Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Menghubungkan dan Menganalisa Tren Ustad-Ustad Digital di Indonesia Melalui Studi Agama Digital Romli, Teten; Dawolo, Yusman
JURNAL SYNTAX IMPERATIF : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 4 No. 6 (2024): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan
Publisher : CV RIFAINSTITUT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntaximperatif.v4i6.377

Abstract

Di abad 21, media digital berperan penting sebagai ruang kebebasan beragama dan berekspresi bagi pemeluk agama di Indonesia. Media digital menjadi sarana dakwah, melahirkan ustad-ustad digital yang diakui melalui jumlah pengikut di media sosial. Kemajuan ini menimbulkan tantangan baru dalam literasi agama, memaksa umat Islam lebih kritis dalam menyikapi ajaran dari ustad-ustad digital. Artikel ini menganalisis praktik dakwah digital melalui studi agama digital, yang melihat ekspresi religiusitas di ruang digital. Dengan pendekatan studi literatur, penelitian ini memetakan kelebihan dan keterbatasan penelitian ustad digital dan mengusulkan pengembangan studi terkait Islam dan dunia digital di Indonesia. Hasilnya menunjukkan bahwa ustad digital penting dalam memperluas strategi dakwah dan literasi agama bagi komunitas Islam. Penelitian ini menekankan perlunya pengembangan etika literasi agar komunitas Muslim memahami cara menerima dan mempraktikkan ajaran Islam dari sumber digital dan non-virtual.
Ahlus Sunnah Wal Jamaa’ah; Kajian Teologis dan Historis Melalui Pendekatan Naqli dan Interpretasi dalam Perspektif Pemikiran Islam Romli, Teten; Kholifah, Dinda
JURNAL SYNTAX IMPERATIF : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan
Publisher : CV RIFAINSTITUT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54543/syntaximperatif.v7i1.1063

Abstract

Ahlus Sunnah wal Jamaa’ah merupakan istilah utama dalam pemikiran akidah Islam yang sering diperdebatkan apakah merujuk secara naqli (dalil teks), interpretatif, atau sekedar label kelompok. Artikel ini menelaah intensi pemakaian istilah tersebut dalam konteks sejarah, teologi, dan praktik pemikiran Islam kontemporer. Fokus kajian terletak pada dua hal utama: (1) sejarah dan definisi Ahlus Sunnah wal Jamaa’ah menurut tradisi klasik dan modern, dan (2) telaah apakah istilah tersebut lebih tepat dipahami sebagai makna sifat umat Islam yang mengikuti Qur’an dan Sunnah atau sekadar identifikasi kelompok pemikiran tertentu. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan yang lebih aman dan komprehensif terhadap istilah adalah melihatnya sebagai makna sifat (ilmiah dan teologis) dari umat yang mengikuti Sunnah dan dakwah Rasulullah ﷺ beserta generasi awal (salaf). Kajian tambahan dari literatur akademik mendukung bahwa pemahaman Ahlus Sunnah wal Jamaa’ah harus mempertimbangkan dinamika sejarah, klasifikasi teologi, dan konteks penerapannya dalam kehidupan Muslim