Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Teori Psikologis Perilaku Dalam Analisis Pungutan Liar Di Indonesia Cartisa Salsabila; Rahma Kurnia; Sandrina Nazwa Salsabila
Vitamin : Jurnal ilmu Kesehatan Umum Vol. 2 No. 3 (2024): July : Jurnal ilmu Kesehatan Umum
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Kesehatan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/vitamin.v2i3.492

Abstract

This study aims to analyze the psychological behavior related to bribery in Indonesia. The study uses a qualitative and quantitative approach to collect data from various sources, including interviews with bribe takers, the public, and law enforcement officials. The results show that the psychological behavior of bribe takers consists of several factors, such as the desire for material gain, the need for status and prestige, and the inability to cope with social pressure. The study also shows that this psychological behavior can be changed by using appropriate psychological approaches, such as cognitive therapy and behavioral therapy.
PERAN MANAJEMEN SEKURITI DALAM MENGATASI ANCAMAN KEAMANAN SIBER DI ERA DIGITAL: SEBUAH TINJAUAN LITERATUR Shella Amalia Khakim; Rahma Kurnia; Cinta Perindu; Wustari L. Mangundjaya
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 4 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v7i4.11039

Abstract

Era digital membawa berbagai kemudahan, namun juga meningkatkan ancaman terhadap keamanan siber. Ancaman seperti ransomware, phishing, dan peretasan dapat merusak integritas data dan mengganggu kelangsungan operasional organisasi. Manajemen sekuriti memiliki peran krusial dalam menghadapi ancaman ini dengan melindungi aset informasi, memastikan kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku, dan memperkuat ketahanan nasional. Selain itu, penerapan teknologi canggih seperti blockchain dan edukasi mengenai keamanan siber juga diperlukan untuk menghadapi tantangan ini. Studi literatur ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran manajemen sekuriti dalam mengelola ancaman keamanan siber di era digital.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR BAHASA INDONESIA KELAS IV MELALUI MEDIA KARTU BERPASANGAN MATERI KOSA KATA BARU DI SD NEGERI 5 PALEMBANG Rahma Kurnia; Rahmi Susanti
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 9 No. 04 (2024): Volume 09, No. 04 Desember 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v9i4.17028

Abstract

The aim of this research is to improve Indonesian language learning outcomes using paired cards as a medium for class IV students at SD Negeri 5 Palembang, totaling 22 students consisting of 14 boys and 8 girls. This type of research uses classroom action research by collecting data through tests, observation and documentation. This data analysis technique uses data analysis with an interactive model where data collection is carried out using 2 cycles, namely cycle I and cycle II. The results of this research indicate that the use of paired card media in learning new vocabulary material can help improve the learning outcomes of class IV students at SD Negeri 5 Palembang. The increase in learning outcomes can be seen from the learning outcomes that have gone through the Pre-cycle, cycle I and cycle II stages.  Using paired card media in learning shows an increase in student learning outcomes as shown by an increase in the Pre-cycle, only 7 students completed it, 10 students completed the first cycle, and in the Second Cycle there was an increase with 18 students achieving completion. Thus, it can also be seen from the percentage of completeness of students, namely in the pre-cycle stage the percentage of completeness was 31.81%, in Cycle I 45.45% and the percentage of completeness increased to 81.81%, in cycle II, so it can be concluded that the paired card learning media can improve results. student learning.
PENGARUH EDUKASI KESEHATAN TERHADAP PENGETAHUAN SISWA TENTANG JAJANAN SEHAT ANAK SEKOLAH DASAR DI SDN 26 JATI UTARA KOTA PADANG Indah Komala Sari; Rahma Kurnia; Weni Sartiwi; Andika Herlina MP; Ramah Hayu; Eliza Arman; Ade Nurhasanah Amir; Silvie Permata Sari
Jurnal Abdimas Saintika Vol 8, No 1 (2026): Mei Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v8i1.31076

