Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Karakterisasi Bakteri Tanah Penghasil Enzim Hidrolitik yang Diisolasi dari Pulau Muna, Sulawesi Tenggara, Indonesia: Characterization of Hydrolytic Enzyme Producing-Bacteria Isolated from Soil of Muna Island, Southeast Sulawesi, Indonesia Wibowo, Muhammad Arya; Priyanto, Jepri Agung; Budiarti, Sri
Jurnal Sumberdaya Hayati Vol. 10 No. 2 (2024): 2024
Publisher : Departemen Biologi, Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jsdh.10.2.55-60

Abstract

Soil bacteria are considered a promising source of extracellular enzymes, such as amylase, cellulase, and protease. In this study, 15 bacterial strains isolated from the soil of Muna Island, Southeast Sulawesi, Indonesia, were preliminary screened for amylolytic, cellulolytic, and proteolytic activities. The present study aimed to characterize cellular morphology, determine hemolytic characteristics, and to screen amylolytic, proteolytic, and cellulolytic activities of bacterial strains isolated from the soil of Muna Island. Based on the Gram staining procedure, 15 bacterial strains exhibited diverse cellular morphologies. Ten out of 15 strains belonged to Gram-positive bacilli, while the others belonged to Gram-negative bacteria (bacilli or cocci). Four strains, encoded as M7, P4, P5, and P7, were hemolytic negative. These potential strains exhibited different capabilities in producing extracellular enzymes. The four strains were capable of producing protease, while amylase and cellulase were only produced by two strains (M7 and P7). These strains have good prospects for further study and development for industrial and biotechnological applications.
Analisis Wilayah Prioritas untuk Pengembangan Infrastruktur Adaptif (Taman Banjir) di Kota Bandar Lampung Menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG) Hutriani, Ina Winiastuti; Ali, Muhammad Saddam; Amanda, Zulvita; Arianto, Bagas; Manurung, Cindy Romauly Elysabeth; Wibowo, Muhammad Arya; Wistoro, Luthfie Adli
Teknosains Vol 20 No 2 (2026): Mei-Agustus
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/teknosains.v20i2.61556

Abstract

Kota Bandar Lampung menghadapi tantangan banjir kompleks akibat urbanisasi, perubahan lahan, dan perubahan iklim. Pendekatan konvensional dinilai kurang efektif, sehingga diperlukan solusi berbasis alam seperti taman banjir. Penelitian ini bertujuan menganalisis wilayah prioritas pengembangan infrastruktur adaptif berdasarkan kerawanan banjir menggunakan analisis spasial SIG. Metode weighted overlay diterapkan dengan lima parameter fisik: bentuk lahan, kelerengan, jenis tanah, ketinggian, dan curah hujan menggunakan ArcGIS. Hasilnya mengidentifikasi Kecamatan Teluk Betung Selatan (19,65%), Tanjung Senang (16,70%), Teluk Betung Barat (12,03%), dan Panjang (9,75%) sebagai prioritas pengembangan infrastruktur adaptif yang memerlukan intervensi segera. Peta zonasi yang dihasilkan memberikan dasar ilmiah untuk perencanaan tata ruang dan menawarkan solusi berkelanjutan berbasis alam yang sejalan dengan agenda adaptasi perubahan iklim dan ketahanan bencana.