Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : PESHUM

Kejahatan Ekonomi Terorganisir Di Jalur Perdagangan Internasional Studi Regional Asia Pasifik Irawan, Bambang; Ani Purwati; Liza Marina
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 6: Oktober 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i6.11212

Abstract

Kejahatan ekonomi terorganisir di jalur perdagangan internasional ketahanan dan keamanan ekonomi dunia kini terancam oleh kejahatan komersial terorganisir di sepanjang saluran perdagangan internasional. Penelitian ini berfokus pada wilayah Asia-Pasifik, yang terkenal memiliki volume perdagangan internasional yang besar namun juga sangat rentan terhadap kejahatan ekonomi. Jenis aktivitas kriminal yang paling umum termasuk perdagangan barang ilegal, pencucian uang, dan penyelundupan lintas batas. Dengan menggunakan metodologi kualitatif deskriptif, penelitian ini melihat karya ilmiah, laporan resmi dari organisasi global, dan sumber sekunder yang relevan. Hasil penelitian ini kejahatan ekonomi di kawasan ini dipengaruhi oleh lemahnya pengawasan lintas batas, ketimpangan ekonomi antarnegara, dan keterlibatan jaringan kriminal transnasional. Dampaknya tidak hanya mengganggu arus perdagangan, tetapi juga berpotensi menurunkan kepercayaan investor dan menghambat pertumbuhan ekonomi regional. Studi ini merekomendasikan penguatan kerja sama internasional, harmonisasi regulasi, dan pemanfaatan teknologi dalam pengawasan perdagangan untuk menekan praktik kejahatan ekonomi terorganisir. Kata Kunci: Kejahatan ekonomi, perdagangan internasional, Asia Pasifik, jaringan kriminal, regulasi. ABSTRACTOrganized economic crime in international trade routes poses poses a major challenge to the resilience of the world’s economy and its overall security. The research centers on the Asia-Pacific area, distinguished high trade intensity and vulnerability to various forms of economic crime, including smuggling, money laundering, and illicit trade. A descriptive qualitative approach was employed, analyzing international reports, academic literature, and relevant secondary data. The findings indicate that economic crimes in this region are driven by weak cross-border oversight, economic disparities between countries, and the involvement of transnational criminal networks. These crimes not only disrupt trade flows but also undermine investor confidence and hinder regional economic growth. This study recommends strengthening international cooperation, harmonizing regulations, and utilizing technology in trade monitoring to mitigate organized economic crime. Keywords: Economic crime, international trade, Asia-Pacific, criminal networks, regulation.
Tindak Pidana Korupsi Multinasional Dan Peran Korporasi Global: Urgensi Pembaruan Hukum Pidana Ekonomi Indonesia Sitepu, Imanuel; Ani Purwati; Liza Marina
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 6: Oktober 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i6.11214

Abstract

Fenomena korupsi multinasional melibatkan aktor lintas negara, termasuk korporasi global yang memanfaatkan celah hukum dan kelemahan sistem pengawasan dalam mengklaim negara berkembang seperti Indonesia. Praktik tersebut tidak semata-mata menimbulkan kerugian fiskal bagi negara dapat membahayakan perlindungan hukum nasional. Sistem hukum pidana ekonomi Indonesia saat ini belum memiliki perangkat yang mampu untuk menjerat entitas korporasi sebagai subjek pidana secara efektif. Tulisan ini menyoroti urgensi pembaruan hukum pidana ekonomi Indonesia melalui pendekatan sistemik, termasuk penguatan asas pertanggungjawaban pidana korporasi, harmonisasi dengan instrumen hukum internasional, dan peningkatan kapasitas penegak hukum. Pembaruan ini penting untuk mengatasi kompleksitas kejahatan ekonomi melewati batas dan memastikan bahwa hukum nasional mampu menindak pelaku kejahatan korporasi di ranah global secara adil dan tegas. Kata Kunci: korupsi multinasional, korporasi global, hukum pidana ekonomi, tanggung jawab korporasi, pembaruan hukum