Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Sistem Informasi Eksekutif Performa Televisi PT. Jawa Pos Media Televisi Menggunakan Metode Drill Down Wajendra Dewi, Marylda Salma; Windy Fadhilah Susanti; Safitri Pradhistya Suwandi; Eka Dyar Wahyuni; Agung Brastama Putra; Siti Mukaromah
Jurnal Rekayasa Sistem Informasi dan Teknologi Vol. 2 No. 1 (2024): Agustus
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jrsit.v2i1.1008

Abstract

Dalam era digital, industri media mengalami transformasi cepat yang didorong oleh perkembangan teknologi informasi dan perubahan perilaku konsumen. PT. Jawa Pos Media Televisi (JTV) sebagai penyedia konten media terkemuka di Indonesia menghadapi tantangan dalam memahami performa acara televisi mereka untuk mempertahankan daya saing. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Sistem Informasi Eksekutif berbasis metode drill-down yang dapat membantu JTV dalam menganalisis data performa televisi secara lebih mendalam dan real-time. Metode drill-down memungkinkan pengguna untuk melakukan analisis hierarkis, dari level tinggi hingga detail, sehingga memberikan wawasan yang lebih dalam mengenai perilaku pemirsa dan performa acara televisi. Penelitian ini menggunakan pendekatan Waterfall dalam pengembangan perangkat lunak, yang meliputi studi literatur, pengumpulan data, proses ETL (Extract, Transform, Load), dan pengujian sistem. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem informasi eksekutif ini efektif dalam membantu eksekutif JTV membuat keputusan strategis yang lebih cerdas dan responsif. Dengan visualisasi data yang mendalam, sistem ini juga meningkatkan efisiensi operasional JTV dalam menghadapi persaingan di industri media modern.
Peramalan Rating Program Televisi Menggunakan Metode ARIMA Studi Kasus : PT Jawa Pos Media Televisi Salma, Marylda; Windy Fadhilah Susanti; Safitri Pradhistya Suwandi; Eka Dyar Wahyuni; Asif Faroqi; Siti Mukaromah
Jurnal Rekayasa Sistem Informasi dan Teknologi Vol. 2 No. 1 (2024): Agustus
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jrsit.v2i1.1013

Abstract

Persaingan di industri media dan penyiaran semakin intensif dengan stasiun televisi berlomba-lomba menarik perhatian penonton melalui program-program yang menarik dan berkualitas. PT Jawa Pos Media Televisi (JTV) sebagai stasiun televisi regional terus berupaya meningkatkan kualitas dan popularitas programnya. Salah satu indikator keberhasilan program televisi adalah rating, yang tidak hanya mencerminkan popularitas program tetapi juga berpengaruh langsung terhadap pendapatan iklan dan daya saing stasiun televisi. Penelitian ini bertujuan untuk meramalkan rating program televisi di JTV menggunakan metode Autoregressive Moving Average (ARIMA), yang dikembangkan oleh George Box dan Gwilym Jenkins  Metode ini dipilih karena kemampuannya dalam mengidentifikasi pola dan tren dalam data historis untuk peramalan di masa depan. PT Jawa Pos Media Televisi menghadapi tantangan dalam memprediksi rating program televisi secara akurat beberapa bulan ke depan. Variasi preferensi penonton, perubahan tren, dan faktor eksternal seperti peristiwa besar dan perubahan musim membuat peramalan rating kompleks. Ketidakakuratan dalam peramalan dapat mengakibatkan penurunan pendapatan iklan dan ketidakpuasan penonton. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data time series penayangan program dari tahun 2019. Hasil peramalan rating untuk kategori waktu program TV JTV menunjukkan berbagai pola fluktuasi. Peramalan ini membantu mengidentifikasi program-program dengan fluktuasi rating yang signifikan dan program-program dengan rating yang lebih stabil. Rekomendasi strategis yang dapat diberikan meliputi peningkatan kualitas konten untuk menarik lebih banyak penonton, penyesuaian jadwal siaran berdasarkan pola rating yang diprediksi untuk mengoptimalkan jumlah penonton, serta promosi yang lebih efektif untuk program dengan potensi rating tinggi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa metode ARIMA adalah alat yang efektif untuk perencanaan dan pengambilan keputusan di JTV, dengan saran untuk mempertimbangkan faktor eksternal seperti tren penonton dan kompetisi.     
UI/UX Design of the “PrintOn!” Printing Services Marketplace for UMKM Photocopying and Printing Businesses Using the User Centered Design Method Windy Fadhilah Susanti; Ana Wati, Seftin Fitri; Indayanti Sugata, Tri Luhur
JURNAL TEKNOLOGI DAN OPEN SOURCE Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal Teknologi dan Open Source, December 2025
Publisher : Universitas Islam Kuantan Singingi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/jtos.v8i2.4688

Abstract

UMKM in the photocopy and printing sector faced several obstacles when managing orders through messaging platforms. Customer messages were often difficult to identify due to the absence of names or profile photos, and lengthy, unclear texts further complicated communication. The use of multiple platforms such as social media and email required manual checking, which delayed response times. This study aimed to design a user interface and user experience (UI/UX) for a printing service marketplace application to improve the service process for UMKM. The design process followed a human-centered design approach, beginning with literature studies, user context identification through interviews with 15 respondents, and user needs analysis using empathy maps, personas, and affinity diagrams. Solutions were developed through user flow mapping, information architecture, and prototyping using Figma. Evaluation was conducted using usability testing via Maze, the System Usability Scale, and heuristic evaluation by five expert evaluators. The findings indicated issues in areas such as consistency and aesthetic minimalism, which received high severity ratings. After iterations, customer usability scores improved from 67.5 to 82.8 and provider scores from 78.5 to 80.5. These results demonstrated that the final "PrintOn!" application design met usability standards and enhanced user experience, making it ready for implementation.