Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Impact of Student-Student Interaction Learning Model Faced with Case of Studying IPA on V-Class in the MIS Hayatul Islam Cinangka Hermawan, Cecep Maman; Rosfiani, Okta; Haidir, Narulita Kinandhani; Aulia, Suci Syakila; Putra, Putra; Aprilliano, M. Ravito Atmajaya
Journal of Education Method and Learning Strategy Том 2 № 01 (2024): Journal of Education Method and Learning Strategy
Publisher : PT. Riset Press International

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59653/jemls.v2i01.534

Abstract

of the constraints affecting the learning outcomes of the IPA in students is the lack of variation of the learning model used, then students end up feeling bored and unenthusiastic so that their learning results are interrupted. The study aims to investigate the influence of the Student-Student Interaction (SSI) learning model on the learning outcomes of V-grade students on the IPA students' eyes, using the comparison of the STAD cooperative learning model. (Student Team Achievement Divisions). This research uses a quantitative approach to experimental design with a quasi-experimental design. The study was conducted with a sample of 61 students divided into two, namely 31 experimental classes using the Student-Student Interaction learning model and 30 control class using the STAD learning model (Studant Team Achievement Divisions) in the academic year 2019/2020 at MIS Hayatul Islamiyah. Based on the results of the study using the hypothesis test and nonparametric test Mann Whitney with a 95% confidence rate showed a Sig. (2-tailed) value of 0.044 which means 0.044 < 0.05 so it can be concluded that there is a significant difference to the learning outcome of IPA class V between classes using the learning model SSI (Student-student Interaction) and class using the cooperative learning model STAD type (Student Teams Achievement Divisions).
Analisis Potensi Objek Wisata Janjang 1000 (Seribu) Di Nagari Sulit Air Kecamatan X Koto Diatas Kabupaten Solok Putra, Putra; Adnan, M. Fachri
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 5, No 2 (2021): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jisip.v5i2.2011

Abstract

Artikel ini berdasarkan analisis potensi objek wisata jenjang 1000 (seribu) di Nagari Sulit Air, Kecamatan X Koto Diatas, Kabupaten Solok. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan tentang analisis potensi objek wisata jenjang seribu dan untuk mengetahui kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman yang dimiliki objek wisata jenjang seribu di Nagari Sulit Air, Kecamatan X Koto Diatas, Kabupaten Solok. Studi ini dianalisis dengan menggunakan teknik analisis SWOT (Strength, Weakness, Oportunity, Threat). Teknik pemilihan informan adalah purposive sampling. Dalam memperoleh data penelitian diperoleh dari hasil observasi, wawancara, studi dokumentasi. Penelitian ini menggunakan teknik analisis data kualittaif. Hasil penelitian Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kekuatan yang dimiliki oleh objek wisata jenjang seribu adalah daya tarik wisata alamnya. Potensi yang dimiliki oleh objek wisata jenjang seribu bisa dijadikan kegiatan perkemahan, tempat olahraga ekstrem seperti offroad. dan kekuatan tersebut didukung oleh potensi nagari yang memiliki kuliner khas dan memiliki wisata pendukung. Kelemahan objek wisata jenjang seribu adalah belum terkelola dengan baik dan masih minimnya sarana dan prasarana penunjang pariwisata. Peluang yang dimiliki objek wisata jenjang seribu adalah telah memiliki rancangan desain pengembangan dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata kabupaten solok, berpotensi dijadikan objek wisata halal dan bisa jadi persinggahan event TDS. Ancaman yang dimiliki tidak banyaknya objek wisata
Sosial Distancing dalam Pandangan Tasawuf Haji Abdul Malik Karim Amrullah Ilham, Robbi; Putra, Putra
Journal of Islamic Thought and Philosophy Vol. 1 No. 2 (2022): December
Publisher : Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/jitp.2022.1.2.212-229

