Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Sosial Distancing dalam Pandangan Tasawuf Haji Abdul Malik Karim Amrullah Ilham, Robbi; Putra, Putra
Journal of Islamic Thought and Philosophy Vol. 1 No. 2 (2022): December
Publisher : Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/jitp.2022.1.2.212-229

Abstract

Sosial Distancing muncul belakangan ini sekitar Maret pertengan, tahun 2020. Merupakan perintah lansung dari pemerintah Indonesia berdasarkan saran medis dan ahli lainnya, dalam rangka mengurangi atau melawan penyebaran virus Covid 19.Adalah sebuah perintah untuk membatasi semua kegiatan kontak fisik atau membatasai kegiatan sosial.Efek dari Sosial Distancing berbagai macam pula, dari sisi ekonomi berdampak pemerosotan drastis, dari sisi Agama misalnya telah muncul pula Fatwa MUI anjuran untuk tidak shalat berjamaah bagi daerah yang susfeck.Bahkan kegiatan akademispun ditiadakan, sekolah dan perguruan tinggi diliburkan.Lalu, apakah kita berkeluh kesah dengan keadaan semacam ini?mencari kambing hitam untuk disalahkan, seperti Presiden Amerika yang mengatakan Covid 19 adalah Virus China? Sudah menjadi sifat manusia jika memiliki jalan keluar dari persoalan lantas menyalahkan orang lain, sifat binatang yang memang ada dalam tubuh kita. Maka penelitian ini fokus kepada, bagaimana sikap bijaksana yang akan ditelurkan oleh Taswuf melihat persolan kekinian? Sosial distancing merupakan keniscayaan dari wabah penyakit menular, krisis moneter keniscayaan dari disproduksi, kebodohan keniscayaan dari tutupnya kegiatan akademik. Dan sibuk memperbaiki diri merupakan sebuah keniscayaan dari seorang sufi.
Sosial Distancing dalam Pandangan Tasawuf Haji Abdul Malik Karim Amrullah Putra, Putra; Ilham, Robbi
Journal of Islamic Thought and Philosophy Vol. 1 No. 2 (2022): December
Publisher : Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/jitp.2022.1.2.212-229

Abstract

Sosial Distancing muncul belakangan ini sekitar Maret pertengan, tahun 2020. Merupakan perintah lansung dari pemerintah Indonesia berdasarkan saran medis dan ahli lainnya, dalam rangka mengurangi atau melawan penyebaran virus Covid 19.Adalah sebuah perintah untuk membatasi semua kegiatan kontak fisik atau membatasai kegiatan sosial.Efek dari Sosial Distancing berbagai macam pula, dari sisi ekonomi berdampak pemerosotan drastis, dari sisi Agama misalnya telah muncul pula Fatwa MUI anjuran untuk tidak shalat berjamaah bagi daerah yang susfeck.Bahkan kegiatan akademispun ditiadakan, sekolah dan perguruan tinggi diliburkan.Lalu, apakah kita berkeluh kesah dengan keadaan semacam ini?mencari kambing hitam untuk disalahkan, seperti Presiden Amerika yang mengatakan Covid 19 adalah Virus China? Sudah menjadi sifat manusia jika memiliki jalan keluar dari persoalan lantas menyalahkan orang lain, sifat binatang yang memang ada dalam tubuh kita. Maka penelitian ini fokus kepada, bagaimana sikap bijaksana yang akan ditelurkan oleh Taswuf melihat persolan kekinian? Sosial distancing merupakan keniscayaan dari wabah penyakit menular, krisis moneter keniscayaan dari disproduksi, kebodohan keniscayaan dari tutupnya kegiatan akademik. Dan sibuk memperbaiki diri merupakan sebuah keniscayaan dari seorang sufi.
Pengembangan Sistem Monitoring Kehadiran Peserta Diklat Latsar CPNS Menggunakan Framework Laravel dan Filament Ramadani, Yerix; Ilham, Robbi; Wijaya, Chandra; Ranti Ranti; Syira, A
JURNAL PENELITIAN SISTEM INFORMASI (JPSI) Vol. 4 No. 2 (2026): Mei: JURNAL PENELITIAN SISTEM INFORMASI
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54066/jpsi.v4i2.4088

Abstract

This research aims to develop a web-based Attendance Monitoring System for CPNS Latsar Training Participants using the Laravel and Filament framework at the University of Jambi. The research method used is Research and Development (R&D) with the Software Development Life Cycle (SDLC) Waterfall model, which includes the stages of needs analysis, design, Implementation, Testing, and Maintenance of the system. The results of the study show that the system successfully runs digital attendance features, real-time monitoring, and generates automatic reports with a test success rate of 100%. In addition, the results of the User Acceptance Testing (UAT) obtained a feasibility score of 92.8% in the category of "Very Feasible". These findings confirm that the developed system is able to help the attendance administration process, improve the ease of monitoring participants, and support the management of attendance data in a more structured and efficient manner. Thus, this web-based monitoring system can be an innovative solution in supporting the effectiveness of the Implementation of CPNS Latsar Training within the University of Jambi.