Abstract

Konsumsi jajanan yang tidak sehat masih menjadi permasalahan pada anak sekolah dasarkarena kurangnya pengetahuan dalam memilih makanan yang aman dan bergizi. Datamenunjukkan bahwa sekitar 40–45% jajanan yang dikonsumsi anak sekolah belummemenuhi standar keamanan pangan. Sebagian anak juga cenderung membeli jajananmemilih jajanan berdasarkan rasa, warna, dan harga, tanpa memperhatikan aspek kebersihandan kandungan gizi, sehingga berisiko menimbulkan gangguan kesehatan seperti diare dankeracunan makanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi kesehatanterhadap pengetahuan siswa tentang jajanan seha di SDN 26 Jati Utara Kota Padang tahun2026. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain pra-eksperimental onegroup pretest-posttest pada satu kelompok yang sama menggunakan data dependent. Sampelpenelitian berjumlah 23 siswa dengan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukanmenggunakan kuesioner sebelum (pretest) dan sesudah (posttest) diberikan edukasikesehatan. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed Ranks Test. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa rata-rata pengetahuan siswa sebelum diberikan edukasi kesehatanadalah 6,87 dan meningkat menjadi 9,43 setelah diberikan edukasi. Hasil uji statistikdiperoleh nilai p-value = 0,000 (p < 0,05), yang berarti terdapat pengaruh signifikan edukasikesehatan terhadap pengetahuan siswa tentang jajanan sehat. Disarankan kepada pihaksekolah untuk bekerja sama dengan tenaga kesehatan dalam memberikan edukasi tentangjajanan sehat serta meningkatkan pengawasan terhadap jajanan yang dijual di lingkungansekolah agar siswa dapat memilih makanan yang aman dan bergizi..Kata Kunci: Edukasi Kesehatan, Pengetahuan, Jajanan Sehat, Anak sekolah.
Pemodelan Lingkungan Pengendapan Singkapan Formasi Pulau Balang Berdasarkan Analisis Biostratigrafi di Desa Bakungan Kecamatan Loa Janan Kabupaten Kutai Kartanegara Rahma Kurnia
JURNAL TEKNIK GEOLOGI : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi No 1 (2026): Special Issue: BORNEO EARTH SCIENCE SUMMIT 2025
Publisher : Teknik Geologi Fakultas Teknik Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jtgeo.v0i1.26818

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk memodelkan lingkungan pengendapan Formasi Pulau Balang di Desa Bakungan, Kecamatan Loa Janan, berdasarkan biostratigrafi makrofosil. Penelitian dilakukan pada satu singkapan utama melalui stratigrafi terukur, deskripsi litologi, struktur sedimen, pengambilan sampel batuan menggunakan stratified sampling dan pengambilan sampel makrofosil secara langsung (direct fossil collection) sebagai penentu umur. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa singkapan tersusun atas lima lapisan utama, dengan pola fining upward dari batupasir menuju batulempung hingga shale, serta diselingi lapisan karbonatan berfosil. Struktur sedimen yang dominan berupa laminasi mengindikasikan kondisi pengendapan berenergi rendah. Analisis makrofosil mengidentifikasi keberadaan Anadara sp., Meretrix sp., dan Turritella sp., yang menunjukkan lingkungan perairan transisi hingga laut dangkal. Berdasarkan acuan biostratigrafi Morley (1991), fosil tersebut mengindikasikan rentang umur Miosen Awal - Miosen Akhir. Integrasi litologi, struktur sedimen, dan data fosil memperlihatkan lingkungan pengendapan transitional-lower delta plain dengan sub-fasies interdistributary bay hingga mencapai shallow marine. Berdasarkan sekuen stratigrafi, menunjukkan karakteristik Transgressive Systems Tract (TST), ditandai oleh pergeseran fasies ke arah laut (retrogradational stacking). Secara keseluruhan, penelitian ini memperlihatkan pengendapan yang dipengaruhi oleh kombinasi proses fluvial, pasang surut, dan transgresi laut, sehingga menghasilkan rekaman fasies khas lingkungan transisi hingga laut dangkal.G
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SEBERANG PADANG KOTA PADANG Indah Komala Sari; Weni Sartiwi; Andika Herlina; Rahma Kurnia; Dara Gusnita
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 7, No 2 (2024): November 2024
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v7i2.2906

Abstract

Stunting adalah kondisi gagal tumbuh balita disebabkan oleh kurang gizi kronis. Prevalensi kejadianstunting di Indonesia menurut SSGI (2022) sebanyak 21,6%. Kasus stunting di Indonesia masihtergolong tinggi. Penelitian bertujuan untuk mengetahui faktor tingkat pengetahuan ibu, pemberianMPASI dan pernikahan dini yang berhubungan dengan kejadian stunting pada balita.Jenis penelitiandeskriptif analitik dengan metode cross sectional study. Penelitian dilakukan di Puskesmas SeberangPadang pada tanggal 20-31 Mei dan 9-11 Juli 2024. Populasi seluruh ibu yang mempunyai anak balitadi Wilayah Kerja Puskesmas Seberang Padang pada bulan Januari 2024 berjumlah 68 orang. Sampelpenelitian sebanyak 68 orang diambil dengan teknik total sampling. Pengumpulan data menggunakankuesioner. Pengolahan data secara komputerisasi menggunakan uji chi-square.Hasil penelitiandidapatkan kejadian stunting (28%), lebih dari separuh (54,4%) responden berpengetahuan rendah,sebagian (42,6%) responden memberikan MPASI kurang, sebagian (36,8%) responden menikah dini.Hasil bivariat menunjukkan hubungan tingkat pengetahuan ibu (p value=0,002), pemberian MPASI(p value=0,007), pernikahan dini (p value=0,001) dengan kejadian stunting.Kesimpulan terdapathubungan tingkat pengetahuan ibu, pemberian MPASI dan pernikahan dini dengan kejadian stuntingWilayah Kerja Puskesmas Seberang Padang. Diharapkan pihak posyandu memberikan penyuluhanmengenai stunting, guna memperbaiki pemahaman ibu mengenai faktor resiko stunting.Kata kunci : Tingkat Pengetahuan, MPASI, Pernikahan Dini, Stunting
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN DENGAN MEDIA BOOKLET TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN TENTANG HIPERTENSI PADA PASIEN DI PUSKESMAS DADOK TUNGGUL HITAM Indah Komala Sari; Siska Sakti Anggraini; Weni Sartiwi; Rahma Kurnia; Honesty Diana Morika; Ambrina Rasyada; Novita Amri; Ade Nurhasanah Amir
Jurnal Abdimas Saintika Vol 6, No 2 (2024): November Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v6i2.2917

