Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Bibliometrik Pustakaloka: Jurnal Kajian Informasi dan Perpustakaan Periode 2017-2021 Sari, Dwi Eliana
LIBRARIA Vol 11, No 1 (2023): LIBRARIA
Publisher : UPT. Perpustakaan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/libraria.v11i1.19766

Abstract

Penelitian bibliometrik ini bertujuan untuk menganalisis pola distribusi artikel, pola kepenulisan, jumlah halaman, angka sitasi, dan visualisasi pada Jurnal Pustakaloka yang terbit pada periode 2017-2021. Data dikumpulkan dari laman jurnal Pustakaloka dan dianalisis menggunakan aplikasi Ms. Excel, Publish or Perish (PoP), Mendeley, dan VosViewer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Jurnal Pustakaloka terbit dua kali dalam setahun yaitu pada bulan Juni dan Desember, dengan total 85 artikel yang diterbitkan oleh penulis tunggal maupun kolaboratif. Terdapat 48 artikel (56,47%) yang ditulis oleh penulis tunggal dan 37 artikel (43,53%) yang ditulis secara kolaboratif. Selama periode 2017-2021, terdapat 130 penulis yang berkontribusi pada jurnal tersebut. Pada tahun 2019, 20 artikel dengan jumlah penulis terbanyak yaitu 33 orang (25,38%) telah diterbitkan. Distribusi artikel antara 2019-2021 menunjukkan bahwa 45 artikel (52,9%) terbit pada edisi Juni dan 40 artikel (47,06%) terbit pada edisi Desember, dengan total 1.446 halaman dan rata-rata 17 halaman per artikel. Jurnal ini menerima 206 sitasi selama periode tersebut, dengan angka sitasi pertahun sebesar 41,20, angka sitasi per artikel sejumlah 2,42, h-index 6, g-index 11, hI,norm 6, dan hI,annual 1,20, serta hA-index 4. Adapun terkait kekuatan jaringan antar penulis, kata kunci serta frekuensi kolaborasi dapat dilihat melalui tampilan gambar hasil visualisasi VosViewer.
Praktik Personal Digital Archiving: Studi Mahasiswa Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah IAIN Ponorogo Suwondo, Suwondo; Sari, Dwi Eliana
Khazanah: Jurnal Pengembangan Kearsipan Vol 18, No 2 (2025): November 2025
Publisher : Perpustakaan dan Arsip Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/khazanah.104745

Abstract

Setiap peristiwa atau kejadian selalu meninggalkan memori atau informasi terekam, yang disebut rekod dan arsip. Rekod adalah informasi atau hasil rekaman dari suatu peristiwa yang disimpan sebagai bukti dalam berbagai bentuk, sedangkan arsip adalah bagian dari rekod yang memiliki nilai guna di masa depan, baik administratif, hukum, maupun sejarah. Oleh karena itu, arsip harus dikelola dengan baik agar cepat tersedia saat diperlukan. Hal ini sangat relevan bagi mahasiswa yang memiliki banyak dokumen atau file digital untuk keperluan perkuliahan dan aktivitas pribadi, sehingga pemahaman tentang pengelolaan rekod dan arsip sangat penting. Studi ini meneliti praktik pengarsipan digital pribadi (PDA) mahasiswa di Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah IAIN Ponorogo. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif melalu survei kepada 100 orang responden dari 4 prodi di lingkungan Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah Institut Agama Islam Negeri Ponorogo. Berdasarkan temuan penelitian diketahui bahwa kesadaran pengarsipan mahasiswa relatif tinggi, mahasiswa memiliki kecenderungan optimisme terkait alat dan teknik PDA; mahasiswa cukup termotivasi dalam melakukan PDA dan strategi yang mereka gunakan relatif sederhana; serta privasi pengguna dan keamanan pengarsipan merupakan risiko dan tantangan terbesar yang dihadapi oleh mahasiswa dalam mengelola arsip digital mereka. Untuk mengatasi masalah ini, diusulkan upaya baik dari sisi individu dan lembaga, termasuk saran agar lembaga menerapkan intervensi lanjutan dalam kemajuan PDA untuk meningkatkan kesadaran PDA mahasiswa, dan saran agar mahasiswa memandang teknologi pengarsipan secara dialektis serta menggunakan alat pengarsipan secara rasional, menggunakan berbagai strategi, mengelola perilaku PDA, dan mengambil berbagai tindakan untuk melindungi privasi pribadi dan keamanan informasi mereka.