Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Konflik Kerja Dan Beban Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Natalia, Kristina; Sutadi, Theodorus
EXERO : Journal of Research in Business and Economics Vol 7, No.2 (2024)
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Sanata Dharma Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24071/exero.v7i2.9289

Abstract

This study aims to determine 1) the effect of work conflict on employee performance, 2) the effect of workload effect on employee performance, 3) the effect work conflict and workload have simultaneously on employee performance at Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Gunung Mas. The population in this research were all employees of Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Gunung Mas. The technique used in this research is satured sampling method and data collection technique by distributing questionnaires to 37 respondens. Data analysis technique in this study is multiple linear regression using the IBM SPSS 26 program. The results in this study indicate that: 1) work conflict has negative effect to employee, 2) workload has no effect on employee performance, 3) work conflict and workload have a simultaneous effect on employee performance. 
Pengembangan Business Model Canvas untuk Penguatan Bisnis di UMKM De Thela Moyudan Sleman Rubiyatno, Rubiyatno; Sutadi, Theodorus; Rahmawati, Christina Heti Tri; Hardianto, Florentinus Nugro
Inovasi Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1 No 3 (2023): IJPM - Desember 2023
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/ijpm.154

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat atau mempertajam ide bisnis dan pengembangan bisnis UMKM De Thela. Kegiatan ini berupa pendampingan pada mitra dalam pengembangan Business Model Canvas (BMC) sehingga pemilik UMKM De Thela dapat review dari proses bisnis UMKM De Thela. Kegiatan ini sangat melibatkan pemilik sehingga tim terbantu dalam pendampingan sehingga dapat mengembangkan business model canvas UMKM De Thela yang menggambarkan proses bisnis yang sesuai realita. Hasil kegiatan ini, UMKM De Thela mempunyai business model canvas untuk dapat digunakan memperkuat bisnis UMKM De Thela terutama terkait pemasaran produk, yang diharapkan meningkatkan pendapatan dan menjaga keberlangsungan usahanya pada masa setelah pandemi covid-19. Kegiatan ini diharapkan dapat terus berlanjut sehingga UMKM De Thela lebih berkembang di masa yang akan datang, terutama terkait dengan pendampingan pemasaran.
Pendampingan Perumusan Unique Selling Point sebagai Strategi dalam Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan di Kampung Wisata Kali Gajah Wong, Yogyakarta Kurniawati, Lucia; Hardanti, Yuliana Rini; Sutadi, Theodorus; Ernawati, Maria Theresia; Wuri, Josephine
Jurnal Pengabdian Masyarakat Inovasi Indonesia Vol 3 No 1 (2025): JPMII - Februari 2025
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jpmii.663

Abstract

Kampung Wisata Kali Gajah Wong telah beroperasi beberapa tahun dan mengalami banyak perkembangan. Perkembangan terakhir adalah adanya rintisan budidaya maggot yang berpotensi se-bagai daya tarik wisata edukasi. Selain itu, pengembangan daya tarik wisata edukasi lainnya sudah da-lam rintisan. Terkait dengan hal ini, pengelola perlu melakukan pembenahan terutama dari sisi komu-nikasi pemasarannya karena adanya variasi yang cukup lebar antara daya tarik wisata yang satu dengan yang lain. Pengelola perlu merumuskan Unique Selling Points yang akan menjadi substansi dari semua komunikasi pemasaran yang dilakukan kepada publik. Melalui aktivitas Focus Group Discussion, tim pengabdi bersama mitra pengelola merumuskan bahwa Uniques Selling Point dari Kampung Wisata Gajah Wong adalah Wisata Edukasi Lingkungan (Eco-edutourism) di Wilayah Perkotaan. Melalui kegiatan PkM ini, mitra mendapatkan pengalaman mengenai tata kelola usaha jasa wisata berupa kampung wisata yaitu berupa perumusa Unique Selling Points yang kuat agar mampu bersaing dengan usaha jasa wisata yang lain.