Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penyusunan Peta Desa Dalam Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Jatirejo Kecamatan Giritontro Kabupaten Wonogiri Ariyantoro, Achmad Ridwan; Ramadhan, Rizal Rizqi; Utami, Isnaini Galih; Sevendari, Lila Ulfa; Karsana, Muhammad Fatiha Rahmanda; Primasari, Nadia Feranita; Wardani, Winda Wahyu; Naura, Hasna Aisya; Saputra, Ridwan Dwi; Bagani, Sola Gratia; Wandari, Lisa Dewi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 2 No. 7 (2024): September
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v2i7.1357

Abstract

Desa Jatirejo merupakan desa yang terletak di Kecamatan Giritontro, Kabupaten Wonogiri, merupakan desa dengan mayoritas penduduk bekerja sebagai petani dan buruh serabutan. Desa ini menjadi mitra Universitas Sebelas Maret (UNS) dalam pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) mahasiswa. Kegiatan KKN ini bertujuan untuk menyusun peta desa yang berfungsi sebagai pendukung pembangunan di Desa Jatirejo. Metode yang diterapkan meliputi tahapan persiapan, survey lapangan, penyusunan peta administrasi, verifikasi, serta pencetakan dan serah terima peta kepada pihak desa. Tim pelaksana memiliki tugas utama dalam memfasilitasi dan membimbing aparat desa selama proses tersebut. Hasil dari kegiatan ini adalah peta administrasi Desa Jatirejo yang mencakup informasi tentang batas wilayah administrasi desa, RW, RT, jaringan jalan, serta perairan.
Analisis Komparatif Tindak Pidana Pengancaman Penyebarluasan Konten Asusila dalam KUHP dan UU ITE sebagai Upaya Restitusi bagi Korban Utami, Isnaini Galih
Recidive : Jurnal Hukum Pidana dan Penanggulangan Kejahatan Vol 13, No 3 (2024): DESEMBER
Publisher : Criminal Law Section Faculty of Law Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/recidive.v13i3.95417

Abstract

: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan pengaturan kejahatan pengancaman penyebarluasan konten asusila dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan Undang- Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE), serta implikasi perbedaan pengaturan tersebut terhadap perlindungan hukum bagi korban. Kejahatan pengancaman penyebarluasan konten asusila merupakan bentuk kejahatan yang semakin marak di era digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis normatif, yang mengkaji ketentuan hukum yang relevan dalam KUHP dan UU ITE, serta perbandingan penerapan kedua undang-undang tersebut dalam kasus-kasus pengancaman penyebarluasan konten asusila. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun kedua undang-undang ini mengatur kejahatan tersebut, terdapat perbedaan dalam ruang lingkup, sanksi, dan prosedur hukum yang dapat mempengaruhi efektivitas perlindungan hukum bagi korban. Implikasi perbedaan pengaturan ini menunjukkan bahwa perlindungan hukum bagi korban pengancaman penyebarluasan konten asusila di bawah UU ITE lebih spesifik dan lebih berfokus pada konteks digital, sementara KUHP lebih bersifat umum dan tidak secara eksplisit mengatur kejahatan yang melibatkan media elektronik.Kata Kunci: Pengancaman penyebarluasan konten asusila, KUHP, UU ITE, perbandingan hukum, perlindungan hukum