Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Tanggung Jawab Pelaku Usaha Atas Ketersedian Informasi Yang Tidak Lengkap dan Benar Melalui Media Elektronik Rafiqi; Cahaya
Pelita Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Pelita Masyarakat, Maret
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/pelitamasyarakat.v6i2.13066

Abstract

This research aims to examine the responsibility of business actors in providing correct, complete, and non-misleading information through electronic media and its implications for consumer protection. The research method used is a normative juridical approach that examines various legal regulations related to the responsibility of business actors and their legal impact. Data collection is carried out through literature studies by reviewing legal documents, journals, reference books, and field research that includes observations and interviews with related parties in the Lower Medan City Government. Research results show that business actors have legal and ethical obligations to provide transparent information to consumers, while failure to fulfill these obligations can result in serious legal consequences, both civil, administrative, and criminal. Therefore, efforts are needed to increase information verification, public education, and strict regulatory enforcement to create a fair and trusted digital business environment
Pendidikan pra nikah dalam perspektif Islam: Tingkat pernikahan dini dan perceraian Cahaya; Munthe, Riswan; Sinulingga, Neng Nurcahyati
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Vol. 4 No. 3 (2023)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jp2m.v4i3.20814

Abstract

Tingkat pernikahan dini dan perceraian di Kota Medan tepatnya di Kabupaten Deli Serdang telah menjadi isu yang cukup serius. Oleh kareananya dengan adanya pendidikan pranikah dalam perspektif Islam tentunya dapat dijadikan sebagai solusi terbaik untuk mengatasi masalah ini. Adapun pendidikan pranikah merupakan pendidikan yang mempersiapkan calon pengantin baik usia nikah, masa nikah atau usia pranikah untuk memiliki ketahanan dalam bidang spiritual, intelektual, emosional dan sosial dalam membentuk keluarga sakînah mawaddah wa rahmah. Lebih Lanjut Pendekatan yang dilakukan dalam pelaksanaan kegiatan ini adalah dengan menggunakan Participatory Action Research (PAR) dengan menggunakan metode ceramah, diskusi dan tanya jawab. Selanjutnya penyusunan terkait Langkah-langkah kegiatan dalam pengabdian masyarakat di lokasi tersebut tersusun melalu: 1) perencanaan, 2) pelaksanaan, dan 3) evaluasi, dan didukung dengan para mitra yang terlibat dalam kegiatan ini yakni para masyarakat di Kabupaten Deli Serdang yang berjumlah 20 orang. Lebih lanjut Hasil pembahasan dalam penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan para mitra terhadap pendidikan pranikah dan hubungannya dengan pernikahan dinil sehingga hal tersbut dapat dijadikan mereka sebagai solusi untuk meminimalisir terjadinya sek bebas dan kekerasan dalam rumah tangga.