Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Sosialisasi Pengenalan Pemasaran Digital Dalam Upaya Meningkatkan Penghasilan Ibu PKK Desa Tapis Kecamatan Tanah Grogot Kabupaten Paser Prihatin, Titiek Aryati; Nuraini, Nuraini; Haksami, Anugrahita Melinia Tri; Nida, Syaima; Mardiana, Mardiana; Nisa, Rabiatul
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 1 No. 9 (2023): November
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v1i9.441

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk mengenal pemasaran digital kepada ibu PKK Desa Tapis. Pemasaran digital adalah strategi untuk mempromosikan dan menjual produk melalui berbagai jenis media digital baik berupa media sosial maupun e-commerce. Salah satu cara yang kami lakukan dengan mengadakan pengabdian kepada masyarakat yaitu sosialisasi pengenalan pemasaran digital dan memberikan pelatihan kepada masyarakat menggunakan teknologi digital untuk memasarkan produk mereka. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Tapis, Kecamatan Tanah Grogot, Kabupaten Paser dengan melibatkan dosen dan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur. Peserta dalam kegiatan ini adalah ibu PKK Desa Tapis dengan lama kegiatan satu hari. Ibu PKK desa Tapis menghasilkan beberapa produk UMKM seperti kerupuk bayam,kerupuk sawi, bolu sawi, bolu labu, dan berbagai jenis sayur yang mereka hasilkan berupa baya, sawi , labu, pakcoy dan lainnya hanya dengan memanfaatkan pekarangan rumah, dari hasil diskusi yang kami dapatkan masih kurangnya minimnya masih pengetahuan mereka mengenai berbagai platform digital mana saja yang bisa digunakan untuk promosi produk mereka dengan meminimalkan biaya promosi.
ANALISIS PERKEMBANGAN TOKO ONLINE (E-COMMERCE) DI INDONESIA Nida, Syaima; Nurhakim, Alfi; Noor Isiqamah, Jelita Miranda; Nuraini
Jurnal Bisnis Digital Vol. 2 No. 1 (2024): Jurnal Bisnis Digital, Vol. 2 No. 1 Mei-2024
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Muhammadiyah Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52060/j-bisdig.v2i1.2180

Abstract

This article discusses the impact of e-commerce in Indonesia. E-commerce has become a popular way for people to fulfill their needs in the midst of daily activities. With many marketplaces and online stores available, e-commerce has changed the process of buying and selling. E-commerce has made it easier for buyers to get products without going to a physical store, and for sellers to reach a wider audience. E-commerce has also helped increase the efficiency of businesses and has the potential to increase the income of small and medium-sized enterprises. The future of e-commerce in Indonesia is promising, with an estimated annual growth rate of 53.23%. Some popular e-commerce platforms in Indonesia include Bhineka, Blibli, Gramedia, Tokopedia, Bukalapak, and Shopee. Important features of e-commerce include shopping carts, discount coupons, and shipping options. Despite the benefits of e-commerce, there are also challenges, such as the need for consumer protection and the need to establish trust between buyers and sellers.
Pemberdayaan Perempuan Berbasis Green Economy untuk Meningkatkan Kesejahteraan Kader Perempuan Muhammadiyah Yunanto, Primadiyanti; Setiowati, Yuli; Nuraini, Nuraini; Salamah, Salamah; Rizka, Rizka; Nida, Syaima
ABDINE: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): ABDINE : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52072/abdine.v5i2.1612

Abstract

Permasalahan limbah organik rumah tangga yang belum dikelola secara optimal serta rendahnya literasi kewirausahaan ramah lingkungan menjadi tantangan bagi kader perempuan Muhammadiyah di Kabupaten Paser. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kapasitas kader melalui pendekatan green economy dengan fokus pada produksi ecoenzyme dan pemanfaatan pemasaran digital. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan kewirausahaan berkelanjutan, green marketing, digital marketing, praktik pembuatan ecoenzyme, serta pendampingan intensif secara langsung maupun melalui media digital. Mitra kegiatan terdiri atas 35 kader perempuan Muhammadiyah. Hasil evaluasi melalui pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan pemahaman peserta dari 40% menjadi 85%. Sebanyak 91% peserta mampu memproduksi ecoenzyme secara mandiri, 71% dapat memasarkan produknya secara digital, dan 80% menyatakan minat untuk mengembangkan usaha ramah lingkungan. Program ini terbukti meningkatkan keterampilan teknis (hard skills) dan kemampuan non-teknis (soft skills) peserta secara signifikan, serta mendorong terbentuknya komunitas usaha perempuan yang berkelanjutan dan berorientasi pada pelestarian lingkungan.
Pemberdayaan Masyarakat Dalam Pengembangan Sagu Sebagai Produk Unggulan Lokal Menuju Kampung Sagu Di Desa Tanah Periuk Kabupaten Paser Jufri, Fikri; Nuraini, Nuraini; Setiowati, Yuli; Aminullah, Veri Febrian; Rahman, Fathur; Rizka, Rizka; Nida, Syaima
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 15, No 1 (2026): Mei
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v15i1.110699

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat Desa Tanah Periuk dalam diversifikasi olahan sagu, serta menumbuhkan jiwa kewirausahaan melalui pelatihan pembuatan produk bernilai ekonomi tinggi menuju terbentuknya "Kampung Sagu". Berdasarkan hasil penelitian (Farisa et al., 2024), Desa Tanah Periuk memiliki potensi 1.200 pohon sagu yang terdiri dari 1.170 sagu Molat dan 30 sagu Tuni yang belum dimanfaatkan secara optimal. Metode pelaksanaan meliputi: (1) Survei dan FGD untuk identifikasi kebutuhan; (2) Sosialisasi tentang potensi ekonomi sagu; dan (3) Pelatihan praktik pembuatan kue kenari dan kue lapis sagu. Kegiatan dilaksanakan pada 23-24 Mei 2024 di Kantor Desa Tanah Periuk dengan melibatkan 15 peserta ibu-ibu PKK dan Teras UMKM Paser sebagai narasumber. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta sebesar 76% (dari rata-rata skor pre-test 45 menjadi post-test 79), dan 93% peserta mampu mempraktikkan pembuatan kedua produk dengan baik. Sebanyak 11 peserta (73%) menyatakan berminat membuka usaha olahan sagu skala rumah tangga. Program ini berhasil membuka wawasan baru tentang diversifikasi olahan sagu dan menumbuhkan motivasi kewirausahaan di kalangan ibu-ibu PKK Desa Tanah Periuk.Kata kunci: Sagu; Kampung Sagu; Pemberdayaan Masyarakat; Diversifikasi Produk; Kewirausahaan.