Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : Academic Physiotherapy Conference Proceeding

Manajemen Fisioterapi pada Kasus post Orif Open Fracture os Humerus Sinistra 1/3 Cranial ad Contractionum: A Case Report Akbar, Alifa; Perdana, Suryo Saputra; Yanuar, Reza Arshad
Academic Physiotherapy Conference Proceeding 2024: Academic Physiotherapy Conference Proceeding
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Introduction: Fisioterapi adalah salah satu ilmu dibidang kesehatan yang berhubungan dengan fungsi gerak tubuh. Bentuk pengobatan fisioterapi bermacam-macam bisa menggunakan latihan olahraga khusus, penguluran otot dan bermacam macam teknik serta alat khusus. Nyeri karena bekas incisi setelah operasi pasti akan dirasakan oleh pasien, sehingga perlu dilakukan penanganan medis setelahnya, seperti fisioterapi. Case Presentation: pasien dengan diagnosa oleh dokter Open fracture os Humerus sinistra 1/3 cranial ad contractionum dan Open fracture os radius sinistra 1/3 distal ad contractionum dilakukan operasi pemasangan plat and screw di humerus dan pemasangan wire di radial. Keluhan utama pasien yaitu pada lengan atas dan pergelangan tangan sebelah kiri terasa nyeri ketika digunakan untuk melakukan aktivitas sehari hari seperti mengambil benda yang ada diatas kepala dan menggenggam sesuatu. Management and Outcome: Intervensi yang diberikan menggunakan modalitas alat Infra red dan beberapa latihan seperti active exercise, pasif exercise serta contract relax. Evaluasi yang diukur oleh peneliti meliputi evaluasi nyeri, kekuatan otot, LGS, odem dan kemampuan fungsional. Pengukuran evaluasi dilakukan diawal pertemuan untuk sesi pertama dan diakhir pertemuan untuk sesi kedua sampai ke empat. Discussion: Pada pasien post op frakture dirasa sangat diperlukan mobilisasi dini seperti pasif exercise untuk mencegah terjadinya komplikasi post op seperti kekakuan, atrofi otot maupun perlengketan sendi synovial. Conclusion: Pemberian modalitas IR yang digabungkan dengan latihan contract relax, active serta pasif exercise yang dilakukan sebanyak 4x terhadap Ny. R di RSUD Salatiga dapat mengurangi nyeri, meningkatkan kekuatan otot, menambah fleksibilitas / LGS, mengurangi odem dan meningkatkan kemampuan fungsional.