Abstract

Sosial Distancing muncul belakangan ini sekitar Maret pertengan, tahun 2020. Merupakan perintah lansung dari pemerintah Indonesia berdasarkan saran medis dan ahli lainnya, dalam rangka mengurangi atau melawan penyebaran virus Covid 19.Adalah sebuah perintah untuk membatasi semua kegiatan kontak fisik atau membatasai kegiatan sosial.Efek dari Sosial Distancing berbagai macam pula, dari sisi ekonomi berdampak pemerosotan drastis, dari sisi Agama misalnya telah muncul pula Fatwa MUI anjuran untuk tidak shalat berjamaah bagi daerah yang susfeck.Bahkan kegiatan akademispun ditiadakan, sekolah dan perguruan tinggi diliburkan.Lalu, apakah kita berkeluh kesah dengan keadaan semacam ini?mencari kambing hitam untuk disalahkan, seperti Presiden Amerika yang mengatakan Covid 19 adalah Virus China? Sudah menjadi sifat manusia jika memiliki jalan keluar dari persoalan lantas menyalahkan orang lain, sifat binatang yang memang ada dalam tubuh kita. Maka penelitian ini fokus kepada, bagaimana sikap bijaksana yang akan ditelurkan oleh Taswuf melihat persolan kekinian? Sosial distancing merupakan keniscayaan dari wabah penyakit menular, krisis moneter keniscayaan dari disproduksi, kebodohan keniscayaan dari tutupnya kegiatan akademik. Dan sibuk memperbaiki diri merupakan sebuah keniscayaan dari seorang sufi.
Sosial Distancing dalam Pandangan Tasawuf Haji Abdul Malik Karim Amrullah Putra, Putra; Ilham, Robbi
Journal of Islamic Thought and Philosophy Vol. 1 No. 2 (2022): December
Publisher : Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/jitp.2022.1.2.212-229

Abstract

Sosial Distancing muncul belakangan ini sekitar Maret pertengan, tahun 2020. Merupakan perintah lansung dari pemerintah Indonesia berdasarkan saran medis dan ahli lainnya, dalam rangka mengurangi atau melawan penyebaran virus Covid 19.Adalah sebuah perintah untuk membatasi semua kegiatan kontak fisik atau membatasai kegiatan sosial.Efek dari Sosial Distancing berbagai macam pula, dari sisi ekonomi berdampak pemerosotan drastis, dari sisi Agama misalnya telah muncul pula Fatwa MUI anjuran untuk tidak shalat berjamaah bagi daerah yang susfeck.Bahkan kegiatan akademispun ditiadakan, sekolah dan perguruan tinggi diliburkan.Lalu, apakah kita berkeluh kesah dengan keadaan semacam ini?mencari kambing hitam untuk disalahkan, seperti Presiden Amerika yang mengatakan Covid 19 adalah Virus China? Sudah menjadi sifat manusia jika memiliki jalan keluar dari persoalan lantas menyalahkan orang lain, sifat binatang yang memang ada dalam tubuh kita. Maka penelitian ini fokus kepada, bagaimana sikap bijaksana yang akan ditelurkan oleh Taswuf melihat persolan kekinian? Sosial distancing merupakan keniscayaan dari wabah penyakit menular, krisis moneter keniscayaan dari disproduksi, kebodohan keniscayaan dari tutupnya kegiatan akademik. Dan sibuk memperbaiki diri merupakan sebuah keniscayaan dari seorang sufi.
PENERAPAN TEKNOLOGI PIROLISIS SAMPAH PLASTIK DI DESA UKO Rahman, Fatuh; Putra, Putra; Fitrianti, Eka Tefiana; Hudriansyah, Hudriansyah; Yahya, Abdullah; Arsela, Primadiyanti
Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 12 (2025): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v12i12.3307

