Huddiankuwera, Asep
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal PAKEM AMATA

SOSIALISASI PENGADAAN BARANG DAN JASA PEMERINTAH Wibowo, Rezki Aprilyanto; Irianto; Huddiankuwera, Asep; Yunianta, Andung; Indrawati, Clasina Maya; Barends, Riefaella
Jurnal PAKEM AMATA Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Politeknik Amamapare Timika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55334/mvthfp77

Abstract

Kegiatan sosialisasi pengadaan barang dan jasa pemerintah merupakan bagian dari upaya peningkatan literasi dan kapasitas mahasiswa dalam memahami sistem tata kelola pembangunan nasional. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diperkenalkan pada prinsip, regulasi, dan praktik pengadaan pemerintah, terutama berdasarkan Peraturan Presiden No. 16 Tahun 2018 dan sistem e-Procurement berbasis SPSE. Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk seminar interaktif yang menghadirkan narasumber dari mahasiswa Magister Rekayasa Sipil Universitas Yapis Papua yang memiliki pengalaman lapangan. Materi yang disampaikan meliputi tahapan pengadaan, dokumen penting dalam proses PBJP, serta studi kasus pelaksanaan pengadaan di proyek infrastruktur lokal. Evaluasi pasca kegiatan menunjukkan bahwa peserta mengalami peningkatan pemahaman signifikan terhadap proses pengadaan dan menyatakan pentingnya kegiatan semacam ini dilakukan secara berkelanjutan. Kegiatan ini menjadi kontribusi nyata pendidikan tinggi dalam membekali mahasiswa dengan wawasan praktis dan nilai-nilai integritas dalam pelaksanaan proyek pembangunan
Susur dan Bersih-Bersih Sungai Acai Kota Jayapura Irianto; Huddiankuwera, Asep; Riswanto, Sigit; Fausi, Moh
Jurnal PAKEM AMATA Vol. 3 No. 2 (2023)
Publisher : Politeknik Amamapare Timika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55334/pakem_amata.v3i2.182

Abstract

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik Nasional,menyatakan bahwa sekitar 46% sungai yang ada di Indonesia termasuk dalam kondisi tercemar berat,. 32% lainnya termasuk dalam keadaan tercemar sedang Berat, 14% termasuk termasuk dalam tercemar sedang, dan 8% sisahnya masuk dalam kategori tercemar ringan. Berdasarkan uraian tersebut Balai Wilayah sungai Provinsi Papua Bekerja Sama dengan beberapa perguruan tinggi di Kota Jayapura menggelar kegiatan PKM dalam bentuk kegiatan Susur dan bersih bersih sungai dalam rangka Hari Sungai Nasional yang mengambil lokasi di Sungai Acai yang berada ditengah kota Jayapura dengan mengusun tema Sungai Bersih untuk Kehidupan dan Alam, Dari Hasil kegiatan PKM ini berhasil diangkut sampai sebanyak 3,2 ton sampai dari dalam sungai Acai sampah ini jika dibiarkan akan mengalir ke Laut dan akan menambah sampah yang dibuang ke laut, kegiatan ini juga merupakan bentuk edukasi ke masyarakat agar tetap menjaga kebersihan sungai dengan tidak membuang sampah ke dalam sungai sekaligus bentuk implementasi Perpres 83/2018 tentang Penanganan Sampah Laut.
Optimalisasi Pemanfaatan Air Tanah Melalui Perencanaan Jaringan Irigasi Berbasis PKM di Kampung Yamua, Distrik Arso Barat, Kabupaten Keerom Irianto; W, Mamik; Sila, Ardi A; Astari, Milla D; Fauzi, Moh.; Riswanto, Sigit; Huddiankuwera, Asep; Franky E.P.; Mabui, Didik S. S.; B, Riefalla
Jurnal PAKEM AMATA Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Politeknik Amamapare Timika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55334/qz3krg36

Abstract

Ketersediaan air tanah memiliki peran strategis dalam mendukung keberlanjutan pertanian di wilayah pedesaan, terutama pada daerah yang belum memiliki infrastruktur irigasi memadai. Kampung Yamua di Distrik Arso Barat, Kabupaten Keerom, merupakan salah satu kawasan dengan potensi air tanah yang cukup tinggi namun belum dimanfaatkan secara optimal. Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi sumber daya air tanah, menganalisis kebutuhan irigasi, serta merancang jaringan irigasi air tanah yang sesuai dengan kondisi teknis dan kebutuhan masyarakat. Metode pelaksanaan mencakup survei lapangan, analisis hidrologi dan geoteknik, Focus Group Discussion (FGD), serta pelatihan bagi masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa debit air tanah sebesar 0,8–1,5 liter/detik dapat mendukung irigasi skala kecil hingga menengah. Desain jaringan irigasi yang dihasilkan meliputi penggunaan pompa submersible, jaringan pipa distribusi, dan reservoir kecil yang dapat dibangun secara bertahap oleh masyarakat. Kegiatan ini meningkatkan kapasitas masyarakat dalam mengelola sumber daya air dan memberikan dasar teknis bagi pemerintah desa dalam pengembangan infrastruktur irigasi. Dengan demikian, pemanfaatan air tanah yang terencana dapat menjadi solusi efektif untuk meningkatkan produktivitas pertanian dan ketahanan pangan di Kampung Yamua.