Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Implementasi Prinsip-Prinsip Ekonomi Islam Dalam Pengelolaan Keuangan Keluarga Agus Azhar Ma'arif Umpunan Alam; Andi Arsyad; Cikal Agung Pamungkas; Depra Setiawan; Ryan Hidayat; Ilham Aditya; Ibraahiim Ar-raasyid
Journal of Economics and Business Vol. 2 No. 1 (2024): Journal of Economics and Business
Publisher : CV. Doki Course and Training

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61994/econis.v2i1.465

Abstract

ABSTRACT This journal discusses the relevance and implementation of the basic principles of Islamic economics in financial management amid the complexity of the modern economy and globalization. The purpose of this research is to be able to use money in  accordance with sharia law or Islamic law. The research method is qualitative in the form of literature review. By searching in trusted journals or previous scientific articles. The results of this study are about the importance of Islamic economic principles in financial management to provide a solid ethical and moral foundation, create economic sustainability, and prioritize distributive justice in society. Saving money or saving can make us a more frugal person and learn to manage finances. By saving money, we familiarize ourselves with living frugally, managing expenses according to needs, and meeting future needs. In addition, teaching savings from an early age has benefits such as managing personal money, having financial planning, appreciating money, learning discipline, and making pride. Islam instructs humans to consume halal and good goods and services reasonably and in moderation. Fulfillment of needs and desires is permitted as long as it can add benefits and does not cause damage.  The concept of zakat, waqf, infaq and sadaqah teaches participation in community development. The challenge of implementing Islamic financial principles is the lack of understanding and integration of the community.   ABSTRAK Jurnal ini membahas relevansi dan implementasi prinsip dasar ekonomi Islam dalam pengelolaan keuangan di tengah kompleksitas ekonomi modern dan globalisasi. Tujuan penelitian ini agar bisa menggunakan uang sesuai dengan hukum syariah atau hukum Islami. Metode penelitian adalah kualitatif berupa literatur review. Dengan cara mencari di jurnal-jurnal atau artikel ilmiah terdahulu yang terpercaya. Hasil dari penelitian ini adalah tentang pentingnya prinsip ekonomi Islam dalam pengelolaan keuangan memberikan landasan etika dan moral yang kokoh menciptakan keberlanjutan ekonomi, serta mengedepankan keadilan distributif dalam masyarakat. Menyimpan uang atau menabung dapat membuat kita menjadi pribadi yang lebih hemat dan belajar mengatur keuangan. Dengan menabung kita membiasakan diri hidup hemat, mengatur pengeluaran sesuai kebutuhan, dan memenuhi kebutuhan di masa depan. Selain itu, mengajarkan menabung sejak usia dini memiliki manfaat seperti mengelola uang pribadi, memiliki perencanaan keuangan, menghargai uang, belajar disiplin, dan membuat kebanggaan. Islam memerintahkan manusia untuk mengkonsumsi barang dan jasa yang halal dan baik secara wajar dan tidak berlebihan. Pemenuhan kebutuhan dan keinginan diizinkan selama hal itu dapat menambah keuntungan dan tidak mendatangkan kerusakan.  Konsep zakat, wakaf, infaq dan sedekah mengajarkan partisipasi dalam pembangunan masyarakat. Tantangan penerapan prinsip keuangan syariah adalah kurangnya pemahaman dan integrasi masyarakat ke dalam sistem keuangan tradisional. Prinsip ekonomi Islam memberikan perspektif keuangan  holistik dan terintegrasi yang mencakup nilai-nilai etika, keberlanjutan, dan keadilan. Hal ini menciptakan peluang untuk mengembangkan model bisnis yang bertujuan untuk keberlanjutan dan mendukung pertumbuhan ekonomi yang seimbang. Peluang lainnya terletak pada pengelolaan risiko keuangan. Prinsip ekonomi Islam mengajarkan manajemen risiko yang bijaksana dengan menghindari riba dan spekulasi berlebihan. 
ASPEK MIKRO DAN MAKROEKONOMI ZAKAT Agus Azhar Ma'arif Umpuna Alam; Andi Arsyad; Abubakar Sidik; Erdah Litriani
El-Mubarak: Islamic Studies Journal Vol. 1 No. 2 (2024): El-Mubarak - Islamic Studies Journal
Publisher : CV. Cendekiawan Muda Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70656/emisja.v1i2.125

