Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Pemberian Asi Eksklusif Terhadap Pertumbuhan Bayi Usia 7-12 Bulan Di Posyandu Wilayah PKM Unaaha Kabupaten Konawe Tahun 2023 Hamzah, Ricda Nurhikmayanti; Asmin, Risna Yunita; Riswanti, Riswanti; Juwita, Juwita
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 1 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i1.9470

Abstract

Kehadiran seorang bayi adalah sebuah anugerah yang sangat dinanti bagi pasangan suami istri. Setelah hadirnya buah hati tentunya sebagai orang tua akan memberikan segalanya baik baju atau susu formula khusus untuk menyambutnya. Sesungguhnya jauh dari semua itu bayi paling membutuhkan Air Susu Ibu (ASI). Di negara yang sedang berkembang angka kesakitan dan angka kematian pada anak umur 7-12 bulan dipengaruhi oleh keadaan gizi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian asi eksklusif terhadap pertumbuhan bayi usia 7-12 bulan di posyandu wilayah pkm unaaha kabupaten konawe. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode observasional dengan rancangan cross sectional study. Variabel yang diteliti adalah pemberian ASI eksklusif dan pertumbuhan bayi usia 7-12 bulan. Tehnik pengambilan sampel yaitu accidental sampling yang dilakukan dengan mengambil responden yang datang membawa bayinya pada saat penelitian berlangsung, kemudian dianalisis secara univariat dan bivariat.. Dari hasil uji statistic dengan menggunakan uji Chi-Square dengan pengujian menggunakan Crosstab, didapatkan P = 0,000. Karena nilai P = 0,000 <ɑ 0,05, maka Ho ditolak yang artinya ada pengaruh antara pemberian asi ekslusif terhadap pertumbuhan bayi usia 7-12 bulan di posyandu wilayah PKM Unaaha kabupaten Konawe tahun 2023. Oleh sebab itu, pentingnya pemberian ASI ekslusif pada bayi usia 0-6 bulan karena kebutuhan energinya adalah 550 kkal per hari. Sedangkan yang berusia 7-12 bulan pertumbuhan kebutuhan energinya adalah 650 Kkal..
EDUKASI BAHAYA KONSUMSI TEH BERLEBIHAN TERHADAP RESIKO ANEMIA PADA IBU HAMIL Hamzah, Ricda Nurhikmayanti; S, Mughni Wahdaniyah; Praja, Andi Kartikasari Sukma; Pratiwi, Desi Eka; Auliah, Riza; Surianti, Surianti
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): Vol. 7 No. 1 Tahun 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i1.56186

Abstract

Anemia dalam kehamilan memberi pengaruh kurang baik bagi ibu maupun janin. Bagi ibu dapat menyebabkan abortus, persalinan prematur, ketuban pecah dini, mudah terjadi infeksi, perdarahan, sedangkan pada janin yang dikandung dapat menyebabkan gangguan nutrisi dan oksigenasi utero plasenta. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi edukasi kesehatan melalui penyuluhan dan diskusi interaktif, Kegiatan ini dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas Tamalanrea pada tanggal 2 desember 2025 dengan sasaran ibu hamil dan pasangan usia subur yang sedang mempersiapkan kehamilan. Hasil pre-test menunjukkan bahwa dari 10 ibu hamil sebanyak 7 orang (70%) memiliki pengetahuan kurang tentang konsumsi teh berlebihan setelah makan dengan resiko Anemia, 2 orang (20%) memiliki pengetahuan cukup, dan 1 orang (10%) memiliki pengetahuan baik. Setelah diberikan edukasi berupa penyuluhan dan diskusi interaktif. Hasil post-test menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan, di mana 9 orang (90%) memiliki pengetahuan baik dan 1 orang (10%) memiliki pengetahuan cukup, serta tidak ditemukan lagi ibu hamil dengan tingkat pengetahuan kurang. Diharapkan kegiatan ini dapat menurunkan jumlah ibu yang mengalami Anemia selama kehamilan di wilayah kerja Puskesmas Tamalanrea.