Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS TANTANGAN PATIENT SUPPORT (PS) DALAM MENDAMPINGI PENGOBATAN PASIEN TBC RO DI RUMAH SAKIT UMUM PUSAT H. ADAM MALIK KOTA MEDAN TAHUN 2024 Ayudiah Khairani; Febrian JH Sihombing; Irna Hafizah Tanjung; Rizki Ismail; Tarida P Simanjuntak
Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 3 No. 1 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa)
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.8765/krepa.v3i1.5360

Abstract

Tuberkulosis (TBC) merupakan sebuah penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium Tuberculosis. Pengobatan penyakit TBC ini bisa berlangsung selama 6-9 bulan, tetapi pasien dengan TBC Resisten Obat (RO) membutuhkan waktu hingga 12-20 bulan. Selama periode pengobatan tersebut, pasien TBC RO membutuhkan dukungan dan pendampingan dari Patient Support (PS). Patient Support (PS) bertanggung jawab dalam memberikan pendampingan aktif serta edukasi kepada pasien maupun keluarganya. Namun, Patient Support (PS) juga menghadapi berbagai tantangan dalam menjalankan perannya dalam mendampingi pasien TBC RO. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis tantangan yang dihadapi oleh Patient Support (PS) dalam mendampingi pengobatan pasien Tuberkulosis Resisten Obat (TBC RO) di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) H. Adam Malik. Metode kualitatif digunakan untuk meneliti tantangan-tantangan tersebut secara mendalam sesuai dengan situasi yang ada di lapangan. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara semi terstruktur dan mendalam (in-depth interview), serta dokumentasi, dengan menggunakan teknik purposive sampling untuk memilih informan yang berpengalaman sebagai Patient Support (PS) di RSUP H. Adam Malik. Hasil penelitian mengidentifikasi beberapa tantangan utama yang meliputi peningkatan jumlah pasien, jarak yang jauh antara rumah pasien dan Patient Support (PS), perilaku pasienyang kurang mendukung, kurangnya rasa percaya diri di awal karir Patient Support (PS), serta stigma sosial dari masyarakat sekitar. Tantangan-tantangan ini memerlukan upaya kolektif untuk memastikan efektivitas pendampingan pasien dan keberhasilan program pengendalian TBC RO menuju eliminasi TBC pada tahun 2030.
PERAN TEKNOLOGI DALAM MENGAKSES LAYANAN ASURANSI DAN JAMINAN SOSIAL BAGI LANSIA Berlianti; Rizki Ismail; Bayu Rizky Ananda; Rezki Raplisal Siregar
Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 5 No. 3 (2025): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa)
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.8765/krepa.v5i3.7820

Abstract

Abstrak Penelitian ini mengkaji peran teknologi dalam memfasilitasi akses layanan asuransi dan jaminan sosial bagi lansia di era digitalisasi. Tujuan penelitian adalah menganalisis tantangan yang dihadapi lansia dalam mengakses layanan kesehatan berbasis digital serta mengidentifikasi solusi untuk meningkatkan aksesibilitas. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam terhadap 50 responden lansia dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 75% lansia mengalami kesulitan mengakses layanan kesehatan digital karena keterbatasan literasi teknologi, kendala fisik, dan kurangnya pendampingan. Implementasi teknologi yang tidak ramah lansia serta minimnya sosialisasi menjadi hambatan utama. Penelitian merekomendasikan pengembangan antarmuka yang lebih sederhana, program pendampingan digital berkelanjutan, dan sistem hybrid yang memungkinkan akses layanan secara konvensional maupun digital. Kesimpulannya, diperlukan pendekatan yang lebih inklusif dalam transformasi digital layanan kesehatan dengan mempertimbangkan kebutuhan khusus lansia. Kata Kunci: Lansia, Teknologi Digital, Layanan Kesehatan, Aksesibilitas, Jaminan Sosial. Abstract This research examines the role of technology in facilitating access to insurance and social security services for the elderly in the digitalization era. The research aims to analyze the challenges faced by the elderly in accessing digital-based healthcare services and identify solutions to improve accessibility. The research method uses a qualitative approach with data collection techniques through in-depth interviews with 50 elderly respondents and literature studies. Results show that 75% of elderly experience difficulties accessing digital health services due to limited technological literacy, physical constraints, and lack of assistance. Implementation of non-elderly-friendly technology and minimal socialization are major obstacles. The research recommends developing simpler interfaces, sustainable digital assistance programs, and hybrid systems that enable both conventional and digital service access. In conclusion, a more inclusive approach is needed in the digital transformation of health services by considering the special needs of the elderly. Keywords: Elderly, Digital Technology, Healthcare Services, Accessibility, Social Security Development.