Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH JENIS ASAM SEBAGAI KOAGULAN ALAMI TERHADAP KARAKTERISTIK KARET KLON GT 1 Achmad, Feerzet; Deviany, Deviany; Simbolon, Nur Indah; Mahendra, Lufi Eka; Marlina, Titi; Qorimah, Akhlatul; Suhartono, Suhartono; Suharto, Suharto
Jurnal Penelitian Karet JPK : Volume 43, Nomor 1, Tahun 2025
Publisher : Pusat Penelitian Karet - PT. Riset Perkebunan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22302/ppk.jpk.v43i1.948

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh koagulan alami (lemon, jeruk bali, dan asam jawa) serta koagulan kimia (asam formiat) terhadap karakteristik karet Klon GT 1. Koagulan alami diekstrak dan disaring untuk meminimalkan kandungan bulir dan kotoran sebelum diaplikasikan ke dalam lateks dengan rasio berat 1:2, sedangkan konsentrasi asam formiat yang digunakan adalah 2%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa waktu koagulasi menggunakan koagulan alami lebih cepat dibandingkan koagulan kimia, dengan lemon menghasilkan dry rubber content (DRC) tertinggi. Analisis plastisitas karet menunjukkan adanya variasi antara jenis koagulan, di mana jeruk bali memiliki nilai plastisitas awal (Po) tertinggi. Meskipun kadar abu pada karet yang dihasilkan oleh koagulan alami lebih tinggi, kadar kotorannya lebih rendah dibandingkan dengan koagulan kimia, khususnya asam formiat. Walaupun biaya produksi menggunakan koagulan alami lebih tinggi akibat faktor musiman dan proses pra-perlakuan, karet yang dihasilkan, terutama dari jeruk bali, memiliki karakteristik yang jauh lebih unggul dibandingkan dengan karet yang dihasilkan menggunakan koagulan kimia. Penelitian ini menyimpulkan bahwa koagulan alami berpotensi menjadi alternatif efektif untuk meningkatkan kualitas lateks Klon GT 1, serta memberikan wawasan bagi industri karet dalam memilih metode koagulasi yang lebih berkelanjutan dan berkualitas tinggi.
Environmentally Friendly Natural Coagulants in the Coagulation Process in the Rubber Industry Achmad, Feerzet; Deviany, Deviany; Simbolon, Nur Indah; Mahendra, Lufi Eka; Suhartono, Suhartono; Suharto, Suharto
Jurnal Riset Teknologi Pencegahan Pencemaran Industri Vol. 15 No. 1 (2024): May
Publisher : Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Pencegahan Pencemaran Industri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21771/jrtppi.2024.v15.no1.p33-40

Abstract

This research evaluates the use of natural coagulants, such as soursop and Aegle marmelos (Maja), in the latex coagulation process of the GT 1 clone type, compared with chemical coagulants such as formic acid and acetic acid, to gain an understanding of the characteristics of the rubber produced. Three types of crumb rubber (SIR 3 CV, SIR 3L, and SIR 3 WF) are produced from latex, while SIR 5, SIR 10, and SIR 20 are produced from treated latex coagulum. Rubber quality criteria are explained in the Indonesian Rubber Standard (SIR 3L/3WF) SNI 06-1903-2011. The use of natural coagulants, especially soursop, and Maja, in the coagulation of GT 1 clone latex shows an influence on coagulation time, Dry Rubber Content (DRC), initial plasticity (Po), Plasticity Retention Index (PRI), ash content, dirt content, and substance content evaporate. The results showed that natural coagulants had slower coagulation times, higher DRC values ​​(especially in maja), and better PRI values ​​compared to chemical coagulants. Despite having higher ash content, dirt content, and volatile matter content, all types of coagulants meet rubber quality standards. This research provides in-depth insight into the potential and advantages of natural coagulants, especially soursop, and maja, in the environmentally friendly rubber industry. In addition, analysis of rubber characteristics, such as plasticity, resistance to heating, and content of certain components, provides a comprehensive understanding of the impact of the use of natural coagulants on rubber quality.