Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Konsep Kebebasan Manusia dan Hidayah dalam Perspektif Pendidikan Islam Syakur Wildan; Sabarudin; Husni Idris; Awaliyah Karuniah Rahmah
Geneologi PAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 10 No 1 (2023)
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/geneologipai.v10i1.8160

Abstract

The Humans as social beings have the authority and freedom to do what they want. Humans also try to provide creativity and innovation according to their abilities. It is hoped that this will benefit the local community. Humans are born as leaders to manage everything that is good and right on earth. The right to freedom in regulating must also be in accordance with the portion so that it does not deviate far from the ideals or goals. Besides that, guidance is one of the initial gates for humans to always be grateful and accept what God has given. This is because guidance is a guide for mankind which is expected to be accepted by humans sincerely and without coercion. The research method used was library research (literary study). The data sources were taken by the author from books, journals, scriptures, and other relevant references. Human freedom and guidance are an inseparable unit. Both are linked in daily actions day. Human freedom is inseparable from the guidance of Allah SWT. there are two things that are very important and useful, namely the value of humanism and the value of qonaah.
Kafa’ah Dalam Membina Keluarga Harmonis: Suatu Tinjauan Konseptual Dalam Pernikahan Perspektif Maslahah: Kafa’ah In Building Harmonious Families: A Conceptual Review In The Perspective Of Maslahah In Marriage Mujenni, Mujenni; Alfitri; Husni Idris
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 7 No. 6: Juni 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v7i6.5402

Abstract

Penelitian ini mengkaji konsep kafa’ah dalam membina keluarga harmonis dari perspektif maslahah dalam pernikahan. Kafa’ah menekankan pentingnya kesetaraan dan keseimbangan antara suami istri dalam berbagai aspek seperti agama, nasab, status sosial, dan ekonomi. Kesetaraan ini adalah landasan penting untuk memastikan kelayakan pasangan dalam menjalani kehidupan berumah tangga dan berkontribusi pada keharmonisan keluarga. Penelitian ini bersifat kualitatif deskriptif dan menggunakan pendekatan studi kepustakaan untuk mengkaji konsep kafa’ah dalam pernikahan berdasarkan perspektif maslahah. Sumber data utama berasal dari kitab-kitab klasik seperti al Fiqhi ’Ala Madzahib al-Arba’ah dan kitab-kitab kontemporer, sementara data sekunder diperoleh dari buku, artikel, dan jurnal yang relevan. Analisis data dilakukan menggunakan metode Miles dan Huberman yang meliputi kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Uji keabsahan data menggunakan teknik triangulasi untuk memastikan validitas dan menghindari bias. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemahaman mendalam tentang kafa’ah dan maslahah sangatlah krusial untuk membina keluarga yang harmonis dan bahagia. Dari perspektif maslahah, prinsip tersebut dapat disesuaikan dengan konteks dan kebutuhan masyarakat untuk menjaga kesejahteraan keluarga dengan memperhatikan lima kebutuhan dasar; agama, jiwa, akal, keturunan, dan harta. Penerapan prinsip-prinsip ini mendukung terciptanya keluarga yang harmonis dan sejahtera, dengan elemen-elemen penting seperti penghargaan, kasih sayang, komitmen, komunikasi positif, waktu bersama, kesejahteraan spiritual, dan kemampuan mengelola stres.