Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Masa Kemajuan Islam (650-1000 Masehi) Basri, Muhammad; Salsabila, Dinda; Siregar, Faisa Rahma Safira
Madani: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol 1, No 12 (2024): Madani, Vol. 1 No. 12 2024
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.10457375

Abstract

The classical period (650-1250 CE) marked the zenith of Islamic civilization through expansion, integration, and progress, extending the influence of Islam from Spain to India. Under the leadership of caliphs, there was support for advancements in various fields of knowledge. However, the disintegration phase (1000-1250 CE) was characterized by political fragmentation and decline, reaching its climax with the conquest of Baghdad by Hulagu's forces in 1258 CE. Differences in governance systems, democracy during the Khulafaurrasyidin era and monarchy during the Umayyad and Abbasid eras, triggered divisions due to power struggles. In this period, the development of the Islamic community marked the pinnacle through the expansion of influence from Spain to India under caliphal leadership. Despite advancements in various fields of knowledge, the disintegration phase (1000-1250 CE) brought about fragmentation and political decline, culminating in the conquest of Baghdad by Hulagu's forces in 1258 CE. Variances in governance systems, with democracy during the Khulafaurrasyidin era and monarchy during the Umayyad and Abbasid eras, served as the primary catalyst for divisions arising from power competition.
Implementasi Deteksi Dini Pertumbuhan Anak Usia Dini (AUD) pada Anak Usia 4-6 Tahun di TK/PAUD Sari, Dian Ayu Puspita; Salsabila, Dinda; Siregar, Faisa Rahma Safira; Siregar, Nurmala; Nasution, Homsani
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.35835

Abstract

Deteksi dini pertumbuhan anak usia dini (AUD) merupakan upaya penting dalam memantau kondisi fisik anak dan mencegah terjadinya gangguan pertumbuhan sejak usia prasekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi deteksi dini pertumbuhan anak usia 4–6 tahun di TK/PAUD. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Deteksi dini pertumbuhan dilakukan melalui pengukuran antropometri, meliputi berat badan dan tinggi badan anak, yang kemudian dibandingkan dengan standar pertumbuhan sesuai usia. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa implementasi deteksi dini pertumbuhan di TK/PAUD melibatkan peran guru, dukungan tenaga kesehatan, serta kerja sama dengan orang tua. Meskipun masih ditemukan kendala seperti keterbatasan sarana, kurangnya pelatihan guru, dan belum optimalnya pencatatan data, deteksi dini pertumbuhan memberikan manfaat dalam mengidentifikasi kondisi pertumbuhan anak secara lebih awal dan mendukung pencegahan masalah gizi. Dengan demikian, deteksi dini pertumbuhan perlu dilaksanakan secara terencana dan berkelanjutan untuk mendukung tumbuh kembang anak usia dini secara optimal.