Abstract

Abstrak Zakat adalah salah satu pilar perekonomian Islam dan memiliki dampak signifikan terhadap kesejahteraan individu dan perekonomian secara keseluruhan. Artikel ini mengkaji aspek mikroekonomi dan makroekonomi zakat serta perannya dalam meningkatkan kesejahteraan individu melalui pemerataan pendapatan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Pada tingkat mikro, Zakat berfungsi sebagai alat untuk memerangi kemiskinan dan meningkatkan daya beli penerimanya. Di sisi lain, dari perspektif makroekonomi, zakat berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi dan stabilitas sosial dengan mengurangi ketimpangan pendapatan dan mendukung program sosial. Zakat memiliki potensi besar untuk pengembangan ekonomi, namun tantangan manajerial harus diatasi untuk memaksimalkan dampak positifnya. Artikel ini diakhiri dengan rekomendasi untuk mengembangkan sistem zakat yang lebih efektif dan efisien. Abstract Zakat is one of the pillars of the Islamic economy and has a significant impact on individual welfare and the economy as a whole. This article examines the microeconomic and macroeconomic aspects of Zakat and its role in improving individual welfare through income distribution and community economic empowerment. At the micro level, Zakat serves as a tool to fight poverty and increase the purchasing power of its recipients. On the other hand, from a macroeconomic perspective, zakat contributes to economic growth and social stability by reducing income inequality and supporting social programs. Zakat has great potential for economic development, however managerial challenges must be overcome to maximize its positive impact. The article concludes with recommendations to develop a more effective and efficient zakat system.
Implementasi Pendidikan Karakter sebagai Upaya Pencegahan Bullying pada Siswa SD Negeri 26 Prabumulih Ludfia Dwi Agustin; Rosita Meilda; Paisol Burlian; Andi Arsyad; Nur Azizah Salsabilah; Nur Aisyah; Pira Yuniar; Ahmad Wahyudi
Journal of Law, Economics, and Engineering Vol. 2 No. 2 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/g2xks805

Abstract

Bullying merupakan salah satu permasalahan yang dapat mengganggu perkembangan sosial, emosional, dan proses belajar siswa di sekolah dasar. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah perilaku bullying adalah melalui implementasi pendidikan karakter yang menanamkan nilai toleransi, empati, tanggung jawab, disiplin, kerja sama, kepedulian, dan sikap saling menghargai. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis implementasi pendidikan karakter sebagai upaya pencegahan bullying pada siswa sd negeri 26 prabumulih. penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Partisipan penelitian terdiri atas kepala sekolah, guru, dan siswa. Data penelitian diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data dilakukan melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pendidikan karakter di sd negeri 26 prabumulih dilakukan melalui pembiasaan perilaku positif, keteladanan guru, integrasi nilai karakter dalam proses pembelajaran, pemberian arahan dan nasihat, serta pembentukan budaya sekolah yang menekankan sikap saling menghargai. Hasil observasi menunjukkan bahwa nilai toleransi, empati, tanggung jawab, disiplin, kerja sama, kepedulian, dan saling menghargai telah diterapkan dalam berbagai aktivitas siswa. Perilaku yang berpotensi mengarah pada bullying, terutama dalam bentuk verbal dan sosial seperti mengejek, memberikan julukan yang tidak disukai, mengucilkan, dan bercanda secara berlebihan, mendapatkan perhatian dan arahan dari guru. Pendidikan karakter berperan sebagai strategi preventif dengan membangun kesadaran siswa untuk menghargai orang lain, memahami perasaan teman, mengendalikan perilaku, dan menyelesaikan konflik secara damai. Dengan demikian, implementasi pendidikan karakter dapat menjadi salah satu upaya yang relevan dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan mendukung pencegahan bullying pada siswa sekolah dasar.