Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Faktor Penyebab Terjadinya Keributan Organisasi Eksternal Kampus (Studi Kasus HMI dan PMII di UIN Sumatera Utara Fadhilah, Muhammad Arif; Nuraini, Syukrikha; Chaniago, Vivi Yulis Maylani; Prayuda, Reza Pahlevi Dwi Rizki; Ulfa, Suci Sapira
Madani: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol 1, No 12 (2024): Madani, Vol. 1 No. 12 2024
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PMII dan HMI adalah salah 1 organisasi ekstrernal kampus HMI dan PMII keduanya adalah organisasi kemhasiswaan di indonesia. Dimana keduanya memiliki tujuan yang sama namun hanya berbeda penuturannya. Kedua organisasi ini sangatlah familiar di telinga masyarakat dengan anggota yang tersebar di seluruh indonesia.HMI adalah sebuah organisasi mahasiswa yang didirikan di Yogyakarta pada tanggal 14 Rabiul Awal 1366 H bertepatan dengan tanggal 5 Februari 1947, atas prakarsa Lafran Pane beserta 14 orang mahasiswa Sekolah Tinggi Islam (sekarang Universitas Islam Indonesia). Sudah sering kita lihat banyak keributan antara PMII dan HMI yang terjadi di Universitas Islam Negri Sumatera Utara, yang menjadi pertanyaan besar disini adalah mengapa hal ini terus terjadi, apakah tidak ada Tindakan tegas terhadap masalah ini? Sedangkan keributan ini adalah suatu perbuatan yang dilarang di kampus ataupun kegiatan yang bisa merugikan kampus. Oleh karena itu Tujuan penelitian ini adalah untuk mecari tau atau mengetahui mengapa keributan itu terjadi sehingga saat kedepannya nanti tidak ada keributan antara organisasi PMII dan HMI di Universitas Negri Sumatra Utara. Dan metode penelitiannya adalah Analisa data yang bersifat kualitatif yang tidak bisa diukur dengan angka data yang dikumplkan melalui observasi, wawncara dan dokumentasi .
Eksplorasi Pengalaman Pengguna terhadap Kemudahan Akses dan Fitur Pencarian Produk Halal pada Website BPJPH Daniransyah, Johan; Kasturi, Indri Hasnur; Ulfa, Suci Sapira
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.37132

Abstract

Digitalisasi layanan publik menjadi strategi penting dalam meningkatkan transparansi dan aksesibilitas informasi, termasuk dalam penyediaan informasi sertifikasi produk halal. Di Indonesia, Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) menyediakan website resmi yang memungkinkan masyarakat memverifikasi status kehalalan produk melalui fitur pencarian produk halal. Meskipun platform ini memiliki peran strategis sebagai sumber informasi publik, kajian yang secara khusus menelaah pengalaman pengguna dalam memanfaatkan sistem tersebut masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengalaman pengguna dalam mengakses website BPJPH serta menilai efektivitas fitur pencarian produk halal yang tersedia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain eksploratif untuk memperoleh pemahaman mendalam mengenai persepsi dan interaksi pengguna terhadap sistem. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam semi-terstruktur, observasi terhadap interaksi pengguna dengan website, serta studi dokumentasi. Informan penelitian dipilih menggunakan teknik purposive sampling, yaitu individu yang pernah menggunakan website BPJPH untuk mencari informasi produk halal. Analisis data dilakukan menggunakan analisis tematik untuk mengidentifikasi pola pengalaman pengguna terkait aksesibilitas, navigasi, dan efektivitas pencarian informasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa website BPJPH secara umum memberikan pengalaman pengguna yang positif dalam hal kemudahan akses dan struktur navigasi, serta membantu pengguna memverifikasi status halal produk secara efisien. Namun demikian, beberapa keterbatasan masih ditemukan, seperti kemampuan sistem yang terbatas dalam mengenali variasi kata kunci, respons sistem yang terkadang lambat, serta keterbatasan detail informasi pada hasil pencarian. Temuan ini menegaskan pentingnya peningkatan algoritma pencarian, kelengkapan basis data, serta penyempurnaan desain antarmuka untuk meningkatkan efektivitas layanan informasi halal berbasis digital dan memperkuat kepercayaan publik terhadap sistem sertifikasi halal.