Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Sultan Agung dalam Perpolitikan Jawa Nurul Lailia; Dwi Susanto; Muhammad Khodafi
Qurthuba: The Journal of History and Islamic Civilization Vol. 5 No. 2 (2022): March
Publisher : Department of History and Islamic Civilization, Faculty of Adab and Humaniora, UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/qurthuba.2022.5.2.143-159

Abstract

Abstract: The third ruler of the Mataram Kingdom who led Mataram to its pinnacle of splendor was Sultan Agung. His use of politics to expand his territory over several Javanese provinces, including East Java, was one of his achievements. This study aims to: (1) ascertain the state of the Islamic Mataram Kingdom during Sultan Agung's rule. (2) Describe the expansion politics that Sultan Agung pursued in the eastern part of Java; (3) Examine Sultan Agung's approach to implementing the expansion policy in the eastern part of Java. A literature review gathers data sources for this study using qualitative research methodologies. The outcomes are as follows: (1) Sultan Agung's leadership has enabled Mataram to grow quickly to become the biggest empire in the Javanese archipelago between 1614 and 1645. This demonstrates how Sultan Agung elevated Mataram to the top in several domains, including politics, economics, religion, and territorial expansion (2) As a political pretext for his conquest, Sultan Agung began his first military campaign against eastern Java in 1614. Afterwards, between 1615 and 1625, Sultan Agung was able to subjugate regions of East Java, including Wirasaba, Siwalan and Lasem, Pasuruan, Tuban, and Surabaya. (3) Understanding the road, the weather and seasons, controlling the terrain, granting orders, and maintaining discipline by the war leader's standards were all part of the expansion strategy to East Java. Keywords: Political Influence, Sultan Agung, Java
ANALISIS KELAYAKAN FASILITAS BAGI KAUM DIFABEL PADA WISATA RELIGI PESAREAN SYAIKHONA KHOLIL BANGKALAN MENURUT TINJAUAN MASLAHAH Nurul Lailia; Mohamad Ali Hisyam
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 2 No. 11 (2024): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi November
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v2i11.996

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh banyaknya lokasi wisata religi belum sepenuhnya memenuhi standar aksesibilitas untuk kaum difabel. Fasilitas fisik seperti ramp dan toilet ramah difabel umumnya tersedia tetapi seringkali dalam kondisi yang kurang memadai atau tidak dirawat dengan baik. Serta Ketersediaan alat bantu seperti kursi roda dan panduan dalam format yang dapat diakses sangat bervariasi, dan beberapa lokasi tidak menyediakan layanan tersebut sama sekali. Fasilitas wisata religi harus inklusif dan aksesibel untuk semua pengunjung, termasuk kaum difabel. Kelayakan fasilitas ini penting untuk memastikan bahwa semua orang, terlepas dari kemampuan fisik atau sensorik mereka, dapat menikmati pengalaman spiritual dan budaya yang ditawarkan oleh lokasi wisata religi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yaitu melalui pengamatan, wawancara, dan pemanfaatan atau penelaahan dokumen. Secara sistematis dengan mengangkat data yang ada dilapangan. Dengan Tujuan menganalisis Kelayakan Fasilitas Religi Bagi Kaum Difabel Pada Wisata Religi Pesarean Syaikhona Kholil Bangkalan Menurut Tinjauan Maslahah.