Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Praktik Personal Digital Archiving: Studi Mahasiswa Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah IAIN Ponorogo Suwondo, Suwondo; Sari, Dwi Eliana
Khazanah: Jurnal Pengembangan Kearsipan Vol 18, No 2 (2025): November 2025
Publisher : Perpustakaan dan Arsip Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/khazanah.104745

Abstract

Setiap peristiwa atau kejadian selalu meninggalkan memori atau informasi terekam, yang disebut rekod dan arsip. Rekod adalah informasi atau hasil rekaman dari suatu peristiwa yang disimpan sebagai bukti dalam berbagai bentuk, sedangkan arsip adalah bagian dari rekod yang memiliki nilai guna di masa depan, baik administratif, hukum, maupun sejarah. Oleh karena itu, arsip harus dikelola dengan baik agar cepat tersedia saat diperlukan. Hal ini sangat relevan bagi mahasiswa yang memiliki banyak dokumen atau file digital untuk keperluan perkuliahan dan aktivitas pribadi, sehingga pemahaman tentang pengelolaan rekod dan arsip sangat penting. Studi ini meneliti praktik pengarsipan digital pribadi (PDA) mahasiswa di Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah IAIN Ponorogo. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif melalu survei kepada 100 orang responden dari 4 prodi di lingkungan Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah Institut Agama Islam Negeri Ponorogo. Berdasarkan temuan penelitian diketahui bahwa kesadaran pengarsipan mahasiswa relatif tinggi, mahasiswa memiliki kecenderungan optimisme terkait alat dan teknik PDA; mahasiswa cukup termotivasi dalam melakukan PDA dan strategi yang mereka gunakan relatif sederhana; serta privasi pengguna dan keamanan pengarsipan merupakan risiko dan tantangan terbesar yang dihadapi oleh mahasiswa dalam mengelola arsip digital mereka. Untuk mengatasi masalah ini, diusulkan upaya baik dari sisi individu dan lembaga, termasuk saran agar lembaga menerapkan intervensi lanjutan dalam kemajuan PDA untuk meningkatkan kesadaran PDA mahasiswa, dan saran agar mahasiswa memandang teknologi pengarsipan secara dialektis serta menggunakan alat pengarsipan secara rasional, menggunakan berbagai strategi, mengelola perilaku PDA, dan mengambil berbagai tindakan untuk melindungi privasi pribadi dan keamanan informasi mereka.
The Implementation of Library Services in A Digital School: A Case Study at SMAN 1 Geger Madiun Kardi, Kardi; Sari, Dwi Eliana
Khizanah al-Hikmah : Jurnal Ilmu Perpustakaan, Informasi, dan Kearsipan Vol 14 No 1 (2026): March
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan UIN Alauddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/kah.v14i1a6

Abstract

Background: The evolution toward "Digital Schools" has permanently repositioned school libraries as the potential nexus of the institutional information ecosystem. However, for libraries with established digital identities, the transition from analog-centric services to fully integrated digital ecosystems remains a complex institutional challenge. Purpose: This case study assesses the service models, adaptation strategies, and systemic obstacles involved in incorporating digital library services at SMAN 1 Geger Madiun, specifically focusing on its transition into a digitally unified institution. Methods: Utilizing a qualitative case study methodology, data were gathered through in-depth interviews, focus groups, and field observations involving librarians, educators, students, and IT personnel. Thematic analysis was applied within the framework of Calhoun’s Digital Transformation, focusing on interoperability, service adaptation, and long-term sustainability. Findings: The study indicates that the digital library model remains fragmented and "underdeveloped." A critical lack of interoperability exists between the school’s RFID system and the library's manual user-access protocols, preventing a unified ecosystem. Despite these hurdles, the library has implemented adaptable "dual-access" models (stationary and portable) and diversified procurement through grants and perpetual licenses. However, progress is significantly stalled by a deficit in human resource digital literacy and inadequate data protection frameworks. Originality/Value: The library's digital services still act as a separate entity from the school's digital ecosystem. This entails that the services offered by the library need to be integrated with the school's digital ecosystem. From an institutional perspective, this overwhelmingly points to the need for policies that prioritize an interdisciplinary approach to systems integration, the sustainability of personnel, and the protection of informational data.