Sungai Klagison di Kota Sorong tercemar oleh limbah industri, pertanian, permukiman, serta aktivitas penambangan pasir ilegal di hulu yang menyebabkan degradasi lahan. Limbah padat berupa pasir berdampak serius terhadap ekosistem, terutama kualitas sedimen dasar sungai. Penelitian ini bertujuan membandingkan karakteristik fisik dan kimia (mineralogi) antara limbah pasir dan sedimen dasar, menganalisis kualitas air sungai terdampak, serta menilai dampak limbah pasir terhadap sedimen. Metode penelitian meliputi pengambilan sampel air dan sedimen, analisis fisik dan kimia, serta evaluasi kualitas air untuk menilai pengaruh limbah pasir terhadap lingkungan sungai. Jenis tanah limbah pasir dan sedimen didominasi oleh pasir, lanau dan lempung. Unsur penyusun dengan kadar tertinggi yaitu silika (Si) pada setiap titik penelitian. Beberapa titik penelitian juga unsur tembaga (Cu), kalium (K), kalsium (Ca), besi (Fe) dan titanium (Ti). Kualitas air sungai Klagison masih berada dalam ambang batas dengan parameter TDS, pH, dan Suhu. Untuk parameter turbidity pada bagian tengah dan muara melebihi ambang batas yang diperbolehkan. Hubungan karakteristik fisik-kimia sampel limbah pasir dan sedimen sungai memiliki nilai R2 sebesar 0.9912 menunjukkan sangat berpengaruh dan memiliki keterkaitan kuat dengan kondisi sedimen sungai yang menandakan proses transfer atau akumulasi penecemar aignifikan. Hubungan Kualitas air limbah dan air sungai memiliki nilai R2 tertinggi sebesar 0.7334 menunjukkan korelasi kuat namun lebih rendah yang mengindikasikan adanya faktor lain seperti proses alami atau aktivitas lingkungan tambahan yang turut memepngaruhi kualitas air sungai.