Suriadi, Regina
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Faktor Faktor Risiko Anemia pada Anak di Rumah Sakit Umum Daerah Wangaya Bali Suriadi, Regina; Mustika, Putu Pradnyanita; Wielim, Edbert; Cynthia, Cynthia; Suryawan, I Wayan Bikin
Sari Pediatri Vol 27, No 1 (2025)
Publisher : Badan Penerbit Ikatan Dokter Anak Indonesia (BP-IDAI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14238/sp27.1.2025.32-7

Abstract

Latar belakang. Anemia merupakan kondisi yang sering ditemukan pada anak. Anemia memiliki dampak yang besar bagi pertumbuhan, perkembangan, morbiditas dan mortalitas anak, sehingga penting untuk mencegah dan menangani anemia pada anak sejak dini. Tujuan. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan kejadian anemia dan faktor-faktor determinannya pada pasien anak.Metode. Penelitian ini adalah penelitian cross-sectional analitik melibatkan pada pasien anak dengan anemia yang datang ke Rumah Sakit Umum Daerah Wangaya, Bali selama periode Januari 2023 hingga jumlah sampel terpenuhi. Berdasarkan jumlah sampel minimal untuk penelitian cross-sectional dibutuhkan minimal 76 sampel. Kriteria inklusi adalah pasien anak berusia 1 bulan -18 tahun yang terdiagnosis anemia. Pasien dengan catatan medis yang tidak lengkap dikeluarkan dari penelitianHasil. Sebanyak 76 pasien anak dengan anemia diikutsertakan dalam penelitian ini. Rata-rata kadar Hb 12-20% lebih rendah pada kelompok dengan berat badan lahir rendah, usia ibu, lama pemberian ASI, stunted, gizi kurang, dan riwayat gastroenteritis, hasil ini juga bermakna secara statistik. Analisis multivariat menunjukkan faktor yang memiliki hubungan paling kuat terhadap kadar Hb anak adalah gizi kurang (koefisien ?: 0,283).Kesimpulan. Terdapat hubungan antara faktor anak (BBLR, stunted, gizi kurang, riwayat gastroenteritis) dan faktor ibu (usia ibu, lama pemberian ASI) terhadap kejadian anemia pada anak.
Pengaruh Asap Rokok terhadap Infeksi Saluran Pernapasan Bawah pada Pediatri di RSUD Lewoleba, Nusa Tenggara Timur Suriadi, Regina; Sunardi, Wenny; Beyeng, Rosalia Theodosia Daten
Bahasa Indonesia Vol 25 No 1 (2026): Damianus Journal of Medicine
Publisher : Atma Jaya Catholic University of Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25170/djm.v25i1.4803

Abstract

Pendahuluan: Infeksi saluran pernapasan bawah (ISPB) adalah penyebab utama morbiditas dan mortalitas di seluruh dunia, terutama pada anak di bawah lima tahun. Paparan asap rokok di lingkungan merupakan faktor risiko yang signifikan untuk penyakit pernapasan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi adanya hubungan paparan asap rokok terhadap ISPB pada anak. Metode: Penelitian ini merupakan studi potong lintang pada 50 pasien anak usia 1 bulan hingga 18 tahun yang terdiagnosis ISPB (pneumonia, bronkiolitis dan bronkitis akut) di RSUD Lewoleba, Nusa Tenggara Timur sejak bulan Juni sampai Agustus 2023. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan total sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan anamnesis perilaku merokok orang tua, pemeriksaan fisik, dan penunjang untuk menegakan diganosis ISPB. Kemudian dilakukan uji Chi-square untuk menilai hubungan antar variabel. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan dari total 50 responden dengan ISPB, 36 anak memiliki orang tua perokok, dan hanya 14 anak yang orang tuanya tidak merokok. Uji Chi-Square menunjukkan nilai p=0,026, OR=4,65 (IK95%; 1,12-19,21) sehingga terdapat pengaruh yang bermakna antara perilaku merokok orang tua dengan tingkat rawat inap akibat ISPB pada anak. Simpulan: Anak yang tinggal dengan orang tua perokok, berisiko terpapar asap rokok baik secara langsung, maupun dari sisa-sisa partikel asap rokok yang menempel pada barang-barang di dalam rumah. Penggunaan rokok dapat menggangu fungsi paru-paru dan sistem imun secara keseluruhan, sehingga orang tua yang merokok dapat menyebabkan anak lebih mudah terkena penyakit infeksi saluran nafas.