Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Kafa’ah Dalam Membina Keluarga Harmonis: Suatu Tinjauan Konseptual Dalam Pernikahan Perspektif Maslahah: Kafa’ah In Building Harmonious Families: A Conceptual Review In The Perspective Of Maslahah In Marriage Mujenni, Mujenni; Alfitri; Husni Idris
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 7 No. 6: Juni 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v7i6.5402

Abstract

Penelitian ini mengkaji konsep kafa’ah dalam membina keluarga harmonis dari perspektif maslahah dalam pernikahan. Kafa’ah menekankan pentingnya kesetaraan dan keseimbangan antara suami istri dalam berbagai aspek seperti agama, nasab, status sosial, dan ekonomi. Kesetaraan ini adalah landasan penting untuk memastikan kelayakan pasangan dalam menjalani kehidupan berumah tangga dan berkontribusi pada keharmonisan keluarga. Penelitian ini bersifat kualitatif deskriptif dan menggunakan pendekatan studi kepustakaan untuk mengkaji konsep kafa’ah dalam pernikahan berdasarkan perspektif maslahah. Sumber data utama berasal dari kitab-kitab klasik seperti al Fiqhi ’Ala Madzahib al-Arba’ah dan kitab-kitab kontemporer, sementara data sekunder diperoleh dari buku, artikel, dan jurnal yang relevan. Analisis data dilakukan menggunakan metode Miles dan Huberman yang meliputi kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Uji keabsahan data menggunakan teknik triangulasi untuk memastikan validitas dan menghindari bias. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemahaman mendalam tentang kafa’ah dan maslahah sangatlah krusial untuk membina keluarga yang harmonis dan bahagia. Dari perspektif maslahah, prinsip tersebut dapat disesuaikan dengan konteks dan kebutuhan masyarakat untuk menjaga kesejahteraan keluarga dengan memperhatikan lima kebutuhan dasar; agama, jiwa, akal, keturunan, dan harta. Penerapan prinsip-prinsip ini mendukung terciptanya keluarga yang harmonis dan sejahtera, dengan elemen-elemen penting seperti penghargaan, kasih sayang, komitmen, komunikasi positif, waktu bersama, kesejahteraan spiritual, dan kemampuan mengelola stres.