Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Law and Communication Journal

KRISIS ETIKA DALAM BRANDING DI MEDIA SOSIAL : ANALISIS DAMPAK SOSIAL DAN PSIKOLOGIS Nur Istiqamah Desiana
Law and Communication Journal Vol 1 No 2 (2025): Komunikasi, Hukum, dan Pemberdayaan Masyarakat dalam Era Energi Terbarukan
Publisher : PT Sanagi Edu Konsultan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Media sosial telah menjadi arena utama komunikasi pemasaran modern, tetapi praktik branding di dalamnya kerap mengabaikan aspek etis. Fokus pada kecepatan viral, engagement, dan penetrasi pasar sering menyingkirkan prinsip transparansi, kejujuran, dan tanggung jawab sosial. Penelitian ini bertujuan menganalisis krisis etika dalam branding di media sosial serta dampak sosial dan psikologis yang ditimbulkan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus pada tiga akun media sosial brand komersial di Indonesia, yaitu @GlowSkinID (Instagram), @TrendyFitStyle (TikTok), dan @XclusiveGadget (Twitter/X). Data dikumpulkan melalui analisis konten, wawancara mendalam dengan praktisi, influencer, konsumen, dan akademisi, serta observasi online terhadap percakapan publik. Analisis data dilakukan dengan metode analisis tematik untuk mengidentifikasi pola isu etika, respon audiens, dan implikasinya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa @GlowSkinID menuai kritik karena klaim produk berlebihan dan kurangnya transparansi dalam kolaborasi dengan influencer; @TrendyFitStyle dikritik karena menampilkan standar tubuh yang diskriminatif, memicu body shaming dan tekanan psikologis pada remaja; sementara @XclusiveGadget mengalami krisis reputasi akibat misleading advertising yang memunculkan hashtag #BoikotXclusive. Secara umum, kurangnya etika dalam branding menimbulkan distrust publik, resistensi kolektif, serta dampak psikologis berupa kecemasan, rasa tertipu, dan rendahnya rasa percaya diri konsumen. Penelitian ini menegaskan bahwa branding digital tidak dapat hanya berorientasi pada pencapaian komersial jangka pendek, tetapi harus mengintegrasikan prinsip etika agar mampu membangun hubungan yang berkelanjutan antara brand dan publik.
STRATEGI KOMUNIKASI BNN DAN KESADARAN MASYARAKAT TERHADAP BAHAYA NARKOBA Minarni Tolapa; Lasria Sinambela; Nur Istiqamah Desiana
Law and Communication Journal Vol 1 No 2 (2025): Komunikasi, Hukum, dan Pemberdayaan Masyarakat dalam Era Energi Terbarukan
Publisher : PT Sanagi Edu Konsultan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyalahgunaan narkoba masih menjadi salah satu permasalahan besar di Indonesia yang berdampak serius terhadap kualitas generasi muda. Komunikasi memiliki peran penting dalam upaya pencegahan, sebab strategi penyampaian pesan yang efektif dapat memengaruhi tingkat kesadaran masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh strategi komunikasi Badan Narkotika Nasional (BNN) terhadap kesadaran masyarakat mengenai bahaya narkoba. Metode penelitian yang digunakan adalah survei eksplanatif dengan teknik quota sampling. Responden berjumlah 61 orang warga RW 006 Kelurahan Kebon Pala, Jakarta Timur. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis melalui korelasi Pearson, regresi sederhana, serta uji validitas dan reliabilitas instrumen menggunakan SPSS 23. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang sangat kuat antara strategi komunikasi BNN dengan kesadaran masyarakat (r = 0,807). Uji regresi juga membuktikan adanya pengaruh signifikan, meskipun kontribusinya relatif kecil, dari strategi komunikasi terhadap kesadaran masyarakat. Temuan ini menunjukkan bahwa komunikasi persuasif BNN efektif, namun masih perlu inovasi melalui media digital dan strategi kolaboratif dengan masyarakat.