Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Penyuluhan Pentingnya Pengolahan Sampah Organik dan Non-Organik pada MI Darussalam Karanglo 2 Yuliawati, Ira Sukma; Azahra, Raudhatul; Rohmalia, Fitri; Ajeng, Karenina; Septiandari, Renata; Putri, Firda Amalia; Kusuma, Ramadhani Mahendra
Jurnal Pengabdian Sosial Vol. 1 No. 10 (2024): Agustus
Publisher : PT. Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/rssf6c40

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberikan penyuluhan pada anak-anak MI Darussalam Karanglo 2 dalam memilah sampah organik dan anorganik. Metode pelaksanaan pengabdian ini dilakukan dengan menyampaikan materi terkait cara memilah dan mengolah sampah menggunakan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle) yaitu mengurangi sampah plastik, menggunakan kembali, dan mendaur ulang menjadi sebuah kerajinan dari botol plastik. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat ini menunjukkan respon positif dari pihak sekolah dan dapat menumbuhkan rasa kepedulian terhadap lingkungan sejak dini sekaligus meningkatkan kreativitas siswa/siswi dengan mendaur ulang limbah botol plastik menjadi sebuah karya yang bermanfaat seperti vas bunga.
ANALISIS KONTEN INSTAGRAM @wirawirisuroboyo SEBAGAI MEDIA KOMUNIKASI DAN INFORMASI Apriliansyah Putra Nusantara, Elang; Ajeng, Karenina; Arrafi Yustiono, Daffa; Amalia, Diana
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 1 (2024): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v11i1.2024.365-377

Abstract

Zaman yang serba digital menuntut Dishub Surabaya khususnya Wira-Wiri Surabaya untuk aktif menggunakan media sosial Instagram. Media Sosial saat ini menjadi salah satu sumber informasi dan komunikasi utama bagi masyarakat digital, salah satunya adalah informasi mengenai transportasi publik. Wira-Wiri Surabaya memanfaatkan media sosial Instagram dengan memproduksi konten yang menarik dan bervariatif sebagai bentuk upaya memenuhi kebutuhan informasi dan komunikasi masyarakat Surabaya dalam menggunakan transportasi publik. Penelitian ini menggunakan konsep empat pilar strategi media sosial Lon Safko dan David K. Brake dalam buku nya “The Social Media Bible: Tactics, Tools Strategies For Business Success”, diantaranya konten kolaborasi, informasi, hiburan, edukasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah karakteristik konten (tingkat kejelasan pesan) yang diunggah @wirawirisuroboyo memenuhi kebutuhan komunikasi dan informasi masyarakat Surabaya terhadap transportasi publik. Penelitian ini menggunakan metode analisis isi kualitatif, paradigma kritis. Hasil penelitian menunjukkan dalam 4 bulan, Wira - Wiri Surabaya telah mengunggah beragam jenis konten yang sesuai dengan konsep empat pilar strategi media sosial. Konten kolaborasi lebih banyak diunggah dibandingkan kategori konten lainnya. Dalam menarik minat Masyarakat, konten informasi dianggap lebih interaktif dan komunikatif. Wira-Wiri Surabaya menggunakan hastag #AyoNumpakFeeder disetiap unggahan konten sebagai upaya membentuk awareness masyarakat dalam menggunakan transportasi umum melalui Instagram @wirawirisuroboyo.
STUDI DESKRIPTIF PENERIMAAN MAHASISWA TERHADAP TREN MENGEMIS MANDI LUMPUR DI TIK TOK (TEORI RESEPSI STUART HALL) Ajeng, Karenina; Mawaddah, Alfiyah; Punta Rizky, Yafet; Jasmine Aulia, Disya; Imamulmuttaqin, Kukuh
VOXPOP Vol. 5 No. 2 (2023): VOXPOP
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui persepsi mahasiswa terutamapengguna Tik Tok terhadap tren mengemis mandi lumpur yang ada di Tik Tok.Tujuan dari penelitian ini dilakukan untuk menganalisis bagaimana persepsi dan pandangan mahasiswa terhadap tren ini. Selain itu penelitian ini juga menganalisis mengapa aplikasi Tik Tok yang menjadi media pilihan dalam membuat konten mandi lumpur ini, padahal terdapat banyak media lain yang dapat digunakan, dan yang paling utama adalah untuk menganalisis bagaimana respon mahasiswa terkait kemunculan tren mandi lumpur ini. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif untuk mendeskripsikan bagaimana penerimaan mahasiswa terhadap Tren ‘Mengemis Mandi Lumpur’ berdasarkan aspek kemanusiaan, kelayakan konten, dan regulasi dari pihak Tik Tok terhadap tren ini. Teknik pengambilan data pada penelitian ini dilakukan melalui wawancara dan juga studi literatur digital. Berdasarkan teori yang diungkapkan oleh Stuart Hall, khalayak dianggap bisa mendekode suatu pesan dengan menggunakan tiga sudut pandang yang berbeda, yaitu posisi pembacaan dominan, negosiasi dan juga oposisi. Pemaknaan negatif dari mengemis pada fitur streaming aplikasi TikTok ini diperoleh dari cara yang digunakan dengan mengeksploitasi lansia dalam mendapatkan simpati dan empati pengguna tik tok. Pemaknaan oposisi serta negosiasi hadir dalam merespon serta menanggapi tren konten ini. Merujuk pada wawancara yang telah dilakukan, pada posisi negosiasi narasumber memberikan pernyataan bahwa masih bisa memaklumi jika pengguna Tik Tok memanfaatkan Tik Tok sebagai ladang mencari uang atau pundi pundi rezeki akan tetapi mereka tidak setuju jika para pembuat konten mengeksploitasi lansia dalam membuat konten ataupun mengemis dengan cara mandi lumpur. lalu pada posisi oposisi, narasumber memberikan pernyataan bahwa mereka menolak sepenuhnya segala usaha mengemis secara online melalui Tik Tok, karena mereka beranggapan bahwa mengemis secara biasa saja itu melanggar hukum apalagi mengemis secara online dengan mengeksploitasi orang tua yang sangat menyalahi hukum dan norma yang berlaku di mahasiswa.