Abstract

This research aims to develop a simple pyrolysis device as an alternative solution for plastic waste management in Uko Village, Muara Komam District, Paser Regency. The increasing volume of unmanaged plastic waste has caused environmental and social problems, requiring appropriate technology that can be applied at the household or community level. An experimental approach was employed by designing and testing a pyrolysis system using a pressure cooker as the reactor. The process was conducted at 325°C with 453 grams of LDPE and PS plastics. The experiment produced 195 ml of clear yellowish pyrolysis oil with a yield of approximately 43%. This oil has a calorific value comparable to diesel fuel, making it a potential alternative energy source for rural communities. Implementing this technology within a Community Service Program (PKM) in Uko Village provided dual benefits—reducing plastic waste accumulation while raising community awareness of sustainable waste management. Furthermore, the produced pyrolysis oil can be used as household fuel, reducing expenses and offering new economic opportunities. Thus, this simple pyrolysis innovation effectively supports plastic waste reduction and empowers rural communities toward a circular economy based on renewable energy.
PENGOLAHAN JERUK MENJADI PELUANG USAHA DI DESA SAWAH KAMPAR UTARA PROVINSI RIAU Al-fiqri, Yanuar; Asmarianti, Desi; Maulana, M Arif; Oktavian, Mahendri; Perdana, Rafi; Putra, Putra; Tan Agma, Dwi Rahmadhany; Rahma Arbain, Cici; Mulia Dewi, Ike Sintia; Husna, Rahmil; Taupan, Muhammad; Akma, Mayzatul
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Keguruan dan Pendidikan (JPM-IKP) Vol 5, No 2 (2022): Jurnal Pengabdian Masyarakat (JPM-IKP)
Publisher : FKIP Universitas Trilogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31326/jmp-ikp.v5i2.1424

Abstract

Kegiatan Pengabdian bertujuan untuk memberikan pelatihan kepada masyarakat Desa Sawah memperkenalkan, mengajarkan, dan mensosialisasikan produk olahan rumahan yang bisa menghasilkan pundi rupiah dan bisa membuka peluang bisnis melalui pelatihan pembuatan Selai Jeruk tanpa bahan kimia. Adapun kegiatan ini memiliki beberapa tahapan, yaitu tahapan pertama pendahuluan, tahapan kedua sosialisasi. Adapun target yang akan dicapai dalam kegiatan pengabdian ini ialah (1) dalam pelaksanaannya masyarakat Desa Sawah mampu memproduksi selai jeruk dengan memberikan pemahaman tentang selai jeruk (2) masyarakat mampu dan mengerti cara pembuatan selai jeruk (3) menciptakan peluang bisnis (4) dapat meningkatkan produktifitas masyarakat. Berdasarkan pengamatan selama kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini, diperoleh hasil yang positif yaitu peserta yang ikut dalam kegiatan sosialisasi ini menunjukkan pertahatian yang baik dan sangat antusias dalam menerima materi yang disampaikan pemateri. Dengan demikian pengabdian mahasiswa kepada masyarakat Desa Sawah Kecamatan Kampar Utara Kabupaten Kampar berjalan dengan baik dan lancar.
Rekonstruksi Sosial-Budaya Pendidikan Dasar Islam melalui Trilogi Pendidikan Ki Hadjar Dewantara Putra, Putra
Jurnal PUBLIQUE Vol 5 No 2 (2024): November
Publisher : Universitas Islam Negeri Sunan Ampel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/publique.2024.5.2.157-173

Abstract

Pendidikan dasar Islam menghadapi tantangan sosial-budaya berupa melemahnya keteladanan, partisipasi, dan kemandirian peserta didik di tengah tuntutan modernitas. Artikel ini bertujuan merekonstruksi pendidikan dasar Islam melalui pendekatan sosial-budaya dengan menggunakan Trilogi Pendidikan Ki Hadjar Dewantara sebagai kerangka konseptual. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif berbasis studi pustaka dengan menganalisis karya-karya Ki Hadjar Dewantara serta literatur pendidikan Islam kontemporer. Hasil kajian menunjukkan bahwa prinsip ing ngarsa sung tulada, ing madya mangun karsa, dan tut wuri handayani relevan sebagai fondasi pembentukan kultur pendidikan yang humanistik, partisipatif, dan kontekstual. Trilogi tersebut tidak hanya berfungsi sebagai metode pedagogis, tetapi juga sebagai mekanisme pembentukan nilai dan relasi sosial dalam lingkungan sekolah. Rekonstruksi sosial-budaya pendidikan dasar Islam melalui Trilogi Ki Hadjar Dewantara berkontribusi pada penguatan karakter, motivasi belajar, serta kemandirian peserta didik secara berkelanjutan
Pengenalan Tanda Awal Henti Jantung dan Tindakan CPR di Masyarakat Asrianto, Asrianto; Haerul, Haerul; Arief, Khumaidi; Sukri, Karmila; Mansur, Muhammad Arif; Jufri, Sabri; Kalla, Harnilawati; Herman, Herman; Arnianti, Arnianti; Subaedah, Subaedah; Nurlaelah, Nurlaelah; Anggerani, Anggerani; Jabir, Muhammad Agus; Fitriani, Fitriani; Nursyahfitri, Nursyahfitri; Syauqiyah, Syauqiyah; Putra, Putra; Selsadila, Dwi
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 1 (2026): JAMSI - Januari 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2539

