Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementation of Tax Planning to Minimize Income Tax Article 21 Sabrina, Dewi; Pramukti, Andika; Rosmawati, Rosmawati
Advances in Taxation Research Vol. 2 No. 3 (2024): June - September
Publisher : Yayasan Pendidikan Bukhari Dwi Muslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60079/atr.v2i3.204

Abstract

Purpose: This study examines implementing tax planning strategies to minimize Income Tax Article 21 obligations at Dana Pensiun Perkebunan (DAPENBUN) while ensuring regulatory compliance and financial efficiency. Research Design and Methodology: This research uses a qualitative approach and relies on primary data collected through interviews and documentation. Data analysis involves organizing, interpreting, and evaluating tax policies and implementation at DAPENBUN PTPN XIV. Findings and Discussion: The study finds that DAPENBUN PTPN XIV applies the gross-up method for employee income tax Article 21, where tax allowances are included in taxable income and covered by the company. Only pension contributions and BPJS Ketenagakerjaan (employment insurance) employees pay are excluded from taxation. Meanwhile, retiree income tax follows the gross method, where pensioners bear the tax burden. Certain cash benefits, such as uniforms, medical expenses, and recreation allowances, have been converted into in-kind benefits to reduce taxable income. Implications: This study highlights the role of strategic tax planning in reducing corporate tax burdens while maintaining compliance. It provides insights for pension funds and businesses seeking to enhance tax governance and financial management.
Komponen Biaya yang Mempengaruhi Total Cost of Illness pada Pasien Hipertensi Rawat Inap: Narrative Review Sabrina, Dewi; Oktafany; Iqbal, Muhammad; Suri, Nurma
Sains Medisina Vol 4 No 3 (2026): Sains Medisina
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/snsmed.v4i3.902

Abstract

Hipertensi adalah penyakit kronis yang terjadi ketika tekanan pada pembuluh darah menjadi terlalu tinggi, yaitu tekanan sistolik ≥ 140 mmHg dan tekanan diastolik ≥ 90 mmHg. Menurut WHO, prevalensi hipertensi di dunia diperkirakan mencapai 33,1% dan 32,4% di kawasan Asia Tenggara. Penyakit dengan prevalensi yang tinggi ini menimbulkan beban ekonomi yang signifikan, terutama pada pasien rawat inap. Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi komponen biaya yang mempengaruhi total Cost of Illness(COI) melalui tinjauan literatur yang diperoleh dari beberapa sumber database dan dipilih delapan artikel yang relevan. Artikel relevan dipilih berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditentukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa biaya medis langsung, seperti biaya obat-obatan dan prosedur medis non-bedah merupakan komponen terbesar yang berkontribusi dalam total COI di mana semakin lama waktu perawatan maka biaya yang dikeluarkan akan semakin bertambah. Selain itu, biaya langsung non-medis seperti transportasi dan akomodasi, serta biaya tidak langsung seperti hilangnya pendapatan bagi pasien dan pendamping, juga berkontribusi besar terhadap akumulasi biaya beban penyakit. Untuk mengurangi biaya tersebut, diperlukan strategi pengendalian melalui pendekatan secara promotif, preventif, kuratif, dan juga rehabilitatif yang berguna untuk mencegah terjadinya komplikasi dan mempercepat pemulihan. Pemahaman terhadap struktur biaya ini penting bagi pembuat kebijakan dalam menyusun strategi pembiayaan kesehatan yang efisien.