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu factor penting sebagai pemicu penyakit tidak menular (NonCommunicable Disease=NCD) seperti penyakit jantung, stroke. Pengetahuan tentang hipertensi tidakmaksimal maka akan berdampak pada ketidaktahuan pasien hipertensi tentang pertolongan pertamapada hipertensi. Media booklet merupakan suatu media yang digunakan untuk menyampaikan pesankesehatan yang berbentuk buku. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruhpendidikan kesehatan dengan media booklet terhadap tingkat pengetahuan hipertensi pada pasien diPuskesmas Dadok Tunggul Hitam Padang Tahun 2024.Jenis penelitian ini Pre eksperimen diartikansebagai pendekatan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian pre dan post test one group design.Penelitian ini telah dilakukan di Puskesmas Dadok Tunggul Hitam Padang. Populasi dalam penelitianini adalah penderita Hipertensi berjumlah 309 sedangkan sampel berjumlah 18 responden, pemilihansampel dengan metode purposive sampling. Analisis hasil penelitian dilakukan secara univariat danbivariat dengan mengunakan uji t-test dependent.Hasil penelitian didapatkan bahwa rata-rata tingkatpengetahuan pasien sebelum diberikan pendidikan kesehatan yaitu 5.22 dan tingkat pengetahuansesudah diberikan pendidikan kesehatan yaitu 10.50. Terdapat Pengaruh Pendidikan KesehatanDengan Media Booklet Terhadap Tingkat Pengetahuan Hipertensi Pada Pasien dengan p-value 0,000(p<0.05).Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh pendidikankesehatan dengan media booklet terhadap tingkat pengetahuan hipertensi pada pasien. Saran, melaluipimpinan Puskesmas, diharapkan kepada petugas kesehatan khususnya pemegang program PTM agardapat memberikan pendidikan kesehatan kepada pasien dengan media booklet agar pasien tertarikuntuk membaca, booklet juga bersifat edukatif, mudah dibawa, memiliki informasi yang lengkap danterpericiKata Kunci: Hipertensi, Pengetahuan, Booklet.
Pemodelan Lingkungan Pengendapan Singkapan Formasi Pulau Balang Berdasarkan Analisis Biostratigrafi di Desa Bakungan Kecamatan Loa Janan Kabupaten Kutai Kartanegara Rahma Kurnia; Ibnu Haasyim; Alviana Musfir; Trivena Aprilia; Muthia Marilda
JURNAL TEKNIK GEOLOGI : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi No. 1 (2026): Special Issue: BORNEO EARTH SCIENCE SUMMIT 2025
Publisher : Teknik Geologi Fakultas Teknik Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jtgeo.v0i1.26818

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk memodelkan lingkungan pengendapan Formasi Pulau Balang di Desa Bakungan, Kecamatan Loa Janan, berdasarkan biostratigrafi makrofosil. Penelitian dilakukan pada satu singkapan utama melalui stratigrafi terukur, deskripsi litologi, struktur sedimen, pengambilan sampel batuan menggunakan stratified sampling dan pengambilan sampel makrofosil secara langsung (direct fossil collection) sebagai penentu umur. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa singkapan tersusun atas lima lapisan utama, dengan pola fining upward dari batupasir menuju batulempung hingga shale, serta diselingi lapisan karbonatan berfosil. Struktur sedimen yang dominan berupa laminasi mengindikasikan kondisi pengendapan berenergi rendah. Analisis makrofosil mengidentifikasi keberadaan Anadara sp., Meretrix sp., dan Turritella sp., yang menunjukkan lingkungan perairan transisi hingga laut dangkal. Berdasarkan acuan biostratigrafi Morley (1991), fosil tersebut mengindikasikan rentang umur Miosen Awal - Miosen Akhir. Integrasi litologi, struktur sedimen, dan data fosil memperlihatkan lingkungan pengendapan transitional-lower delta plain dengan sub-fasies interdistributary bay hingga mencapai shallow marine. Berdasarkan sekuen stratigrafi, menunjukkan karakteristik Transgressive Systems Tract (TST), ditandai oleh pergeseran fasies ke arah laut (retrogradational stacking). Secara keseluruhan, penelitian ini memperlihatkan pengendapan yang dipengaruhi oleh kombinasi proses fluvial, pasang surut, dan transgresi laut, sehingga menghasilkan rekaman fasies khas lingkungan transisi hingga laut dangkal.G