Abstract

Henti jantung mendadak merupakan permasalahan kesehatan masyarakat dengan tingkat mortalitas tinggi dan sebagian besar kejadiannya terjadi di luar fasilitas pelayanan kesehatan. Kondisi ini menuntut respon cepat dan tepat dari masyarakat awam sebagai penolong pertama sebelum bantuan medis tiba. Namun, rendahnya pengetahuan masyarakat dalam mengenali tanda awal henti jantung serta keterbatasan keterampilan melakukan Cardiopulmonary Resuscitation (CPR) masih menjadi kendala utama dalam upaya penyelamatan korban. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini dilaksanakan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengenali tanda awal henti jantung serta melakukan tindakan CPR secara benar dan aman. Metode pengabdian meliputi penyuluhan kesehatan, diskusi terarah, serta pelatihan praktik CPR menggunakan media audio visual dan manekin. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui pengukuran tingkat pengetahuan dan keterampilan peserta sebelum dan sesudah intervensi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pengetahuan peserta mengenai tanda awal henti jantung serta peningkatan kemampuan dalam melakukan tindakan CPR sesuai standar prosedur. Temuan ini menegaskan bahwa edukasi dan pelatihan CPR berbasis komunitas efektif dalam meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat. Kegiatan ini memiliki peran strategis dalam memperkuat sistem respon kegawatdaruratan jantung di tingkat komunitas dan berpotensi menurunkan angka kematian akibat henti jantung secara berkelanjutan nasional.
Peran Ekstrak Kunyit dan Pegagan dalam Modifikasi Ekspresi Gen eNOS: Implikasi Terhadap Gangguan Ginjal pada Obesitas Sulaeman, Agus; Perayani, Eci; Muhsinin, Soni; Selifiana, Nita; Susilawati, Elis; Kaniawati, Marita; Nafilah, Aghnia Nurvianti; Mahakam, Hendra; Putra, Putra
JFIOnline | Print ISSN 1412-1107 | e-ISSN 2355-696X Vol 18 No 2 (2026): Jurnal Farmasi Indonesia
Publisher : Pengurus Pusat Ikatan Apoteker Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35617/jfionline.v18i2.763

Abstract

Obesity is a global health problem closely associated with endothelial dysfunction, oxidative stress, and renal impairment, where endothelial nitric oxide synthase (eNOS) expression and nitric oxide (NO) levels serve as critical biomarkers for endothelial function. This study aimed to evaluate the effects of turmeric (Curcuma longa) extract, pegagan (Centella asiatica) extract, and their combination on body weight, organ index, fat index, blood biomarkers, and renal eNOS gene expression in obese rats. Male white rats were randomly divided into six groups: normal control, negative control (high-fat diet), positive control (orlistat 10.8 mg/kgBW), turmeric extract (200 mg/kgBW), pegagan extract (200 mg/kgBW), and a combination of turmeric–pegagan extracts (200:100 mg/kgBW). Treatments were administered for 60 days, and parameters assessed included body weight, organ index, fat index, blood biomarkers (ITT, creatinine, NO, elastin), and renal eNOS expression using PCR. Statistical analysis was performed using one-way ANOVA followed by Tukey’s post hoc test. The results demonstrated that the combination of turmeric and pegagan extracts significantly reduced body weight, liver, kidney, and heart indices, as well as visceral fat index, while improving blood biomarkers through the reduction of creatinine levels, along with an increase in NO serum approaching normal compared with the negative control group; the respective mean values were -10.14±0.57%, 5.52±0.73%, 1.23±0.21%, 0.64±0.06%, 1.35±0.05%, 0.33±0.06 mg/dL, dan 5.14±0.58 mmol/L. Renal eNOS expression exhibited an increasing trend in the combination group, although not statistically significant. In conclusion, the combination of turmeric and pegagan extracts exerts synergistic effects in improving endothelial dysfunction and renal impairment in obesity through lipid profile modulation, reduction of organ damage biomarkers, and enhancement of NO bioavailability.