Turrohmah, Nadya Salsabilla
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERBANDINGAN KEBIJAKAN PROGRAM PENDIDIKAN KESETARAAN PONDOK PESANTREN SALAFIYAH (PKPPS) DENGAN PONDOK PESANTREN KHALAFIYAH Turrohmah, Nadya Salsabilla
Ulul Amri: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 3 No 2 (2024): Ulul Amri: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/uajmpi.v3i2.6119

Abstract

Pendidikan Kesetaraan Pondok Pesantren Salafiyah (PKPPS) adalah sebuah layanan pendidikan melalui jalur pendidikan non formal yang ditujukan bagi masyarakat. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan apa saja perbandingan atau perbedaan antara kebijakan program antara pendidikan kesetaraan pondok pesantren salafiyah (PKPPS) dengan pondok pesantren khalafiyah. Sedangkan metode yang digunakan adalah kajian pustaka (library research). Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa perbedaan kebijakan program pendidikan antara pendidikan kesetaraan pondok pesantren salafiyah (PKPPS) dengan pondok pesantren khalafiyah, yakni: 1) pendidikan non formal pada pondok pesantren salafiyah dapat disetarakan dengan pendidikan formal pada umumnya, namun dengan syarat para santri belajar dipondok selama 9 tahun. 2) sistem pendidikan pada pondok pesantren salafiyah masih bersifat klasikal (kitab-kitab kuning) dan menerapkan sistem sorogan sebagai sistem pengajarannya, sedangkan pada pondok pesantren khalafiyah menggunakan kitab-kitab klasik dan memasukkan pengajaran pengetahuan umum didalamnya. 3) kurikulum yang digunakan pada pondok pesatren salafiyah menyesuaikan dengan kurikulum di pesantren itu sendiri, sedangkan kurikulum yang digunakan pada pondok pesantren khalafiyah mengikuti kementerian Agama dan Dinas Pendidikan.
Strategic Management of Hybrid Counseling: A Novel Approach to Addressing Quarter-Life Crisis Among University Students in Indonesia Walid, Muhammad; Najah, Aninda Tri Safinatun; Ula, Naila Kholisotul; Turrohmah, Nadya Salsabilla
JURNAL AL-TANZIM Vol 8, No 3 (2024)
Publisher : Nurul Jadid University, Probolinggo, East Java, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33650/al-tanzim.v8i3.9119

Abstract

This study aims to analyze the Hibryd Counseling Service (Islamic counselling) strategy to effectively prevent Quarter Life Crisis and prepare students who become agents of change for a better direction in college. Using interview, observation, and documentation methods, this study seeks to obtain data on the phenomenon of quarter-life crisis and the new approach. The data sources include critical stakeholders in the guidance and counselling laboratory. Data analysis was carried out through data transcription, coding, and categorization. The study results indicate that Islamic counselling is valuable in guiding individuals to overcome quarter-life crises by aligning psychological and spiritual aspects. Islamic counselling significantly contributes to helping individuals overcome quarter-life crises with a holistic approach involving spiritual, psychological, and social factors. Integrating Islamic values in counselling forms a solid framework to support young individuals facing life challenges. These findings provide important insights related to the effectiveness of the Islamic counselling approach in overcoming quarter-life crises through the integration of spiritual, psychological, and social values.