dan data sekunder pada penelitian ini yang dimana data primer didapat dari survei data kerusakan ruas jalan secara langsung dan data sekunder didapat melalui Dinas PUPR Kabupaten Klungkung berupa peta jalan Kabupaten dan data dasar jalan Kabupaten. Alur penelitian ini yaitu, identifikasi kerusakan jalan, rekapitulasi data kerusakan jalan, analisis data berdasarkan metode SDI dan inventarisasi kondisi jalan menggunakan peta SIG. Hasil analisis menunjukkan bahwa kondisi kerusakan jalan pada ruas Banda-Nyanglan terdiri dari kondisi baik, kondisi sedang, kondisi rusak ringan, dengan persentase berturut-turut 28%, 56%, dan 16%. Rencana penanganan kerusakan jalan yang dilakukan adalah pemeliharaan berkala dan pemeliharan rutin. Inventarisasi data kondisi jalan ke dalam peta SIG dapat memudahkan dalam menginformasi kondisi jalan yang berbentuk peta jaringan jalan.
Penilaian Konsekuensi Beban Lalu Lintas Terhadap Pengurangan Umur Rencana Jalan Ni Kadek Ari Gita Cahyani; Anak Agung Gede Sumanjaya; Putu Aryastana
Siklus : Jurnal Teknik Sipil Vol. 10 No. 2 (2024): Siklus : Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/siklus.v10i2.15461

Abstract

Jalan Ahmad Yani, Subagan merupakan jalan utama sebagai penghubung kegiatan lokal, wilayah, maupun nasional yang dapat meningkatkan perkembangan pembangunan infrastruktur dan perekonomian di Kabupaten Karangasem. Kendaraan-kendaraan berat sering melintasi jalan ini yang dimana rata-rata memiliki muatan melebihi kapasitas sehingga menyebabkan kerusakan jalan dan memperpendek umur jalan bahkan lebih cepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak kerusakan yang disebabkan oleh kelebihan beban pada perkerasan jalan serta menganalisis tingkat sisa umur perkerasan. Analisis menggunakan data survei lalu lintas harian rata-rata dari ruas Jalan Ahmad Yani pada tahun 2023, data tahun 2019 sampai 2022 yang diperoleh dari Satuan Kerja Perencanaan dan Pengawasan Jalan Nasional Provinsi Bali, serta data berat kendaraan. Metode AASHTO 1993 digunakan untuk menganalisis akumulasi Equivalent Single Axle Load (ESAL) selama 15 tahun sesuai dengan desain lalu lintas untuk perkerasan lentur. Berdasarkan hasil analisis nilai ESAL rencana pada akhir tahun sebesar 104.567.128,60 ESA sedangkan nilai ESAL overload pada akhir tahun sebesar 231.491.870,12 ESA. Faktor kerusakan jalan pada ruas Jalan Ahmad Yani dengan perbandingan nilai Vehicle Damage Factor (VDF) rencana dengan nilai VDF overload didapatkan kendaraan truk sedang dengan rasio terkecil 1,01% hingga truk berat dengan rasio terbesar 4,16%. Nilai sisa umur layan kontruksi ruas Jalan Ahmad Yani berdasarkan perencanaan nilai Remaining Life (RL) rencana berada diangka 88,83%, sedangkan sisa umur layan perkerasan berdasarkan RL overloading adalah 84,28% atau terjadi pengurangan umur layan sebesar 4,46%. Hal ini menyimpulkan bahwa muatan berlebih merupakan faktor penyebab terjadinya pengurangan sisa umur layanan perkerasan di Jalan Ahmad Yani.