Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ALIH FUNGSI LAHAN PERBUKITAN DALAM NOVEL TAHUN PENUH GULMA KARYA SIDDHARTHA SARMA Tengku Zafira Maharani; Kurniawan, Eva Dwi
JBI : Jurnal Bahasa Indonesia Vol. 1 No. 1 (2023): Juni
Publisher : CV. Kalimasada Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59966/jbi.v1i1.551

Abstract

Land conversion is one of the problems in environmental issues. Various problems need to be studied in an effort to provide solutions and recommendations. The issue of land conversion is also found in literary works. This research aims to see how land functions, the factors and impacts of the conversion of hilly land contained in the novel Tahun Full of Weeds by Siddharta Sarma. The method used uses a hermeneutical approach. The results obtained show that the functional form of hilly land becomes mining land, the causal factor is the capitalist system, and the impacts are in the form of population movement and damage to the environmental ecosystem..
Pemberdayaan Komunitas Lansia dalam Budidaya Ikan Air Tawar Menggunakan Sistem Akuaponik di Kampung Ledhok Timoho Mohammad Manshur Mustofa; Puji Utomo; Muhammad Lutfi Ardiansyah; Septianang; Fitrah Handayani; Tengku Zafira Maharani; Annisa Mu’awanah Sukmawati
SOROT : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Januari
Publisher : Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer (FASTIKOM) UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/capj8889

Abstract

Kampung Ledhok Timoho terletak di bantaran Sungai Gajah Wong yang dominasi penduduknya bekerja sebagai anak jalanan, pemulung, dan pengamen dari luar Kota Yogyakarta. Kondisi ini menimbulkan masalah sosial, ekonomi, dan lingkungan. Namun, kampung ini memiliki potensi air sungai dan lahan kosong di area bantaran sungai yang belum termanfaatkan optimal. Tujuan kegiatan pengabdian untuk mengoptimalkan potensi sumber daya air Sungai Gajah Wong di Kampung Ledhok Timoho melalui budidaya ikan tawar dengan sistem akuaponik. Mitra sasaran pemberdayaan adalah komunitas lansia sejumlah 20 orang anggota aktif. Tahapan pelaksanaan dimulai dari persiapan, meliputi: pemetaan ketersediaan lahan, perancangan desain kolam, dan penyiapan bahan. Tahapan selanjutnya adalah sosialisasi kegiatan, implementasi pembuatan kolam, dan manajemen operasional. Tahap terakhir, merupakan strategi keberlanjutan melalui pembentukan struktur kepengurusan dan monitoring secara berkala. Penerapan sistem pertanian akuaponik menunjukkan hasil yang positif, dimana 90% anggota komunitas lansia telah memahami dan menggunakan sistem ini. Ini menunjukkan tingginya tingkat pengetahuan dan keterampilan yang berhasil ditransfer kepada mereka. Kegiatan ini memiliki potensi pengembangan usaha lain yang dapat dimunculkan termasuk diversifikasi produk dan wisata edukasi. Hasil lain yang secara langsung dirasakan oleh masyarakat mitra adalah peningkatan hasil produksi, potensi ekonomi dari hasil penjualan, dan peningkatan kerja sama dalam kelompok lansia di Kampung Ledhok Timoho.